Lirik Lagu 'Malang Suantai Sayang' dari Sal Priadi Ceritakan Tentang Kampung Halamannya

Dwi AstariniDwi Astarini - Sabtu, 16 Agustus 2025
Lirik Lagu 'Malang Suantai Sayang' dari Sal Priadi Ceritakan Tentang Kampung Halamannya

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - SAL Priadi menceritakan ide untuk membuat lagu Malang Suantai Sayang muncul secara tak terduga. Saat pulang ke kampung halamannya di Malang, ia ingin membuat Instagram Story, tapi kesulitan menemukan backsound yang pas. Menurutnya, jika berkunjung ke Yogyakarta, banyak lagu yang menggambarkan suasana kota tersebut. Dari sanalah, ia terpikir untuk menciptakan sendiri lagu yang menceritakan Kota Malang.

Lagu Malang Suantai Sayang merupakan hasil karya Sal Priadi, baik dari segi lirik maupun komposisi musik. Dalam prosesnya, ia dibantu sejumlah rekan, antara lain Nino Bukir pada kendang, Juan Mandagie sebagai pengaransemen string, Mario Lasar dan Nonni Betania pada violin, Galih Yoga pada viola, Jonathan William pada cello, serta Natania Karin dan Agustin Oendari sebagai backing vocal. Proses rekaman dilakukan di Roemah Iponk, Karawaci, dengan tahap mixing dan mastering dikerjakan Ivan Gojaya dan Irene Edmar.

Baca juga:

Kolaborasi Heruwa dan Sal Priadi Hidupkan Kembali Lagu 'Insomnia' dengan Nuansa Moody


Berikut lirik lengkapnya:



Ada satu tempat yang
Benar-benar suantai, sayang
Pemandangannya, tinggal sebut saja
Mau pantai ada, gunung-gunung juga
Bahkan yang lengkap, ada air terjunnya

Dan tempat suantai itu
Menyimpan banyak cerita
Cerita yang lucu, yang lugu-lugu
Yang senang-senang, ugal-ugalan
Bahkan yang sedih, sedihnya sesenggukan

Ku persembahkan Malang
Dengan penuh keterusterangan
Tidak ada yang perlu kau takutkan
Kecuali kau habiskan siangmu di Jalan Kawi
Gendutlah, kau gendut
Jatuhlah hatimu
Bila setelah itu kau kejar
Pergi ke bukit-bukit (Lihat apa di sana?)
Lihat sunset yang cantik

Kipa ilakes
Mbois ulales
Masuk get

Wuih, apa isker?
Kida e nawak
Malang suantai, sayang
Malang suantai, sayang

Ada satu tempat yang
Benar-benar suantai, sayang
Orang-orangnya, senyum manisnya
Cara bicaranya kata dibalik-balik
Coba sapa saja, mereka nggak gigit

Ku persembahkan Ngalam
Dengan penuh keterusterangan
Tidak ada yang perlu kau takutkan
Kecuali kau habiskan siangmu di Jalan Kawi
Gendutlah, kau gendut
Jatuhlah hatimu
Bila setelah itu kau kejar
Pergi ke bukit-bukit (Lihat apa di sana?)
Lihat sunset yang cantik (Sunset yang cantik)

Malang suantai, sayang.(far)

Baca juga:

Sal Priadi Luncurkan EP Remix 'Zuzuzaza (Edit Pack)'

#Musik #Lirik Lagu #Sal Priadi
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Febrian Adi

part-time music enthusiast. full-time human.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

