Lomba Sihir Berbagi Cerita tentang Proses Pembuatan Album 'Obrolan Jam 3 Pagi'

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Kamis, 08 Mei 2025
Lomba Sihir Berbagi Cerita tentang Proses Pembuatan Album 'Obrolan Jam 3 Pagi'

Press Conference peluncuran album baru Lomba Sihir. (Foto: MerahPutih.com/Febrian Adi)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Dari sebuah sofa merah panjang, lima kepala menyatukan pikiran dibalut dengan obrolan dari hal ringan sampai berat.

Baskara Putra, Enrico Octaviano, Natasha Udu, Rayhan Noor, dan Tristan Juliano yang tergabung dalam Lomba Sihir, menciptakan cela di antara kilasan cerita menjadi karya dalam album bertajuk Obrolan Jam 3 Pagi.

"Ada sesuatu yang magis ketika kita melakukan percakapan di pagi buta, di mana percakapan tersebut tiba-tiba menjadi dalam sehingga kita akhirnya menemukan kebenaran, kedamaian, dan kedewasaan," ucap Baskara.

Dari segi musikalitas, album Obrolan Jam 3 Pagi menjadi arena bagi Lomba Sihir untuk mengeksplorasi sekaligus menjajaki ranah musik alternative pop yang jauh lebih organik, yang kemudian disentil pula dengan elemen guitar pop, pop rock, dan soft rock.

Kemudian dari segi lirik, kali ini Lomba Sihir menarik diri dari karakter nan kritis dan sarkastik yang menghiasi album Selamat Datang di Ujung Dunia. Nyaris sebaliknya, dalam album Obrolan Jam 3 Pagi, Lomba Sihir hadir sebagai lima insan musisi yang kontemplatif disertai kedewasaan emosi.

Baca juga:

Lomba Sihir Luncurkan Album Kedua 'Obrolan Jam 3 Pagi', Ilustrasikan Jalan Pikiran Para Personel

Secara keseluruhan, album Obrolan Jam 3 Pagi terdiri dari 16 nomor: satu intro, dua interlude yang diisi dengan monolog oleh aktris Marissa Anita dan mantan pemain sepak bola Bambang Pamungkas, lima lagu yang telah dirilis sebelumnya, dan delapan lagu yang sepenuhnya baru.

View this post on Instagram

A post shared by Lomba Sihir (@lombasihiryes)

Baca juga:

Lomba Sihir Rilis Single 'Sofa', Narasi Awal Menuju Album Baru

Dari semua lagu baru tersebut, karya nomor 11 yang bertajuk Andai Saja dipilih oleh Lomba Sihir sebagai focus track -- sebuah lagu berdurasi 3 menit dan 58 detik yang diracik bagaikan kombinasi antara guitar pop dan country pop, di mana Lomba Sihir merenungkan bagaimana masa lalu sanggup menjebak manusia dalam kata 'mungkin'.

Setelah menyimak album Obrolan Jam 3 Pagi, para pendengar mungkin akan larut akan energi dan semangat optimisme yang cukup mengejutkan -- semua berkat pendewasaan yang dilalui personel Lomba Sihir masing-masing sepanjang beberapa tahun terakhir.

Meskipun demikian, jangan berasumsi bahwa era terkini Lomba Sihir berakhir dengan dirilisnya album Obrolan Jam 3 Pagi. Lomba Sihir masih menyimpan beberapa rencana dan kejutan. (far)

#Musik #Musik Indonesia #Musisi Indonesia
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Febrian Adi

part-time music enthusiast. full-time human.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

