Lihat Nih, Detik-detik Pergerakan Terakhir Lion Air JT610 Sebelum Jatuh
Pergerakan Lion Air JT610 yang terekam dal am flightradar24.
MerahPutih.com - Pergerakan Lion Air JT610 tujuan Jakarta-Pangkal Pinang (Kepulauan Bangka Belitung) terbaca dalam situs penerbangan Flightradar24.com. Dalam rekaman yang bisa diihat dalam situs tersebut, terlihat jelas bagaimana pergerakan pesawat yang mengangkut 189 orang itu.
Anda pun bisa dengan mudah melihat pergerakan Lion Air JT610 di situs tersebut. Masukkan nomor penerbangan JT610 dalam kolom pencarian dan pilih JT610 yang terbang pada tanggal 29 Oktober.
Akan muncul kolom yang menggambarkan penerbangan JT610 yang disertai dengan data-data lainnya. Seperti, ketinggian, kecepatan dan lainnya.
Dalam laman itu juga ditampilkan peta, simbol pesawat dan jalur hijau yang menggambarkan pergerakannya. Di kolom bawah ada tombol play. Jika diklik, maka pesawat akan bergerak.
Memang, jalur hijau di layar flightradar24 terputus di Tanjung Kawarang, Jawa Barat. Di lokasi itulah Lion Air JT610 terjatuh.
Yang menarik adalah data pergerakan Lion Air JT610 sesaat setelah lepas landas yang ditampilkan dalam situs tersebut. Tak lama setelah lepas landas, JT610 mengalami pergerakan naik-turun.

Dalam data yang ditampilkan situs tersebut, JT610 lepas landas pada pukul 23.21 UTC atau 06.21 Wib. Di menit 06.22 Wib, JT610 berada di tetinggian 1.625 kaki dan terus naik hingga ketinggian 2.050 kaki. Setelah itu sempat drop ke 1.475 kaki.
JT610 kembali naik. Puncaknya di 06.28, pesawat Boeing 737 Max 8 itu mencapai ketinggian 5.350 (1.630 meter). Namun semenit kemudian, pesawat itu turun ke 4.800 kaki. Turun lagi ke 4.550 kaki.
JT610 kembali naik. Nah puncaknya pada 06.31. Pesawat itu sampai di ketinggian 5.450 kaki. Tapi, masih di menit itu juga JT610 tiba-tiba turun ke 4.900 kaki. Turun lagi ke 4.850. Dan terus merosot ke 3.650. Dan itulah ketinggian terakhir JT610 hingga dinyatakan hilang.
Seperti diketahui, pesawat Lion Air JT610 yang hilang kontak diketahui jatuh di sekitar Tanjung Karawang, Jawa Barat. Pesawat dipastikan hilang kontak tepat pukul 06.50 WIB.
Kepala Badan SAR Nasional Muhammad Syaugi, saat jumpa pers di kantor Basarnas Jakarta, Senin (29/10) menjelaskan puing-puing pesawat telah ditemukan di kawasan Tanjung Kerawang. Bangkai pesawat mudah ditemukan karena tidak berada di posisi laut dalam. "Kedalaman laut titik jatuhnya pesawat sekitar 30-35 meter," imbuh dia.
Menurut Syaugi, posisi terakhir pesawat Lion Air JT610 setelah hilang kontak berdasar informasi awal yang diterima berada di titik 05 48.934 S 107 07.384 E. "Saat ditemukan posisi puing pesawat bergeser sekitar 2.0 mile dari titik koordinat awal," imbuh jenderal bintang tiga itu. (*)