Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Lewat Night Bus, Teuku Rifnu Wikana Raih Piala Citra

Dwi AstariniDwi Astarini - Minggu, 12 November 2017
Lewat Night Bus, Teuku Rifnu Wikana Raih Piala Citra

Teuku Rifnu Wikana raih pemeran utama pria terbaik FFI 2017. (foto: youtube)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

AKTOR Teuku Rifnu Wikana meraih penghargaan sebagai pemeran utama pria terbaik dalam malam ajang Festival Film Indonesia (FFI) 2017 di Manado, Sabtu (11/11) malam.

Teuku yang bermain dalam film Night Bus bersaing dengan Adipati Dolken (Posesif), Deddy Sutomo (Kartini), dan Ernest Prakasa (Cek Toko Sebelah).

"Sejak SD saya sudah berteater. Sudah beberapa kali nominasi juga, dan hari ini sudah membawa ini (Piala Citra). Saya puas banget," ujarnya di Manado, Sabtu malam.

Seperti dikutip dari Antara, Teuku mengaku tak bisa menuntupi rasa senangnya. Dia berharap pencapaian itu tak membuatnya lalai.

"Mudah-mudahan ini enggak berhenti. Dari sini saya semakin dicambuk. Ini mengingatkan saya tidak boleh lalai dalam menjalani proses seni peran," tutur dia.

Acara FFI 2017 dihadiri Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri, Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey, Ketua FFI 2017 Leni Lolang, dan Ketua Panitia Lokal FFI 2017 Rita Maya Dondokambey.

Sejumlah selebritas Tanah Air pun menghadiri ajang penghargaan bagi insan perfilman iti, di antaranya Christine Hakim, Meriam Bellina, Widyawati, Niniek L Karim, Fahri Albar, Dian Sastrowardoyo, Adinia Wirasti, Tyo Pakusadewo, dan Dion Wiyoko.(*)

Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me
Bagikan