MerahPutih.com - Piala Asia 2023 Oatar akan resmi menggulir hari ini Jumat 12 Januari 2024. Timnas Indonesia meski baru akan menjalani laga perdana Piala Asia pada Senin 15 Januari mendatang, ternyata masih memiliki banyak pekerjaan rumah, khususnya di lini serang.
Dalam tiga kali uji coba terakhir sebelum tampil di Piala Asia 2023, Skuad Garuda hanya mampu mencetak satu gol dan kebobolan 11 kali. Tiga laga tersebut di antaranya dua kali melawan Libya dengan kekalahan masing-masing 0-4 dan 1-2. Kemudian, Timnas Indonesia dihajar timnas Iran dengan skor 0-5.
Baca Juga:
Ketiga hasil di atas tentu bukan modal yang baik untuk menghadapi Piala Asia. Apalagi Timnas Indonesia berada satu grup dengan Jepang, Irak, dan Vietnam.
Irak jadi lawan pertama yang dihadapi Timnas Indonesia di Grup D pada Senin (15/1). Kemudian, Tim Merah-Putih menantang Vietnam di laga kedua (19/1) dan terakhir bertemu Jepang (24/1).
Karena itu, empat hari jelang laga melawan Irak, pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong (STY), terus mengasah ketajaman para pemainnya lewat latihan penyelesaian akhir.
Dalam sesi latihan di Lapangan Al Egla 2, Doha, Qatar, Kamis (11/1) sore waktu setempat, fokus diutamakan ke sektor depan untuk melatih naluri gol lini depan Timnas.
Baca Juga:
Timnas Indonesia Tampil dengan Rata-Rata Usia Termuda di Piala Asia 2023 Oatar
"Kita tadi latihan finishing, kita interval sedikit, terus 3 lawan 3, terus ada (latihan) movement (pergerakan) buat striker," kata penyerang Timnas Indonesia, Hokky Caraka, dikutip dari BolaSkor.com.
Hokky menuturkan, kondisi dia dan rekan-rekannya semakin baik jelang laga perdana melawan Irak. Sebelumnya, Timnas Indonesia sempat melakukan pemusatan latihan atau training camp (TC) di Antalya, yang berlangsung pada 21 Desember 2023 sampai 5 Januari 2024.
"Kondisi saya sangat baik, apalagi kemarin kita menjalani training camp yang cukup panjang, jadi kita dalam kondisi yang baik dan siap melakoni Piala Asia 2023," tutur pemain asal klub PSS Sleman tersebut. (*)
Baca Juga:
Timnas Indonesia Andalkan Strategi Serangan Balik di Piala Asia 2023