Laporan Terhadap Fikasa Grup Resmi Dicabut

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Jumat, 04 Desember 2020
Laporan Terhadap Fikasa Grup Resmi Dicabut

Kuasa hukum Natalia Rusli (Ist)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Ratusan nasabah yang menjadi korban dugaan gagal bayar PT Fikasa Group, mencabut laporannya di Polda Metro Jaya. Pencabutan laporan lantaran apa yang dialami PT Fikasa Group dampak dari pandemi COVID-19.

"Ya, para nasabah resmi mencabut laporannya di Polda Metro," kata kuasa hukum para nasabah, Natalia Rusli, Jumat (4/12).

Baca Juga

Kreditur KSP Indosurya Diminta Jeli soal Proposal Perdamaian dari Debitur

Natalia menilai, apa yang dialami oleh Fikasa Group merupakan dampak dari Pandemi COVID-19. "Bukan merupakan bentuk itikad tidak baik atau lari dari masalah," kata Natalia.

Ia meyakini Fikasa Group adalah kelompok perusahaan yang profesional dan berhati-hati dalam menjalankan usahanya. Atas dasar itu pula, dirinya bersama advokat yang lain mewakili ratusan nasabah, telah mencabut laporan tersebut.

Baca Juga

Rugikan Nasabah Rp18 Triliun, Dua Tersangka Investasi Bodong Indosurya Dicekal

"Kami lakukan kesepakatan (damai) itu karena sebagai Lawyer yang profesional kami tidak ingin memperkeruh suasana dan selalu mencarikan jalan dan solusi terbaik untuk para klien kami," ucap Natalia.

Pada kesempatan itu, Bryan Roberto Mahulae, juga menyampaikan permohonan maaf mewakili para kliennya. "Kami juga berharap agar segala usaha Fikas group dapat kembali normal dan berjalan sebagaimana sedia kala serta dapat lebih maju lagi," ucapnya. (Ayu)

Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Angga Yudha Pratama

Seorang jurnalis profesional, reporter senior, editor berita, dan asisten redaktur yang telah berkarya di industri media online nasional selama lebih dari satu dekade. Selalu mengedepankan akurasi, objektivitas, dan kualitas informasi dalam setiap karyanya berbekal dari pengalaman langsung bertahun-tahun melakukan peliputan di lapangan, penulisan berita, penyuntingan artikel, hingga pengelolaan konten digital. Keahlian tersebut membuat pemahaman secara menyeluruh proses produksi konten digital modern, mulai dari pencarian data, wawancara narasumber, verifikasi fakta, penulisan artikel, optimasi SEO, editing naskah, hingga publikasi berita sesuai kode etik jurnalistik. Lebih spesifik, pemahaman mengenai strategi optimasi SEO dan Digital Content untuk mesin pencari juga menjadi fokus saat ini di tengah disrupsi media. Keahlian itu meliputi SEO writing, content writing, copywriting, keyword research, semantic SEO, search intent, on page SEO, optimasi, artikel google, struktur heading SEO, evergreen content, optimasi readability, meta description hingga internal linking.
Show More
Follow Me
Bagikan