Lawan Filipina dan India, Jonatan: Peluang Tetap Terbuka
Pebulu tangkis tunggal putra, Jonatan Christie. (fOTO: ANTARA FOTO/Prasetyo Utomo)
MerahPutih.com - India memang akan menjadi lawan terberat tim putra Indonesia di babak penyisihan grup D Badminton Asia Championships 2018. Indonesia akan menjalani laga melawan India pada Kamis (8/2) mendatang. Sedangkan besok, Rabu (7/2) tim putra Indonesia akan berhadapan dengan Filipina.
“Tim Filipina masih setingkat di atas Maladewa. Kalau melawan India pun peluang kami terbuka. Prannoy yang tidak hadir karena cedera jadi satu keuntungan buat kami,” kata Jonatan Christie di Alor Setar, Malaysia, Selasa (6/2).
Ketika ditanya soal peluang mempertahankan gelar yang diraih tim putra di Badminton Asia Team Championships tahun lalu, Jonatan lebih memilih untuk fokus di laga penyisihan dan tak mau berpikir terlalu jauh.
“Kami mau fokus di penyisihan grup dulu. Kalau peluang pasti ada karena kami tampil full team, walaupun Jepang dan Korea juga full team. Sedangkan kalau melawan India, seharusnya dari persiapan kami lebih siap karena pemain tunggalnya kan pekan lalu tanding di India Open, sedangkan kami tidak,” ungkap Jonatan. (*)
Bagikan
Berita Terkait
Ketenangan dan Keberhasilan Baca Permainan Lawan Antar Jonatan Christie ke Semifinal Malaysia Open 2026
Jonatan Christie Tampil Nothing to Lose saat Singkirkan Atlet Tuan Rumah Leong Jun Hao di 16 Besar Malaysia Open 2026
Jonatan Christie Siapkan Mental Melawan Tunggal Putra Tuan Rumah di 16 Besar Malaysia Open 2026
Jonatan Christie Juara Hylo Open 2025, Sudah 3 Turnamen Tahun Ini Dimenangkan
Jonatan Christie Naik Peringkat, Masuk Rangking 5 Besar Dunia
Jojo Juara Denmark Open 2025 Bungkam Peringkat 1 Dunia Asal China
Setelah Bergelut Dengan Pemulihan, Jonatan Akhirnya Raih Gelar Juara di Korea Open 2025
Lolos ke 16 Besar Korea Open 2025, Jonatan Christie Terbantu Kondisi Lapangan
Tersingkir Lebih Cepat dari Japan Open 2025, Jonatan Christie Banyak Lakukan Kesalahan
Fokus Buyar karena Angin, Jojo Kandas di Babak 16 Indonesia Open 2025