Lipatan Tubuh Tidak Boleh Diberi Pelembab, Ini Alasannya
Ada bagian tubuh yang sebaiknya tidak diberi pelembab. (Foto: Pexels/Karolina Grabowska)
MerahPutih.com - Pelembab dipercaya dapat membuat kulit terlihat lebih awet muda. Meski demikian ada bagian di tubuh yang tidak boleh diberi krim pelembab, seperti pada lipatan-lipatan tubuh.
Dermatolog dr. Ricky maharis, Sp.KK menyebutkan alasan mengapa bagian lipatan-lipatan tubuh tidak dianjurkan untuk diberi krim pelembab.
“Pelembab itu sangat baik untuk tubuh, bahkan dapat membuat awet muda apabila dengan rutin diaplikasikan sejak muda. Namun, ada beberapa bagian yang sebaiknya tidak diberikan pelembab,” kata Ricky dilansir Antara, Rabu (31/1).
Baca juga:
Menurutnya, bagian-bagian lipatan tubuh yang tidak disarankan untuk diberikan pelembab yakni ketiak, lipatan paha, lipatan bokong, dan yang paling dilarang adalah bagian selangkangan.
Ricky menjelaskan bahwa bagian lipatan-lipatan tubuh telah memiliki tingkat kelembaban yang tinggi, sehingga tidak lagi perlu ditambahkan krim pelembab. Dengan menambahkan pelembab di bagian tersebut, justru akan menimbulkan masalah kesehatan.
“Memakai pelembab di lipatan tubuh tidak disarankan, karena di bagian-bagian itu seperti lipatan ketiak, lipat paha, selangkangan, itu sudah memiliki sel minyak yang lebih, dan tidak boleh keadaannya terlalu lembab. Bila terlalu lembab, jamur dan bakteri akan tumbuh di situ, sehingga infeksi,” terang Ricky.
Baca juga:
6 Kandungan Wajib pada Serum untuk Kulit Berminyak dan Berjerawat
Adapun cara pemakaian pelembab yang baik adalah saat setiap baru selesai mandi, ketika kulit masih belum terlalu kering, sehingga memudahkan krim pelembab untuk menyerap ke dalam kulit.
Penting untuk memilih krim pelembab yang sesuai dengan jenis kulit dan memerhatikan bahan-bahan yang terkandung di dalamnya. Selain itu, konsistensi penggunaan yang rutin akan membantu mencapai manfaat yang optimal untuk kulit.
Ricky menyebut krim pelembab dapat membantu memperbaiki fungsi barier alami kulit. Barier kulit yang sehat adalah kunci untuk melindungi kulit dari infeksi dan iritasi.
Beberapa krim pelembab yang baik juga harus mengandung bahan-bahan aktif yang dapat memberikan nutrisi tambahan untuk kulit, seperti vitamin, antioksidan, dan bahan-bahan lain yang bermanfaat. (*)
Baca juga:
Bagikan
Ananda Dimas Prasetya
Berita Terkait
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
SDM Dokter belum Terpenuhi, Kemenkes Tunda Serahkan RS Kardiologi Emirate ke Pemkot Solo
Program Pemutihan BPJS Kesehatan Berlangsung di 2025, ini Cara Ikut dan Tahapannya