Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Lawan Kumpeni Melalui Tari Gandrung Lanang Banyuwangi

Yudi Anugrah NugrohoYudi Anugrah Nugroho - Minggu, 26 September 2021
Lawan Kumpeni Melalui Tari Gandrung Lanang Banyuwangi

Penari Gandrung Banyuwangi di masa lalu. (Foto: Tropenmuseum)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:


MBOK Midah nyaris putus asa. Ia tak kuasa melihat salah satu anaknya berumur 10 tahun, Semi, berhari-hari terbaring merintih menahan sakit. Obat-obatan sudah tak lagi mempan.

Di tengah keputusasaan, Mbok Midah menembus keheningan malam Desa Cungking, Mojopanggung, Banyuwangi, untuk bernazar.

"Adung sira mari, sun dadekna seblang, kadung sira sing mari using. (Kalau engkau sembuh, kujadikan kau penari seblang, jika tidak sembuh, tidak)," ucapnya.

Keesokan hari, panas tubuh anaknya mereda, tak lagi merintih, dan berangsur-angsur pulih.

Mbok Midah pun menepati nazarnya. Ia lantas membakar setanggi, merapal, lalu meminta putrinya menghirup asap nan mewangi.

Tak lama, Semi roboh tak sadarkan diri. Trance. Tubuhnya bergerak meliuk tak keruan. Seturut pula Mbok Midah kerasukan, melagukan tembang Seblang-Seblang, Cengkir Gading, Podho Nonton, dan Pudak Sempal.

Gerakan Semi semakin telengas meningkahi tembang. Tariannya kemudian, menurut cerita tutur masyarakat Banyuwangi, dianggap sebagai awal mula perubahan Tari Seblang menjadi Tari Gandrung.

gandrung lanang
Penari Gandrung Banyuwangi di salah satu desa. (Foto: Tropenmuseum)

Tari Seblang merupakan tarian tradisional Banyuwangi ditarikan dua orang laki-laki berusia sekira 9-10 tahun berbusana perempuan dengan kondisi kerasukan.

Kisah tersebut, menurut Novi Anoegrajakti pada disertasi berjudul "Gandrung Bayuwangi: Pertarungan Pasar, Tradisi, dan Agama, Memperebutkan Representasi Identitas Using", agak sukar dicerna sebagai bukti perkembangan Tari Seblang menjadi Gandrung.

Meski begitu, lanjut Novi, kemiripan tembang dan gerak tari keduanya memungkinkan Tari Seblang memliki pengaruh besar terhadap perkembangan Tari Gandrung.

Sementara, John Scholte pada publikasi bertajuk Gandroeng van Banjoewangi (1927), berpendapat kehadiran Tari Gandrung berkaitan dengan pengangkatan Mas Alit sebagai bupati dan pemindahan ibukota Blambangan.

Tari Gandrung Banyuwangi, lanjut Scholte, sampai tahun 1890 ditarikan seorang lelaki. Para "Gandrung" itu serupa para "Runding" di Madura atau "Gemblak" di Jawa.

Penari Gandrung Lanang (Lelaki) terakhir di Banyuwangi bernama Marsan.

gandrung lanang
Seorang penari Gandrung sedang berpose. (Foto: Tropenmuseum)

"Kalau penari Gandrung lainnya mengabdikan diri pada seni tari dan suara sampai usai enam belas tahun, Marsan menekuninya sampai meninggal di usia empat puluh tahun, pada 1890," tulis Scholte.

Di masa Marsan, Gandrung tak hanya berfungsi sebagai tarian hiburan, melainkan alat perjuangan melawan VOC.

Para penari Gandrung kala itu berkeliling (ngamen) menggunakan alat musik sederhana, seperti terbang (rebana) dan kendang, tanpa riasan dan aksesoris.

Mereka, lanjut Novi, berperan sebagai mata-mata, penyampai pesan-pesan simbolik, dan penghimpun berbagai logistik untuk para pejuang di hutan.

Seorang penduduk Banyuwangi nan pernah menyaksikan pertunjukan Gandrung pada tahun 1937, Fatrah Abal, menceritakan haru-biru penonton saat pertunjukan memasuki babak ketiga, disebut Seblang-Seblang.

Gending dan tarian saat babak ketiga, menurutnya, menyimbolkan penyerbuan VOC terhadap Kerajaan Mengwi. Tak heran banyak penonton kali itu kerap berlinang air mata.

