Lirik nan Sastrawi Dalam Lagu KLa Project

P Suryo RP Suryo R - Minggu, 15 Mei 2022
Lirik nan Sastrawi Dalam Lagu KLa Project

KLa Project selalu memasukkan kata-kata unik yang tidak pernah digunakan oleh grup musik lain di tanah air. (Foto: instagram@kla_project)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SIAPA tak kenal grup musik KLa Project yang digawangi Katon Bagaskara, Lilo dan Adi ini. Terbentuk pada Oktober 1988, grup musik ini selalu unik dalam berkarya. Salah satunya dengan lirik bersajak nan bernuansa sastrawi. KLa Project selalu memasukkan kata-kata unik yang tidak pernah digunakan oleh grup musik lain di tanah air.

Sebut saja lagu Yogyakarta misalnya, lagu dari album Kedua (1990) itu menjadi hit pada masanya dan masih dikenal sampai saat ini. Lagu berdurasi lima menit itu mengandung lirik bersajak seperti penggalan berikut:

Pulang ke kotamu


Ada setangkup haru dalam rindu


Masih seperti yang dulu


Tiap sudut menyapaku bersahabat, penuh selaksa makna...

Baca Juga:

Mengenal Sastra Indonesia Berbahasa Inggris

sastra
Lirik yang ada selalu berpuisi. (Foto: instagram@kla_project)

Dua kata yang jarang digunakan dalam penggalan lirik di atas adalah 'setangkup' dan 'selaksa'. Tim Merahputih telisik, menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia Kemendikbud, 'setangkup' memiliki kata dasar 'tangkup' yang berarti sama besar. Sementara 'selaksa' berasal dari kata 'laksa' yang berarti puluhan ribu, dalam lagu tersebut kata 'selaksa' cenderung berarti sangat banyak.

Tidak hanya lagu itu, lagu Terpuruk Ku Di Sini di dalam album Ungu (1994) juga sama-sama mengandung makna sastrawi. Lagu berdurasi empat menit lebih ini mengandung lirik sajak seperti penggalan berikut:

Mentari tersaput mega, enggan bersinar


Menusuk angin ke raga, jiwa gemetar


Terpuruk ku di sini, dipeluk bimbang sikapmu


Membeku dan sara... tak terkira

Terhempas bimbang sikapmu


Menggigil palung hati, dipelukan bimbang jawabmu


Terpuruk ku di sini, dihempas bimbang sikapmu


Membeku dan sara... tak terkira...

Dua kata dan frasa yang jarang digunakan dalam lagu adalah 'tersaput' dan 'menggigil palung hati'. Kata 'tersaput' menurut KBBI bermakna 'tertutup'. Sementara itu, 'palung' adalah 'jurang di dasar laut' yang kemudian membuat 'menggigil palung hati' dapat diartikan merasa menggigil sampai hati yang paling dalam.

Baca Juga:

Festival Sastra Internasional di Tanah Air yang Selalu Dinanti

sastra
Bagi Katon, puisi bukan sekadar kata-kata melainkan filosofi. (Foto: instagram@kla_project)

Dilansir dari beberapa sumber, perbendaharaan kata unik nan satrawi yang digunakan KLa Project dalam lirik-liriknya merupakan hasil gubahan sang vokalis Katon Bagaskara. Katon mulai mengenal puisi dengan membaca karya-karya Chairil Anwar. Ia mendalami pengetahuan puisi dengan membaca karya pujangga lain, seperti Sutan Takdir Alisjahbana, Taufik Ismail, WS Rendra dan Kahlil Gibran. Bagi Katon, puisi bukan sekadar kata-kata melainkan filosofi.

Khusus untuk lagu bertemakan cinta, Katon tidak ingin membuat lirik yang tersurat, melainkan tersirat. Dalam lagu Menjemput Impian, tidak ada frasa 'aku cinta padamu' padahal lagu itu bercerita tentang ungkapan rasa cinta. Ia ingin pendengar menafsirkan sendiri lagu yang dibuat. Begitu pula dengan lagu Terpuruk Ku Di Sini yang bercerita tentang patah hati. Tidak ada frasa 'patah hati' atau 'cinta tertolak' dalam lagu itu.

