'Lupa Daratan' Kisahkan Aktor tak Bisa Akting Mematahkan Kutukan, Komedi Mengocok Perut Berbalut Cerita Brotherhood

Dwi AstariniDwi Astarini - Kamis, 11 Desember 2025
'Lupa Daratan' Kisahkan Aktor tak Bisa Akting Mematahkan Kutukan, Komedi Mengocok Perut Berbalut Cerita Brotherhood

'Lupa Daratan' Kisahkan Aktor tak Bisa Akting Mematahkan Kutukan, Komedi Mengocok Perut Berbalut Cerita Brotherhood.(foto: Dok Netflix)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM — “KAMU bisa jadi karakter apa aja di film. Tapi di kehidupan nyata, karakter lu harus tetap,” kata Iksan menyengamati adiknya, Vino Agustian, saat sang adik memulai karier aktingnya. Sayangnya, saat karier aktingnya menanjak ke puncak, Vino melupakan pesan itu.

Setelah menerima penghargaan sebagai aktor terbaik, Vino jemawa. Ia menjauh dari teman bahkan sang kakak yang menemaninya sedari awal. Hanya teman kuliahnya, Dimi, yang menemani Vino sebagai asisten.

Saat ia merasa ada di atas awan, menganggap diri si paling, keanehan terjadi. Penerima penghargaan aktor terbaik itu kehilangan kemampuan aktingnya. Video aktingnya yang gagal jadi viral, membuat Vino jadi bahan tertawaan. Satu per satu meninggalkan dia. Penggemar, sutradara, lalu produser.

Di tengah keterpurukannya, ditemani Dimi yang setia, Vino mencari jawaban dari kutukan aneh yang menimpanya. Segala cara dicoba, berobat ke dokter sampai mengunjungi fan yang sakit. Namun, kemampuan aktingnya tak kunjung kembali. Apakah yang sebenarnya menimpa Vino Agustian sampai kehilangan kemampuan aktingnya?

Baca juga:

Vino G. Bastian Bintangi 'Lupa Daratan', Film Komedi Satir Terbaru Ernest Prakasa yang Bakal Tayang di Netflix

Dimulai dari Premis Jahil



Perjalanan Vino menemukan jawaban dari kutukan hilang kemampuan akting menjadi jalinan kisah dalam film terbaru besutan sutradara Ernest Prakasa, Lupa Daratan. Premis sederhana aktor terbaik kehilangan kemampuan akting ini kemudian berkembang menjadi jalinan cerita komedi dengan makna mendalam.

“Film ini dimulai dengan premis aktor yang enggak bisa akting. Aneh sih ini. Dari situ mulai dipikirkan kemampuannya hilang karena apa dan muncul konsep brotherhood,” kata Ernest Prakasa dalam premiere film Lupa Daratan yang digelar di Senayan Park, Senayan, Jakarta, Rabu (10/12).

Sutradara yang sukses menggarap Agak Laen ini mengaku skenario Lupa Daratan jadi salah satu skenario terunik yang pernah ia kerjakan. “Biasanya saya menulis skenario yang berangkat dari keresahan, dari hal-hal yang cukup filosofis dan berat. Tapi film ini berangkat dari ide jahil yang cukup ringan dan menggelitik, sehingga proses kreatif ketika menulis skenarionya pun berbeda,” terang Ernest.

Ide jahil sederhana itu kemudia berkembang menjadi perjalanan yang dirangkai dengan adegan komedi, dialog-dialog lucu, serta kisah emosional nan mendalam. Kamu bakal diajak tertawa sejak film dimulai, menyelami hubungan personal kakak-beradik Vino dan Iksan, hingga sisi gelap dunia hiburan.

Lewat Lupa Daratan, Ernest membawa kita ke balik layar industri perfilman tampak berkilap dan penuh dengan figur-figur tenar. Kisah Vino menjadi bukti bahwa popularitas bagai pedang bermata dua: bisa menjadi sumber kemujuran maupun malapetaka. Akankah seorang bintang akan tetap mengingat jerih payah dan dukungan orang-orang terdekat yang membawanya sampai puncak kesuksesan, atau ia akan melupakan itu semua?

Ada sisi-sisi manusiawi yang kerap luput dari sorotan: kerja keras para pemain dan kru film, alasan personal yang mendorong seseorang untuk meraih cita-cita, dan orang-orang terdekat di luar industri film itu sendiri yang menjadi support system bagi para bintang film. Hal-hal yang jarang menjadi pembahasan ini menjadi pintu masuk cerita Lupa Daratan. Film ini menjelajahi momen-momen personal Vino Agustian di balik sorotan kamera: masa kecil Vino, hubungan dengan keluarga, hubungan dengan para pelaku industri film, hingga hubungan antara seorang bintang dengan penggemarnya.