Sepeninggal Marsan, Tari Gandrung kemudian ditarikan para perempuan hingga kini. (*)

#Tari Daerah #Sejarah
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Lifestyle
7 Juli Memperingati Hari Apa? Presiden Haiti, Jovenel Moïse Tewas Dibunuh di Kediamannya
7 Juli memperingati hari apa? Simak daftar hari besar nasional dan internasional, Hari Pustakawan Indonesia, World Chocolate Day, Festival Tanabata, serta peristiwa bersejarah yang terjadi pada tanggal 7 Juli
ImanK - Senin, 06 Juli 2026
7 Juli Memperingati Hari Apa? Presiden Haiti, Jovenel Moïse Tewas Dibunuh di Kediamannya
Lifestyle
6 Juli Memperingati Hari Apa? Penasaran dengan Daftar Hari Besar dan Momen Bersejarah?
6 Juli memperingati hari apa? ini daftar hari penting pada 6 Juli, mulai Hari Zoonosis Sedunia, HUT Telkom Indonesia, peristiwa bersejarah, hingga tokoh yang lahir dan meninggal pada tanggal ini
ImanK - Minggu, 05 Juli 2026
6 Juli Memperingati Hari Apa? Penasaran dengan Daftar Hari Besar dan Momen Bersejarah?
Olahraga
Tanjung Verde Cetak Sejarah di Piala Dunia 2026, Debutan tak Terkalahkan Lolos ke 32 Besar
Tanjung Verde mencetak sejarah dengan lolos ke babak 32 besar Piala Dunia 2026. Mereka menjadi negara dengan populasi terkecil yang pernah mencapainya.
Soffi Amira - Sabtu, 27 Juni 2026
Tanjung Verde Cetak Sejarah di Piala Dunia 2026, Debutan tak Terkalahkan Lolos ke 32 Besar
Fun
Keluarga Bos Bir Dunia Berebut Warisan Lanjut di Historis House of Guinness Musim ke-2
Netflix resmi mengumumkan kelanjutan serial drama historis House of Guinness ke musim kedua.
Wisnu Cipto - Sabtu, 13 Juni 2026
Keluarga Bos Bir Dunia Berebut Warisan Lanjut di Historis House of Guinness Musim ke-2
Olahraga
Piala Dunia 2026 Dibuka di Stadion Azteca, Saksi Kejayaan Pele dan Kontroversi 'Hand of God' Diego Maradona
Stadion Azteca akan membuka Piala Dunia 2026. Stadion tersebut menyimpan banyak momen bersejarah selama gelaran Piala Dunia.
Soffi Amira - Kamis, 11 Juni 2026
Piala Dunia 2026 Dibuka di Stadion Azteca, Saksi Kejayaan Pele dan Kontroversi 'Hand of God' Diego Maradona
Lifestyle
21 Mei Memperingati Hari Apa? Soeharto Mengundurkan Diri dari Jabatan Presiden RI
Tanggal 21 Mei memperingati Hari Reformasi Nasional, Hari Teh Internasional, hingga sejarah berdirinya FIFA. Simak daftar peristiwa pentingnya lengkap di sini
ImanK - Rabu, 20 Mei 2026
21 Mei Memperingati Hari Apa? Soeharto Mengundurkan Diri dari Jabatan Presiden RI
Lifestyle
12 Mei Memperingati Hari Apa? Ada Tragedi Trisakti hingga Gempa Sichuan 2008
12 Mei memperingati berbagai hari penting nasional dan internasional, mulai dari Tragedi Trisakti, Hari Perawat Internasional, hingga Hari Waisak. Simak sejarahnya
ImanK - Senin, 11 Mei 2026
12 Mei Memperingati Hari Apa? Ada Tragedi Trisakti hingga Gempa Sichuan 2008
Lifestyle
7 Mei Memperingati Hari Apa? Ini Fakta Mengejutkan yang Jarang Diketahui
Tanggal 7 Mei memperingati apa? Simak 10 peristiwa penting, Hari Perjanjian Roem-Royen, Hari Kopi Nasional, hingga peringatan dunia yang jarang diketahui.
ImanK - Rabu, 06 Mei 2026
7 Mei Memperingati Hari Apa? Ini Fakta Mengejutkan yang Jarang Diketahui
Lifestyle
5 Mei Memperingati Hari Apa? Dari Kelahiran Karl Marx hingga Wafatnya Didi Kempot
5 Mei memperingati berbagai hari penting seperti Hari Bidan Internasional, Hari Kebersihan Tangan Sedunia, hingga Hari Lembaga Sosial Desa. Simak ulasannya
ImanK - Senin, 04 Mei 2026
5 Mei Memperingati Hari Apa? Dari Kelahiran Karl Marx hingga Wafatnya Didi Kempot
Lifestyle
4 Mei Memperingati Apa? Dari Star Wars Day hingga Hari Lahir Cesc Fabregas
Tanggal 4 Mei memperingati Hari Pemadam Kebakaran Internasional hingga Star Wars Day. Simak daftar lengkap peristiwa penting di Indonesia dan dunia.
ImanK - Minggu, 03 Mei 2026
4 Mei Memperingati Apa? Dari Star Wars Day hingga Hari Lahir Cesc Fabregas
Bagikan