Laufey Rilis Album 'A Matter of Time', Perjalanan Emosional Paling Personal
Laufey rilis album 'A Matter of Time'.(foto: emma Summerton)
MerahPutih.com - Setelah penantian panjang, musisi, komposer, produser, sekaligus multi-instrumentalis berdarah Islandia - Tiongkok yang juga pemenang penghargaan GRAMMY Awards, Laufey, akhirnya merilis karya terbarunya.
Album bertajuk A Matter of Time resmi diluncurkan secara global hari ini melalui Vingolf Recordings / AWAL. Bersamaan dengan perilisan album, Laufey juga memperkenalkan single utama berjudul Mr. Eclectic, yang semakin istimewa karena menghadirkan vokal latar dari musisi Clairo.
Album A Matter of Time menjadi salah satu rilisan paling personal sepanjang perjalanan musik Laufey. Jika pada karya-karya sebelumnya ia identik dengan aransemen elegan yang dipengaruhi unsur klasik, kali ini Laufey memilih untuk tampil lebih terbuka dan apa adanya.
Setiap lagu di dalamnya menyimpan emosi yang kompleks, mulai dari kerentanan, rasa rapuh, hingga refleksi kehidupan yang penuh lapisan cerita. Dengan keberanian untuk tidak lagi bersembunyi di balik kesempurnaan, Laufey menunjukkan sisi manusiawi yang penuh kontradiksi namun justru terasa lebih dekat dengan pendengarnya.
Baca juga:
Laufey Rilis Album ‘A Matter of Time’, Dirayakan dalam Aktivasi bersama Fan
Secara musikal, album ini menawarkan nuansa yang kaya dan variatif. Laufey tetap menghadirkan ciri khas vokalnya yang hangat dan penuh warna, namun dengan pendekatan yang lebih intim.
A Matter of Time seolah menjadi ruang bagi Laufey untuk berdialog dengan dirinya sendiri sekaligus dengan para penggemar, menyampaikan bahwa kerentanan adalah bagian alami dari hidup yang patut dirayakan.
View this post on Instagram
Album ini berisi 14 lagu yang menggambarkan perjalanan emosional Laufey. Berikut daftar lengkap lagunya:
1. Clockwork
2. Lover Girl
3. Snow White
4. Castle in Hollywood
5. Carousel
6. Silver Lining
7. Too Little, Too Late
8. Cuckoo Ballet (Interlude)
9. Forget-Me-Not
10. Tough Luck
11. A Cautionary Tale
12. Mr. Eclectic
13. Clean Air
14. Sabotage
Baca juga:
Dengan perilisan ini, Laufey kembali menegaskan dirinya sebagai salah satu musisi muda yang berhasil menjembatani nuansa klasik dengan pop kontemporer.
A Matter of Time bukan hanya sekadar album, tetapi juga sebuah pernyataan artistik yang mengajak pendengar masuk ke ruang paling personal seorang Laufey—penuh kejujuran, kerentanan, dan keindahan. (Far)
Bagikan
Berita Terkait
BTS Rencanakan Penampilan Comeback di Situs Warisan Budaya, KHS Berikan Izin Bersyarat demi Kenalkan Korea ke Dunia
Album Baru Madison Beer 'locket' Resmi Dirilis, Diprediksi Jadi Sorotan 2026
Portura Akhiri Etape Empat Kota di Pos Bloc Jakarta, Merayakan Dialog Musik dan Kota
Yellowcard Kolaborasi Bareng Good Charlotte di Single 'Bedroom Posters', ini Lirik Lengkapnya
Serdadu Sam Rilis Album 'Kronik', Dokumentasi Batin yang Jujur dan Personal
Mitski Umumkan Album 'Nothing’s About to Happen to Me', Hadirkan Single 'Where’s My Phone?'
Album 'Running With Scissors': Fase Dewasa Cavetown yang Penuh Emosi dan Refleksi
LNGSHOT Tandai Debut dengan Lagu 'Moonwalkin', Simak Lirik Lengkapnya
Judika Rilis 'Terpikat Pada Cinta', Hadirkan Perspektif Baru tentang Romansa, Simak Liriknya
Kolaborasi Musik, Toton Caribo Gandeng Rise One dan Hendri Talane dalam 'Lumba Lumba'