Legislator PSI Kritik UP Parkir, Disebut tak Optimal Bekerja 

Dwi AstariniDwi Astarini - Jumat, 23 Mei 2025
Legislator PSI Kritik UP Parkir, Disebut tak Optimal Bekerja 

Jemaah Salat Iduladha di Masjid Istiqlal dapat memarkir motor gratis di Gereja Katedral Jakarta. MP/Kanugrahan

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - ANGGOTA DPRD DKI Jakarta Fraksi PSI August Hamonangan mendesak Unit Pengelola Parkir (UPP) sebagai badan layanan umum daerah (BLUD) untuk mengoptimalkan kinerjanya dalam rangka melayani warga yang memarkir kendaraan di beberapa titik di Ibu Kota.

“Jika berbicara mengenai UP Parkir yang mengelola beberapa titik-titik parkir milik Pemprov DKI Jakarta, kita tidak boleh lupa dengan bentuknya sebagai BLUD. Oleh karena itu, pendapatan-pendapatan yang dihasilkan harus dioptimalkan supaya bisa digunakan untuk meningkatkan pelayanannya," kata August di Jakarta, Jumat (23/5).

Berdasarkan pemaparan oleh UP Parkir Hari Selasa (6/5) lalu, Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 188 Tahun 2016 memberikan wewenang kepada UP Parkir untuk mengelola parkiran on-street di 441 ruas jalan.

Kenyatannya, UP Parkir baru hanya mengelola 244 ruas jalan atau 55 persen dari keseluruhan sampai dengan 2025 ini. Sementara itu, terdapat 197 ruas jalanan lainnya yang tidak dikelola pihak terkait. "Salah satu alasan tidak optimalnya UP Perparkiran dalam mencari pendapatan yakni kenyataan bahwa pihak terkait belum mengelola semua tempat parkir sesuai dengan Pergub 188/2016," ucap August.

Baca juga:

10 CCTV Terpasang! Pemprov DKI Siap Perang Total Melawan Parkir Liar di Tanah Abang

"UP Perparkiran harus bergerak cepat dalam mengambil alih dan mengelola tempat-tempat parkir yang selama ini belum tersentuh supaya bisa memeroleh pendapatan dari sana," lanjutnya.

Ia juga mengungkapkan kerusakan yang dialami sistem-sistem pengelolaan parkir di beberapa titik. Dalam rangka melakukan optimalisasi, UP Parkir, kata dia, harus mengecek kembali kondisi sistem-sistemnya. Terutama yang menggunakan gate di beberapa tempat apakah sudah optimal atau belum. "UP Perparkiran juga harus mempertimbangkan untuk memasang gate di tempat-tempat yang masih menggunakan sistem manual dalam rangka mengurangi potensi kebocoran karena lemahnya pencatatan," imbuhnya.

Tidak lupa, August juga angkat suara mengenai usaha UP Perparkiran meningkatkan kontribusi terhadap keuangan daerah atau pendapatan asli daerah (PAD).

"Apabila kita ingin membicarakan kontribusi perparkiran terhadap keuangan daerah atau PAD, maka yang harus dilakukan adalah dengan meningkatkan pendapatan pajak dari tempat-tempat parkir off-street seperti di mall-mall, GOR, perkantoran, dan apartemen-apartemen," ucapnya.

Menurutnya, UP Perparkiran harus meningkatkan pengawasannya terhadap pihak-pihak swasta yang mengelola parkir agar taat membayar pajak dan melaksanakan regulasi-regulasi terkait.

"UP Perparkiran harus mengecek ketaatan pihak-pihak swasta yang mengelola tempat-tempat parkir terhadap izin dan kewajiban pajaknya. Pihak yang tidak punya izin atau tidak tertib dalam membayar pajak harus segera ditindak. Kemudian, tempat-tempat parkir yang mereka kelola disesuaikan kembali agar pendapatannya bisa menyumbang terhadap keuangan daerah," tandasnya.

Sebelumnya, sejumlah anggota Komisi C DPRD DKI Jakarta menyuarakan agar Unit Pengelola Parkir (UPP) Dinas Perhubungan (Dishub) DKI dibubarkan dan dikelola swasta dengan pengawasan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda).

