KWI Mengikuti Keputusan Paus Terkait Yerusalem

Zulfikar SyZulfikar Sy - Senin, 25 Desember 2017
KWI Mengikuti Keputusan Paus Terkait Yerusalem

Seorang dengan latar belakang Masjidil Aqsa (kanan) yang berlokasi di kota tua Yerusalem yang dikenal dengan Baitul Maqdis, Minggu (10/12). (ANTARA FOTO/REUTERS/Ammar Awad)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Konferensi Waligereja Indonesia (KWI) dan Persatuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI) tegas menolak pernyataan Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang telah mengklaim Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel.

"Sikap PGI sama dengan yang lain. Kami beberapa waktu lalu sudah membuat pernyataan di PBNU," kata Ketua KWI yang juga Uskup Agung Jakarta Mgr Ignatius Suharyo saat konferensi pers Natal 2017 dengan tema PGI-KWI 2017: Hendaklah Damai Sejahtera Kristus memerintah dalam hatimu, di Gereja Katedral Jakarta, Senin (25/12).

Lebih lanjut, dia juga memastikan bahwa umat Katolik menolak penyataan tersebut, sebab pemimpin Katolik dunia Puas Fransiskus telah menolak pernyataan Trump itu.

"Kami sebenarnya enak tinggal ikut Paus yang juga menolak itu," tegas Ignatius.

Lebih lanjut, Ignatius berharap kepada AS dapat tunduk pada resolusi Persatuan Bangsa Bangsa (PBB). Dengan demikian apa yang telah dilakukan oleh Trump telah menentang sikap PBB itu.

Sementara itu, menurutnya konflik antara Palestina dan Israel bukan atas dasar kepentingan agama, melainkan kepentingan politik dan kebangsaan yang sudah lama diperdebatkan. Untuk itu, ia menyarankan agar kedua negara tersebut dapat bertemu untuk menyelesaikan konflik yang berkepanjangan tersebut

"Ini tidak bisa diselesaikan dengan waktu yang sebentar, perbincangan ini harus terus dilakukan agar ada titik temunya," pungkasnya. (Asp)

Baca juga berita lainnya terkait Natal tahun ini dalam artikel: Gereja Katedral Jakarta Luncurkan Rosario dan Buku Doa Merah Putih

Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Bagikan