ShowBiz
Dialog Dini Hari Buka Babak Baru Lewat Album 'Rumah Bisa Lahir Sekali Lagi', tentang Kehilangan dan Menemukan Kembali
Dialog Dini Hari menghadirkan album terbaru 'Rumah Bisa Lahir Sekali Lagi' berisi delapan lagu, lahir dari perubahan, kehilangan, dan pencarian rasa rumah.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Dialog Dini Hari Buka Babak Baru Lewat Album 'Rumah Bisa Lahir Sekali Lagi', tentang Kehilangan dan Menemukan Kembali
ShowBiz
D’MASIV Bicara soal Cinta yang Tak Berhenti di Perasaan lewat 'Till We’re Old'
D’MASIV kembali dengan single terbaru 'Till We’re Old', yang mengangkat kisah cinta, komitmen, dan keinginan untuk terus bersama hingga usia senja.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
D’MASIV Bicara soal Cinta yang Tak Berhenti di Perasaan lewat 'Till We’re Old'
ShowBiz
Slowdive hingga Caribou Siap Ramaikan Joyland Sessions 2026, Intip Daftar Lenkap Penampilnya
Joyland Sessions 2026 digelar 28–29 November di GBK City Park, Jakarta. Ada 16 penampil dari 7 negara, termasuk Slowdive dan Caribou.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Slowdive hingga Caribou Siap Ramaikan Joyland Sessions 2026, Intip Daftar Lenkap Penampilnya
ShowBiz
8 Panggung, Banyak Genre, dan Generasi Berbeda Bertemu di Synchronize Fest 2026
Synchronize Fest 2026 memasuki tahun ke-11 dengan delapan panggung, kurasi musik beragam, serta penampil lintas genre dan generasi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
8 Panggung, Banyak Genre, dan Generasi Berbeda Bertemu di Synchronize Fest 2026
ShowBiz
Tove Lo Perkenalkan 'ESTRUS', Album Baru tentang Hasrat dan Berbagai Kontradiksi
Tove Lo merilis album studio keenam, ESTRUS. Berisi 13 lagu electro-pop, album ini mengeksplorasi hasrat, keraguan, kebebasan, dan emosi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Tove Lo Perkenalkan 'ESTRUS', Album Baru tentang Hasrat dan Berbagai Kontradiksi
Dunia
Oasis Ambil Jalur Hukum Hentikan Penjualan Rekaman yang belum Pernah Didengar
Rekaman tersebut dikumpulkan teknisi suara Oasis, Huw Richards, yang bekerja bersama band ini sejak perilisan album debut mereka 'Definitely, Maybe
Dwi Astarini - Rabu, 30 September 2026
Oasis Ambil Jalur Hukum Hentikan Penjualan Rekaman yang belum Pernah Didengar
ShowBiz
Lewat 'Maju Satu Satu', Tsaqib Ungkap Rasa Takut dan Keberanian Menyambut Babak Baru
Tsaqib memperkenalkan single 'Maju Satu Satu', lagu personal tentang rasa cemas, keberanian, ketidakpastian, dan persiapannya menjadi seorang ayah.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 30 September 2026
Lewat 'Maju Satu Satu', Tsaqib Ungkap Rasa Takut dan Keberanian Menyambut Babak Baru
ShowBiz
Masuki Tahun ke-11, Synchronize Fest 2026 Perluas Ruang Musik hingga Gerakan Lingkungan
Synchronize Fest 2026 memasuki tahun ke-11 dengan tema “It’s Not Just a Festival, It’s a Movement” pada 16-18 Oktober di Gambir Expo Kemayoran.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 30 September 2026
Masuki Tahun ke-11, Synchronize Fest 2026 Perluas Ruang Musik hingga Gerakan Lingkungan
ShowBiz
Memorabilia Agnez Mo kini Dipajang Permanen di Hard Rock Hollywood
Koleksi tersebut ditempatkan berdampingan dengan memorabilia sejumlah musisi legendaris dunia, termasuk Michael Jackson.
Dwi Astarini - Rabu, 30 September 2026
Memorabilia Agnez Mo kini Dipajang Permanen di Hard Rock Hollywood
ShowBiz
'Roulette', Cara BAHA Menerjemahkan Ketidakpastian Hidup lewat Musik
Mengibaratkan kehidupan seperti permainan roulette, terus berputar tanpa pernah memberi kepastian mengenai kapan atau di mana putaran itu akan berhenti.
Dwi Astarini - Rabu, 30 September 2026
'Roulette', Cara BAHA Menerjemahkan Ketidakpastian Hidup lewat Musik
Bagikan