Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Kurus tak Selalu Berarti Sehat, Awasi Juga si Skinny Fat

Dwi AstariniDwi Astarini - Selasa, 12 Desember 2017
Kurus tak Selalu Berarti Sehat, Awasi Juga si Skinny Fat

Skinny fat, si kurus yang menimbun lemak. (foto: pixabay)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BERAT badan berlebih jadi ancaman serius buat kesehatan. Itu sih bukan rahasia lagi. Akibatnya, banyak yang menganggap badan kurus lebih sehat karena terhindar dari banyak risiko penyakit.

Faktanya, kelebihan berat badan memang bisa memicu berbagai penyakit, seperti diabetes, penyakit jantung, darah tinggi, ataupun kolesterol tinggi. Namun, siapa sangka memiliki badan kurus tidak selalu berarti lebih sehat ketimbang yang gemuk lo.

Punya badan kurus bukan jaminan tubuh sehat. Dalam dunia kesehatan, dikenal ada istilah MONW (metabolically obese normal weight) atau yang biasa disebut dengan skinny fat.

Skinny fat adalah orang yang punya berat badan normal, tetapi memiliki persentase lemak tubuh yang hampir sama dengan orang gemuk, terutama di bagian perut.

Nah, kabar buruknya, mereka yang termasuk tipe skinny fat punya risiko mengidap diabetes. Bahkan, pengidap skinny fat punya risiko kematian dua kali lipat jika dibandingkan dengan penderita diabetes yang kelebihan berat badan.

Dalam sebuah studi pada 2011, peneliti menemukan bahwa orang kurus membawa lebih banyak lemak di sekitar jantung dan hati ketimbang pada area paha mereka. Selain itu, kebanyakan orang kurus menggap diri mereka sudah cukup sehat sehingga sering kali lupa mengontrol asupan makan dan lebih memilih mengonsumsi makanan cepat saji ataupun makanan olahan lainnya yang banyak mengandung lemak jahat.

Anggapan itulah yang melenakan mereka yang bertubuh skinny fat. Akibatnya, pola makan jadi tak terkendali sehingga memungkinkan orang kurus rentan terkena diabetes tipe 2 dan penyakit kardiovaskular.

Selain itu, orang skinny fat juga rentan terhadap penurunan fungsi kekebalan tubuh, masalah kesuburan, risiko anemia, dan osteoporosis.

Jadi, agar tetap sehat dan terhindar dari ancaman penyakit serius, jagalah pola makan dan asupan nutrisi Anda tetap seimbang. Tak peduli saat badan gemuk ataupun kurus.(*)

Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me
Bagikan