Hal ini lantaran adanya indikasi kebocoran uang akibat parkir liar di Jakarta yang menembus triliunan rupiah. (Asp)

Baca juga:

Pramono Bakal Benahi Sistem Parkir di Jakarta, Pertimbangkan Bentuk BUMD Khusus

#DKI Jakarta #Parkir Liar #DPRD DKI Jakarta
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Berita Foto
Seram, Dekorasi Halloween Hiasi Pedestrian Jalan Sudirman-Thamrin Jakarta
Sejumlah dekorasi bertema Halloween menghiasi kawasan pedestrian di depan Hotel Le Méridien, Jakarta Pusat, Jumat (23/10/2026).
Didik Setiawan - Jumat, 23 Oktober 2026
Seram, Dekorasi Halloween Hiasi Pedestrian Jalan Sudirman-Thamrin Jakarta
Indonesia
Pemprov DKI Pastikan Stok Pangan di Jakarta Aman
Pramono mengungkapkan laju inflasi di Jakarta hingga saat ini masih terkendali dan terjaga dengan baik.
Dwi Astarini - Kamis, 22 Oktober 2026
Pemprov DKI Pastikan Stok Pangan di Jakarta Aman
Indonesia
Serapan Belanja APBD DKI 2026 Baru 54,39 Persen, Perangkat Daerah Diminta Gercep Selesaikan Kegiatan
Perangkat daerah diminta mempercepat penyelesaian kegiatan agar realisasi anggaran tidak menumpuk pada November dan Desember.
Dwi Astarini - Rabu, 21 Oktober 2026
Serapan Belanja APBD DKI 2026 Baru 54,39 Persen, Perangkat Daerah Diminta Gercep Selesaikan Kegiatan
Indonesia
Jakarta Krisis Lahan Makam, Pemprov DKI Segera Cek Aset
Pemprov DKI mengidentifikasi aset milik daerah yang berpotensi dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan lahan makam di Ibu Kota.
Dwi Astarini - Rabu, 21 Oktober 2026
Jakarta Krisis Lahan Makam, Pemprov DKI Segera Cek Aset
Indonesiaku
Ternyata Sosok Pahlawan, ini Sejarah Tugu Tani yang kini Jadi Lokasi Langganan Demo Mahasiswa
Nama tugu ini sebenarnya ialah Tugu Pahlawan
Dwi Astarini - Rabu, 21 Oktober 2026
Ternyata Sosok Pahlawan, ini Sejarah Tugu Tani yang kini Jadi Lokasi Langganan Demo Mahasiswa
Indonesia
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Kualitas udara Jakarta berada pada poin 162 dengan tingkat konsentrasi polutan PM 2,5 sebesar 71 mikrogram per meter kubik.
Dwi Astarini - Rabu, 21 Oktober 2026
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Indonesia
Asap Karhutla Berpotensi Sampai Jakarta, Tergantung Pergerakan Angin
Arah angin di Kalimantan belum tentu sama dengan di Laut Jawa maupun Jakarta.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Asap Karhutla Berpotensi Sampai Jakarta, Tergantung Pergerakan Angin
Indonesia
Polisi Tangkap Belasan Pemuda yang Hendak Tawuran di Jaktim dan Jakpus, Bawa Sajam
Petugas menyisir kawasan tersebut dan menangkap tiga pemuda berikut dua bilah celurit, dua telepon genggam, serta dua sepeda motor.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Polisi Tangkap Belasan Pemuda yang Hendak Tawuran di Jaktim dan Jakpus, Bawa Sajam
Indonesia
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Secara kumulatif, jumlah kasus selama Januari hingga Oktober 2026 juga lebih rendah jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Indonesia
Rano Karno Janji 214 Sekolah Rusak di DKI Jakarta Segera Diperbaiki, Bertahap Sesuai Anggaran
Penyesuaian itu membuat sejumlah sekolah terpaksa menunggu giliran untuk direvitalisasi, dengan mempertimbangkan kemampuan fiskal Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 16 Oktober 2026
Rano Karno Janji 214 Sekolah Rusak di DKI Jakarta Segera Diperbaiki, Bertahap Sesuai Anggaran
Bagikan