MerahPutih.com - Ganda putri Indonesia Amalia Cahaya Pratiwi/Siti Fadia Silva Ramdhanti atau Tiwi/Fadia terhenti di semifinal German Open 2026, yang berlangsung di Westenergie Sporthalle, Jerman, Sabtu (28/2). Salah satu penyebab yakni karena kurang fokus di akhir gim.
Tiwi/Fadia menelan kekalahan 18-21, 21-8, dan 19-21 dari pasangan China Li Ti Jing/Wang Yu Duo sehingga gagal tampil di final.
"Jelas kami harus lebih fokus di poin-poin akhir. Terutama antisipasi bola-bola tanggung atau setengah-setengah, itu harus lebih siap lagi ke depannya," kata Amalia Cahaya Pratiwi lewat keterangan PP PBSI.
Tiwi menjelaskan, pada set pertama, mereka telah mendapatkan pola permainan yang diinginkan, namun banyak kesalahan sendiri terjadi memasuki poin-poin akhir yang membuat fokus semakin menurun.
Baca juga:
Keduanya mencoba mengubah pola permainan pada set kedua yang menurut Tiwi cukup berhasil meredam lawan untuk memenangkan set dengan selisih skor yang jauh, seperti dilaporkan Antara.
Tiwi mengatakan pola permainan yang sama untuk memenangkan gim kedua, terus dipertahankan pada set ketiga. Namun, Tiwi mengatakan terlalu bermain dengan hati-hati dan cenderung ragu-ragu pada poin-poin akhir
"Padahal harusnya lebih berani ambil keputusan," katanya.
Fadia juga mengakui bahwa mereka kehilangan fokus di akhir set.
"Di set pertama dan ketiga, terutama di akhir-akhir gim, kami terlalu hati-hati dan seperti takut melakukan kesalahan. Akhirnya justru jadi tidak lepas," katanya.
Kekurangan akan coba diperbaiki. Apalagi Tiwi/Fadia akan tampil di All England.
"Kalau besok ada kesempatan latihan, kami tetap mau latihan supaya lebih siap. Pastinya kami ingin memberikan yang terbaik di All England nanti," katanya. (*)