MerahPutih.com - Bagaimana seseorang melanjutkan hidup setelah ditinggalkan orang yang dicintai untuk selamanya? Pertanyaan tersebut menjadi benang merah yang diangkat Lomba Sihir melalui single terbaru mereka berjudul "Di Seberang."
Dirilis pada 15 Juli 2026 melalui Sun Eater di berbagai platform musik digital, lagu ini menghadirkan refleksi tentang kehilangan, duka, dan proses menerima kenyataan ketika hidup tetap harus berjalan meski maut telah memisahkan.
Proses penulisan lagu melibatkan Natasha Udu (vokal), Rayhan Noor (vokal, gitar), Enrico Octaviano (drum), Tristan Juliano (kibor), serta Hindia (vokal), sementara proses produksinya ditangani langsung oleh Lomba Sihir.
Lagu Di Seberang dari Lomba Sihir Hadirkan Lirik Penuh Emosi
Secara musikal, "Di Seberang" memadukan lirik lagu yang penuh perenungan dan emosi dengan aransemen rock yang kuat, bertenaga, sekaligus sarat distorsi.
Perpaduan tersebut menghadirkan kontras yang memperkuat pesan emosional lagu. Dalam proses rekamannya, Lomba Sihir juga menggandeng Rishanda Singgih sebagai pemain bas tamu yang turut memberikan warna baru pada komposisi lagu ini.
Single "Di Seberang" sekaligus menjadi bagian dari Setelah: Obrolan Jam 3 Pagi, proyek deluxe edition atau pengembangan dari album kedua mereka, Obrolan Jam 3 Pagi, yang pertama kali dirilis pada 2025.
Album tersebut dijadwalkan meluncur pada 4 September 2026 dan akan menghadirkan materi baru yang memperluas narasi serta semesta musikal yang telah dibangun Lomba Sihir melalui album sebelumnya.
Lomba Sihir Ceritakan Kisah di Balik Lagu di Seberang
View this post on Instagram
Natasha Udu mengungkapkan, bahwa ide menghadirkan deluxe edition berawal dari keinginan seluruh personel untuk mengeksplorasi lebih jauh semesta yang telah dibangun melalui Obrolan Jam 3 Pagi.
Menurutnya, masih banyak cerita yang belum sempat disampaikan dan layak untuk dikembangkan menjadi karya baru.
"Suatu hari kami duduk bareng, terus bertanya, 'Apa selanjutnya?' Kami sepakat bahwa ada yang dapat digali lebih dalam lagi dari Obrolan Jam 3 Pagi. Ada hal yang lebih personal yang ingin kami utarakan," ujar Udu.
Ia juga menjelaskan, bahwa "Di Seberang" dipilih sebagai single pertama karena dianggap mampu menjadi pengantar yang tepat menuju keseluruhan cerita yang akan disajikan dalam Setelah: Obrolan Jam 3 Pagi.
Sebelum album tersebut resmi dirilis pada awal September mendatang, Lomba Sihir berharap "Di Seberang" dapat lebih dulu menemani para pendengar, baik melalui layanan streaming musik maupun saat dibawakan secara langsung dalam berbagai penampilan panggung mereka. (Far)