Baca juga:

Perdana, Ernest Prakasa dan Vino G Bastian ‘Lupa Daratan’ di Netflix, Tayang 11 Desember?

Kisah para Karakter



Aktor Vino G Bastian berperan sebagai Vino Agustian, aktor top yang mendadak enggak bisa akting. Selain itu, ada Dea Panendra yang memerankan Dimi, asisten Vino, Agus Kuncoro sebagai Iksan, kakak Vino, serta Emil Kusumo sebagai Hasto, produser Vino.

Vino G Bastian mengungkapkan, saat pertama kali ia membaca skenario film ini, ia merasa seperti berada dalam dunia film yang sehari-hari ia jalani. “Kurang lebih sama, yaitu mengurus jadwal dengan manajer, bertemu penggemar, atau berbincang dengan orang-orang film. Bedanya, karakter Vino Agustian ini merasa terlalu bangga dengan pencapaian dia sendiri dan apa yang dia capai itu merupakan jerih payahnya sendiri,” ujarnya.

Meski begitu, Vino mengaku tak mudah memerankan seorang aktor yang enggak bisa akting. “Biasanya saya masuk ke film menjadi karakter A, B, C yang berada di luar dunia saya. Di film ini, dunianya, ya dunia saya dan saya memerankan saya. Bermain sebagai aktor yang tidak bisa akting karena itu sangat subjektif, bagaimana caranya supaya orang percaya. Itu jadi tantangan untuk menerjemahkan naskah Ernest. Itu yang susah banget,” cerita Vino dalam kesempatan yang sama.

Sementara itu, Dea Panendra mengaku memerankan Dimi menjadi karakter yang cukup versatile. “Dimi ini bisa menempatkan diri dalam lingkungan apa pun dan Vino butuh orang yang seperti itu. Dimi hadir dalam hidup Vino sebagai asisten sekaligus sahabat yang melindunginya dari hiruk-pikuk dunia film,” jelasnya.

Emil Kusumo yang memerankan Hasto, manajer Vino Agustian, mengutarakan perannya dianggap sangat berdampak dalam hidup sang aktor. “Hasto inilah yang pertama kali menemukan potensi Vino. Seorang manajer tidak hanya mengurus kontrak dan angka, tapi memiliki tanggung jawab yang besar. Di situlah kita akan melihat intensi Hasto ini sebenarnya baik atau jahat, atau bisa jadi abu-abu.”

Agus Kuncoro yang berperan sebagai Iksan, kakak dari Vino Agustian, membawa lapisan khusus pada komedi berbalut drama racikan Ernest di Lupa Daratan. “Dia tahu sekali titik-titik emosi ada di mana dan dia memegang betul orkestrasinya. Sebagai aktor, kami hanya memberikan yang terbaik. Hal yang paling penting ditekankan Ernest yakni chemistry antarpemain. Itu menjadi segalanya,” ungkapnya.

“Saya memang menginginkan adegan yang terjadi dengan organik, agar para aktor menyampaikan emosi yang tidak dilatih sebelumnya. Saya juga memberi kebebasan aktor untuk menentukan blocking maupun gestur apa saja, kamera akan selalu standby,” kata Ernest mengenai gaya pengambilan gambar untuk adegan-adegan nan emosional dalam Lupa Daratan.

Sebagai salah satu film yang paling dinantikan tahun ini, Lupa Daratan membawa penonton masuk ke balik glamornya dunia film sekaligus menyajikan sentuhan drama yang mengharukan. Film ini juga menghadirkan penampilan spesial dari Lukman Sardi, Sheila Dara Aisha, Kristo Immanuel, Arie Kriting, Ardit Erwandha, Indra Jegel, hingga Morgan Oey.

Lupa Daratan tayang di Netflix mulai 11 Desember. Pastikan kamu tak terlewat ya.(dwi)?

