Sains

Lagi-Lagi Penjelajah Waktu Ungkap Masa Depan

P Suryo RP Suryo R - Minggu, 25 Februari 2018
Lagi-Lagi Penjelajah Waktu Ungkap Masa Depan

Penjelajahan Waktu. (Foto: pixabay/geralt)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

DALAM dua bulan belakangan ini media online dipenuhi dengan penampilan para penjelajah waktu. Entah apa tujuan mereka, kebanyakan mereka mengungkap kejadian dan kondisi masa depan.

Benarkah mereka itu adalah penjelajah waktu? Atau hanya orang-orang yang mengejar sensasi dan ketenaran semata.

Seperti pengakuan pria bernama Michael Phillips yang mengaku dilahirkan pada tahun 2043. Ketika berumur 18 tahun ia menjadi tentara kemudian bergabung pada program penjelahan waktu.

Ia mengungkapkannya kembali ke tahun 2018 adalah memberikan peringatan sebelum semuanya terjadi. Ia memperingatkan di tahun 2019 akan terjadi perang nuklir namun tidak meluas. Perang dunia itu melibatkan Korea Utara dan Amerika pada awalnya.

Korea Utara melepaskan senjata nuklirnya ke Honolulu, Hawaii. Kemudian dibalas oleh Amerika.
Misil yang membawa hulu peledak nuklir itu menewaskan Kim Jong-Un. Pun perang ini akan menewaskan jutaan orang lainnya.

Perang dunia ketiga dimulai pada tahun 2020, menurut Phillips hanya berlangsung selama tiga tahun. Negara yang saling berhadapan adalah Russia, China, Inggris, Amerika dan beberapa negara lain.

Namun perang dunia ketiga itu menurut Phillips tidak serta-merta menggunakan senjata nuklir. Hanya senjata yang ada saat ini di tangan masing-masing personel militer.

penjelajahan waktu
(Foto: pixabay/TheDigitalArtists)

Donald Trump, ia katakan masih akan menjabat selama dua periode. Kemudian pada periode ketiga ia akan berhadapan dengan pemakzulan. Pemilihan presiden akan diramaikan oleh Oprah Winfrey dan seorang pria bernama Michael Macintosh. Pria bernama Macintosh itu akan muncul pada pertengah tahun 2020.

Selain itu ia mengungkapkan Elon Musk dengan program SpaceXnya berhasil mendarat di planet Mars.

Phillips juga mengungkapkan bila peristiwa 9/11 merupakan pekerjaan sekelompok orang yang bertujuan mempersatukan Amerika. Jika tidak ada peristiwa itu Amerika akan mengalami perang saudara untuk kedua kalinya.

Peristiwa itu didalangi oleh seseorang dari masa depan bernama Titor yang melakukan perjalanannya di tahun 2038.

Pengakuan Phillips yang direkam oleh Apex TV itu agak-agak mengerikan. Namun banyak yang menyangsikan ucapannya. Hal yang membuat kecurigaan tinggi adalah nama yang digunakan oleh pria ini juga dipakai oleh orang-orang yang mengaku sebagai penjelajah waktu. (psr)

#Penjelajah Waktu
Bagikan
Ditulis Oleh

P Suryo R

Stay stoned on your love

Berita Terkait

Bagikan