Bentuk-bentuk dan penggambaran dari metafora sastrawi tersebut khususnya yang terdapat di dalam lirik lagu KLa Project, dari itulah kita dapat menentukan konseptualisasi dari metafora tersebut. Dengan pemahaman metafora konseptual mempermudah KLa Project dalam membentuk suatu metafora baik itu dalam bentuk lisan maupun tulisan. Berbeda tapi lebih berkualitas itu yang terapkan oleh KLa Project, karena itulah lagu demi lagunya tetap selalu mengisi relung kehidupan bagi pendengarnya. (DGS)

Baca Juga:

Mengenal Karya-karya Sastra Populer di Indonesia

#Lipsus Mei Sastra #Musik
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

P Suryo R

Stay stoned on your love
Show More

Berita Terkait

ShowBiz
NODA Entertainment Punya Cara Berbeda Mengembangkan Kolaborasi Musik dan Talenta Independen
NODA Entertainment memperluas kolaborasi dengan musisi dan talenta independen Indonesia melalui berbagai proyek, termasuk Room Service.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 04 Oktober 2026
NODA Entertainment Punya Cara Berbeda Mengembangkan Kolaborasi Musik dan Talenta Independen
ShowBiz
TENHOLES Rilis Album SATYA, Merangkum Janji, Kehilangan, Perlawanan hingga Kemanusiaan
TENHOLES merilis album terbaru SATYA yang berisi delapan lagu tentang keluarga, janji, kehilangan, kehidupan kelas pekerja, perlawanan, dan kemanusiaan.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 03 Oktober 2026
TENHOLES Rilis Album SATYA, Merangkum Janji, Kehilangan, Perlawanan hingga Kemanusiaan
ShowBiz
Devano Danendra Rilis 'Ingat', Kisah Seseorang yang Belum Selesai dengan Luka Masa Lalu
Devano Danendra merilis 'Ingat'. Mengisahkan seseorang yang masih berusaha berdamai dengan luka masa lalu dan kesulitan kembali membuka hati.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 03 Oktober 2026
Devano Danendra Rilis 'Ingat', Kisah Seseorang yang Belum Selesai dengan Luka Masa Lalu
ShowBiz
Tama Yuri Rilis Album Perdana ‘Biar Aku Dianggap Beruntung’, Potret Perjalanan dari Cinta hingga Penerimaan
Tama Yuri merilis album perdana Biar Aku Dianggap Beruntung. Berisi 11 lagu, album ini merangkum fase cegil, terpuruk, hingga menerima.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 03 Oktober 2026
Tama Yuri Rilis Album Perdana ‘Biar Aku Dianggap Beruntung’, Potret Perjalanan dari Cinta hingga Penerimaan
ShowBiz
BTS Tak Ajukan 'ARIRANG' ke Grammy 2027, Kategori Asian Pop Tetap Dipertahankan
The Recording Academy memastikan kategori Asian Pop Music Performance tetap hadir di Grammy Awards 2027 meski BTS tak mengajukan album ARIRANG.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 03 Oktober 2026
BTS Tak Ajukan 'ARIRANG' ke Grammy 2027, Kategori Asian Pop Tetap Dipertahankan
ShowBiz
The Brandals Kembali dengan Album 'Oposisi', dari Musik Elektronik hingga Cerita Pekerja Urban
The Brandals bersiap merilis album studio keenam, 'Oposisi'. Membawa eksplorasi musik sekaligus cerita tentang pekerja, lingkungan, dan situasi sosial-politik.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 03 Oktober 2026
The Brandals Kembali dengan Album 'Oposisi', dari Musik Elektronik hingga Cerita Pekerja Urban
ShowBiz
Salma Salsabil Rilis 'maha benar', Cerita soal Rekan Kerja yang Selalu Merasa Paling Tahu
Salma Salsabil merilis single 'maha benar' yang mengangkat cerita tentang rekan kerja yang selalu merasa paling tahu dan drama kecil di kantor.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 03 Oktober 2026
Salma Salsabil Rilis 'maha benar', Cerita soal Rekan Kerja yang Selalu Merasa Paling Tahu
ShowBiz
Cerita di Balik 'Ajariku Jadi Berani', Lagu Banda Neira yang Lahir dari Pengalaman Ananda Badudu
Banda Neira merilis video musik 'Ajariku Jadi Berani'. Lagu ini membawa pesan tentang keberanian dan pengalaman personal.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 03 Oktober 2026
Cerita di Balik 'Ajariku Jadi Berani', Lagu Banda Neira yang Lahir dari Pengalaman Ananda Badudu
ShowBiz
Zhafari Mengabadikan Riuh Pikiran di Pengujung Malam lewat Album Debut Sisa Malam
Zhafari merangkum serpihan pemikiran, pengalaman pribadi, serta cerita di sekelilingnya yang kemudian diterjemahkan ke dalam berbagai bentuk musikal.
Dwi Astarini - Sabtu, 03 Oktober 2026
Zhafari Mengabadikan Riuh Pikiran di Pengujung Malam lewat Album Debut Sisa Malam
ShowBiz
'Arah Pulang', Kisah Tentang Jalan yang Selalu Membawa Kembali kepada Seseorang
Secara cerita, lagu ini mengikuti seorang perempuan yang telah mencoba berbagai cara untuk meninggalkan masa lalu.
Dwi Astarini - Sabtu, 03 Oktober 2026
'Arah Pulang', Kisah Tentang Jalan yang Selalu Membawa Kembali kepada Seseorang
Bagikan