Baca juga:

Anya Geraldine dan Vino G Bastian demi ‘Gampang Cuan’

#Film #Netflix #Ernest Prakasa #Vino G Bastian
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me

Berita Terkait

ShowBiz
RJ Mitte, Bintang 'Breaking Bad', Meninggal Dunia
Penyebab kematiannya belum diketahui secara resmi.
Dwi Astarini - Selasa, 13 Oktober 2026
RJ Mitte, Bintang 'Breaking Bad', Meninggal Dunia
ShowBiz
‘Crazy Rich Asians’ akan Dibuat Serial, Dibuat 8 Episode Tayang di HBO Max
Para pemeran utama, termasuk Michelle Yeoh, Constance Wu, dan Henry Golding, dipastikan akan kembali memerankan karakter mereka.
Dwi Astarini - Senin, 12 Oktober 2026
‘Crazy Rich Asians’ akan Dibuat Serial, Dibuat 8 Episode Tayang di HBO Max
ShowBiz
Marvel Umumkan Serial Thriller Mata-Mata 'Zodiac', Tayang di Disney+ pada 2028
Marvel Television telah memperlihatkan logo khusus Zodiac sekaligus mengonfirmasi bahwa proses produksi serial tersebut akan dimulai tahun depan.
Dwi Astarini - Senin, 12 Oktober 2026
Marvel Umumkan Serial Thriller Mata-Mata 'Zodiac', Tayang di Disney+ pada 2028
ShowBiz
Tuai Apresiasi di Venice Film Festival, Film Dokumenter 'NAZA' Tayang di Bioskop Indonesia 16 Oktober 2026
Film dokumenter 'NAZA' tentang tragedi kemanusiaan di Gaza dijadwalkan tayang di bioskop Indonesia pada 16 Oktober 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 12 Oktober 2026
Tuai Apresiasi di Venice Film Festival, Film Dokumenter 'NAZA' Tayang di Bioskop Indonesia 16 Oktober 2026
ShowBiz
Sinopsis Drama Korea Terbaru Netflix ‘Take Charge of My Heart’, Rom-Com Terbaru Chae Soo-bin dan Kim Young-kwang
Salah satu daya tarik terbesar dari Take Charge of My Heart yakni premis ceritanya yang sangat imajinatif.
Dwi Astarini - Jumat, 09 Oktober 2026
 Sinopsis Drama Korea Terbaru Netflix ‘Take Charge of My Heart’, Rom-Com Terbaru Chae Soo-bin dan Kim Young-kwang
ShowBiz
'Solo Leveling' Live Action Siap Tayang di Netflix, Dibintangi Byeon Woo Seok dan Han So Hee
Netflix mengonfirmasi K-Drama 'Solo Leveling' live action. Dibintangi Byeon Woo Seok dan Han So Hee. Jadwal tayang belum diumumkan.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 09 Oktober 2026
'Solo Leveling' Live Action Siap Tayang di Netflix, Dibintangi Byeon Woo Seok dan Han So Hee
ShowBiz
Dari Marvel ke DC, Sebastian Stan Akhirnya Buka Suara soal 'The Batman: Part II'
Sebastian Stan antusias bergabung dalam The Batman: Part II garapan Matt Reeves. Perannya masih dirahasiakan, film dijadwalkan tayang pada 18 Februari 2028.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 09 Oktober 2026
Dari Marvel ke DC, Sebastian Stan Akhirnya Buka Suara soal 'The Batman: Part II'
ShowBiz
Cho Yeo Jeong Diincar Jadi Bintang Utama Film Thriller Horor 'Women in the Poisoned Jar'
Cho Yeo Jeong mendapat tawaran menjadi pemeran utama Women in the Poisoned Jar, film thriller horor berlatar restoran yang disutradarai Baek Seung Bin.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 06 Oktober 2026
Cho Yeo Jeong Diincar Jadi Bintang Utama Film Thriller Horor 'Women in the Poisoned Jar'
ShowBiz
Film 'Killing Time', Thriller Horor Korea tentang Duo Streamer yang Terjebak Teror Rumah Sakit
Killing Time merupakan film thriller horor Korea tentang duo streamer yang terjebak teror di rumah sakit terbengkalai. Simak sinopsis dan jadwal tayangnya.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 06 Oktober 2026
Film 'Killing Time', Thriller Horor Korea tentang Duo Streamer yang Terjebak Teror Rumah Sakit
ShowBiz
Takut Dilupakan Hollywood, Rosalind Eleazar Hadapi Krisis Karier di Film 'Misty Green'
Rosalind Eleazar menjadi pemeran utama 'Misty Green', film drama terbaru Chris Rock tentang aktris Hollywood yang berusaha menghidupkan kembali kariernya.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 05 Oktober 2026
Takut Dilupakan Hollywood, Rosalind Eleazar Hadapi Krisis Karier di Film 'Misty Green'
Bagikan