ShowBiz
Ikuti Langkah BTS, Stray Kids Boikot Grammy
Billboard sebelumnya sempat menyebut Stray Kids sebagai salah satu kandidat kuat untuk kategori baru 'Best Asian Pop Music Performance'.
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
Ikuti Langkah BTS, Stray Kids Boikot Grammy
ShowBiz
Jasmine Yen Tampil Misterius di 'SWEAT', Single yang Bawa Pendengar ke Sisi Gelap
Jasmine Yen membuka era baru lewat single dark pop 'SWEAT' yang mengeksplorasi hasrat, obsesi, dan sensasi kehilangan kendali.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 05 Oktober 2026
Jasmine Yen Tampil Misterius di 'SWEAT', Single yang Bawa Pendengar ke Sisi Gelap
ShowBiz
Ade Govinda Gandeng Dinda Kirana dan Theo Supple untuk Hidupkan Kisah 'Timpang'
Dinda Kirana dan Theo Supple menjadi pasangan suami istri dalam video klip 'Timpang' Ade Govinda yang mengangkat kisah kehilangan, trauma, dan penyesalan.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 05 Oktober 2026
Ade Govinda Gandeng Dinda Kirana dan Theo Supple untuk Hidupkan Kisah 'Timpang'
ShowBiz
Aziz Hedra Kembali dengan 'Backseat', Lagu Personal tentang Proses Pendewasaan
Aziz Hedra merilis single 'Backseat' yang mengangkat cerita personal tentang pendewasaan, kehidupan sebagai perantau, dan mimpi masa kecil.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 05 Oktober 2026
Aziz Hedra Kembali dengan 'Backseat', Lagu Personal tentang Proses Pendewasaan
ShowBiz
'Never Gonna Give You Up' Rick Astley Kembali Viral, Ini Makna di Balik Lagunya
'Never Gonna Give You Up' Rick Astley kembali viral. Lagu ini mengusung pesan tentang komitmen, kesetiaan, dan janji untuk tetap bertahan dalam sebuah hubungan.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 05 Oktober 2026
'Never Gonna Give You Up' Rick Astley Kembali Viral, Ini Makna di Balik Lagunya
ShowBiz
Barasuara Rilis 'Api & Mimpi', Ada Pesan Perjuangan di Balik OST Film 'GJLS: Berapi-Api'
Barasuara merilis 'Api & Mimpi' pada 1 Oktober 2026 sebagai OST film GJLS: Berapi-Api. Lagu ini membawa pesan perjuangan dan keberanian.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 05 Oktober 2026
Barasuara Rilis 'Api & Mimpi', Ada Pesan Perjuangan di Balik OST Film 'GJLS: Berapi-Api'
ShowBiz
Meiska Hadirkan Versi Baru 'Aku Cuma Punya Hati', Simak Lagi Lirik Lagunya
Meiska menghadirkan versi baru 'Aku Cuma Punya Hati' yang dipopulerkan Mytha Lestari. Proyek remake ini berawal dari permintaan penonton.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 05 Oktober 2026
Meiska Hadirkan Versi Baru 'Aku Cuma Punya Hati', Simak Lagi Lirik Lagunya
ShowBiz
Menguak Makna Rahasia Lirik Joan of Arc di Dalam Cermin Lagu Ikonik JKT48
Menguak makna lagu Joan of Arc di Dalam Cermin dalam setlist Pajama Drive JKT48. Kisahkan kebangkitan dari keterpurukan lewat koreografi bendera ikonik!
Wisnu Cipto - Minggu, 04 Oktober 2026
Menguak Makna Rahasia Lirik Joan of Arc di Dalam Cermin Lagu Ikonik JKT48
Fun
Makna Album 'Blue.' Debut Gloria Jessica-Ade Govinda, 8 Tahun Membedah Galau
Peluncuran album "Blue." menandai babak baru perjalanan karier musik Gloria Jessica di kancah musik Tanah Air.
Wisnu Cipto - Minggu, 04 Oktober 2026
Makna Album 'Blue.' Debut Gloria Jessica-Ade Govinda, 8 Tahun Membedah Galau
ShowBiz
NODA Entertainment Punya Cara Berbeda Mengembangkan Kolaborasi Musik dan Talenta Independen
NODA Entertainment memperluas kolaborasi dengan musisi dan talenta independen Indonesia melalui berbagai proyek, termasuk Room Service.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 04 Oktober 2026
NODA Entertainment Punya Cara Berbeda Mengembangkan Kolaborasi Musik dan Talenta Independen
Bagikan