MerahPutih.com - Lille Olympique Sporting Club (LOSC) atau Lille menunjukkan sikap tidak pantas saat tampil di leg pertama playoff Liga Europa 2025/2026 melawan Crvena Zvezda (Red Star) di kandang sendiri, Stadion Pierre-Mauroy, Jumat (20/2) dini hari WIB.
Hal ini seperti yang disampaikan pelatihnya Bruno Genesio usai Lille kalah 0-1 dari tamunya lewat gol Franklin Tebo Uchenna (45+1).
"Saya bisa menerima banyak hal, termasuk kekalahan. Itu bagian dari sepak bola. Akan tetapi, saya tidak dapat menerima sikap yang kami perlihatkan pada pertandingan itu," ujar Genesio di laman klub.
Menurutnya, Lille tampil buruk pada laga tersebut. Genesio menilai para pemainnya gagal memenangi satu pun duel udara. Tidak merebut bola kedua dan lambat dalam pemulihan pertahanan.
Baca juga:
Hasil Lengkap Leg Pertama Playoff 16 Besar Liga Europa 2025/2026
Dia menegaskan bahwa hal tersebut adalah masalah mental dan nilai dari skuad Lille. Genesio pun tidak menerima penurunan level seperti itu.
"Saya melihat sikap yang tidak pantas ditunjukkan di level profesional," tuturnya.
Tim berjuluk Les Dogues itu hanya mencatatkan 15 sapuan bola sesuai catatan UEFA. Angka tersebut berbanding terbalik dengan Crvena Zvezda yang memiliki 44 sapuan bola sepanjang pertandingan.
Catatan dari laman statistik sepak bola Fotmob juga memperlihatkan bahwa mereka hanya memenangkan duel, baik darat, maupun udara sebanyak 53 kali. Sementara tim tamu tampil lebih agresif dalam duel dengan unggul du 60 duel.
Situasi tersebut membuat Genesio merasa sudah mengecewakan penggemar. Seharusnya, dia melanjutkan, Lille bisa memperlihatkan perlawanan dan semangat juang di lapangan, tetapi itu tidak terlihat sama sekali dalam pertandingan tersebut.
Dia pun maklum penggemar Lille menujukkan gestur tidak puas kepada skuadnya.
"Reaksi dari para suporter bisa dimengerti," tutur Genesio.
Hasil itu mempersulit langkah Calvin Verdonk dan kawan-kawan untuk melaju ke babak 16 besar Liga Europa UEFA. Apalagi leg kedua akan digelar di markas Crvena Zvezda, Jumat (27/2). (*)