Liam Gallagher Tulis Kicauan Rasialis di X, Oasis Terancam Diboikot di Korea dan Jepang
Liam Gallagher. (Foto: Dok/Liam Gallagher)
MERAHPUITH.COM — LIAM Gallagher tengah menghadapi kecaman akibat pernyataan yang dianggap rasialis dan menyinggung banyak penggemar di Korea dan negara lainnya.
Pada Selasa (1/7), Gallagher menulis kata ‘Chingchong’ di X. Istilah tersebut secara luas dikenal sebagai hinaan rasialis yang berasal dari ejekan terhadap aksen orang Asia Timur. Ungkapan itu dianggap ofensif bagi masyarakat keturunan Tiongkok, Korea, Jepang, serta latar belakang Asia Timur lainnya.
Ketika seorang penggemar memperingatkannya agar tidak menggunakan istilah tersebut, Gallagher seperti menyepelekannya. “Kenapa?” tanya Gallagher.
Penggemar lain lalu berkomentar bahwa ia mungkin akan menyinggung penggemarnya sendiri. “Serius? Penggemarmu akan kecewa,” ujar seorang warganet.
Alih-alih langsung meminta maaf, personel Oasis ini malah hanya menanggapi dengan santai.
“Santai saja, Birdy,” balasnya mengabaikan kekhawatiran tersebut.
Baca juga:
Tanggapan Liam Gallagher tentang Komentar 'Menjengkelkan' Dua Lipa
Meski terus berdebat dengan para penggemar secara daring, Gallagher akhirnya menghapus unggahannya. Namun, ia awalnya tidak menunjukkan tanda-tanda memahami keseriusan masalah ini.
Setelah menghapus unggahan tersebut, ia menuliskan permintaan maaf singkat. “Maaf jika saya menyinggung siapa pun dengan kicauan saya sebelumnya. Itu tidak disengaja. Kalian tahu saya mencintai kalian semua dan saya tidak mendiskriminasi siapa pun. Damai dan cinta,” ujarnya.
Kontroversi ini mencuat di tengah rencana Oasis menggelar konser di Korea akhir tahun ini. Para penggemar Korea mengungkapkan kekecewaannya secara daring. “Bagaimana bisa dia bilang itu tidak disengaja? Ini membuat para penggemar yang menonton konser terlihat seperti orang bodoh,” komentar warganet Korea mengenai kicauan Gallagher.
Oasis, yang reuni tahun lalu setelah 15 tahun berpisah, dijadwalkan tampil di Kompleks Olahraga Goyang, Provinsi Gyeonggi, pada 21 Oktober, lalu menggelar dua konser di Tokyo Dome pada 25 dan 26 Oktober.(dwi)
Baca juga:
Liam Gallagher Ceritakan Momen Kehancuran Hidup Kala Oasis Bubar
Bagikan
Berita Terkait
Musik Alternatif Penuh Refleksi, Larung Kembali dengan Single 'Menanam Racun'
Rilis 15 Mei, Album Spesial ‘HONNE 10’ Rayakan 1 Dekade Jejak Musik HONNE
Makna Lirik Lagu Terbaru JKT48 'Andai ’Ku Bukan Idola', Ceritakan Dilema Seorang Idola
'Perih' dari Elvy Sukaesih Kisahkan Luka dan Keputusasaan Cinta
Mitski Eksplorasi Cinta dan Kehilangan di Single 'I’ll Change for You', Simak Lirik Lagunya
Wahyu F Giri Rilis Single 'Sumandhing', Lagu Tentang Keselarasan 2 Hati
Dibawakan Dede April DA7, Lagu 'Menggapai Mimpi' Karya Miko Sukses Curi Perhatian
'DJ Got Us Fallin’ In Love' milih Usher Jadi Soundtrack 'Bridgerton'
NiMBY Hadirkan Lagu 'Ruang Untuk Pulang', tentang Kesehatan Mental dan Kesepian
Lirik dan Makna Mendalam Lagu 'Creep' dari Radiohead, Cerita soal Rasa tak Layak Dicintai