MerahPutih.Com - Raksasa Italia AC Milan terancam disanksi UEFA menyusul pelanggaran aturan Financial Fair Play. Klub bermarkas di Milan itu menurut sang Presiden Paolo Scaroni disebut-sebut tak akan mendapat hadiah uang dari Liga Europa.
Sebetulnya sanksi pelanggaran Financial Fair Play yang diterima pasukan asuhan Gennaro Gattuso itu sudah diputuskan awal musim kemarin, dimana AC Milan dilarang berpartisipasi dalam kompetisi Liga Europa. Namun AC Milan berhasil mengajukan banding dan kini sanksi lain menanti.
Beruntung bagi AC Milan, mereka akhirnya bermain di Liga Europa. Keputusan itu setelah I Rossoneri melakukan banding kepada Pengadilan Arbitrasi Eropa.
Meski begitu, AC Milan mengikuti Liga Europa dengan syarat. Ketentuan itu masih belum ditentukan oleh UEFA selaku operator Liga Europa.
Media-media di Italia mengabarkan AC Milan terancam tidak mendapatkan uang hadiah Liga Europa. Kabar tersebut pun dikonfirmasi langsung oleh Paolo Scaroni.
"AC Milan masih menunggu keputusan dari UEFA. UEFA berhak menahan uang hadiah kami di Liga Europa. Hakim masih menunda keputusan terkait masalah tersebut," kata Paolo Scaroni.
"Saat ini, AC Milan belum bisa membuat laporan keuangan karena masih menunggu keputusan UEFA. Terdapat sekitar 2,5 juta euro (Rp 433 miliar) yang masih tertahan."
"Paling lambat, keputusan baru keluar pada akhir 2018. Kami berharap semuanya jelas. Sulit untuk membuat laporan keuangan andai tidak," lanjutnya.
Saat ini, AC Milan memuncaki klasemen sementara Grup F Liga Europa 2018-2019. Skuat asuhan Gennaro Gattuso itu mengumpulkan enam poin dari dua pertandingan.(bolaskor.com)
Baca berita menarik lainnya dalam artikel: KPK Periksa Petinggi Lippo Group untuk Dalami Keterlibatan Korporasi

