MerahPutih.com - Liga Champions Erop musim 2017/18 sudah memasuki laga puncak. Dua tim terbaik benua biru, Liverpool dan Real Madrid akan beradu kekuatan di final yang akan berlangsung di Kiev, Minggu (27/4) dini hari WIB.
Liverpool melaju ke final usai menang agregat 7-6 atas AS Roma. Pada laga semifinal kedua yang berlangsung Kamis (3/5) dini hari tadi, The Reds kalah 2-4 dari I Lupi. Kekalahan tersebut tetap membawa Mohamed Salah dan kawan-kawan ke Ukraina karena di laga pertama menang 5-2.
Kelolosan Liverpool ke final merupakan sebuah kejutan di musim ini. Pasalnya, pasukan asuhan Jurgen Klopp tidak diunggulkan di kompetisi kali ini. Namun, penampilan Liverpool terus meningkatkan ditambah Salah yang tengah on fire menjadi The Kop sebagai kuda hitam.
Liverpool terakhir kali lolos ke final dan juara Liga Champions pada musim 2004-05. Ketika itu, Liverpool mengalahkan AC Milan lewat drama adu penati di Istanbum, Turki. Selepas momen emas tersebut, Liverpool tidak pernah juara lagi.
Kini, mereka sudah mencapai laga final untuk keenam kalinya sepanjang sejarah Liga Champions. Dan, James Milner dan kawan-kawan bakal berhadapan dengan juara bertahan Real Madrid.
Madrid terlebih dahulu lolos ke final usai menyingkirkan Bayern Munchen di semifinal. Untuk ketiga kalinya dalam tiga musim berturut-turut, Cristiano Ronaldo cs tampil di final.
Laga Liverpool kontra Madrid merupakan ulangan final Liga Champions musim 1980–81. Pada pertandingan di Parc des Princes, Paris, Prancis, Liverpool menang tipis 1-0 berkat gol dari Alan Kennedy di menit ke-82.
Padahal, pada musim tersebut, Madrid diperkuat pemain-pemain kelas wahid seperti Vicente del Bosque, Uli Stielike, Laurie Cunningham, dan Santillana. Sedangkan, Liverpool masih diperkuat Kenny Dalglish dan Graeme Souness.
Liverpool pulang ke Inggris dengan rasa bangga karena bisa mengangkat trofi 'Si Kuping Besar'. Kini, mereka berusaha untuk kembali mengulang momen emas 37 tahun silam dan mempersembahkan piala satu-satunya di musim ini.