Kupat Tahu Segar Khas Magelang

Dwi AstariniDwi Astarini - Sabtu, 14 April 2018
Kupat Tahu Segar Khas Magelang

Kupat tahu khas Magelang. (foto: tastemade)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SAJIAN ketupat di Indonesia beragam. Mulai dari yang acap ditemui seperti ketoprak hingga yang khas seperti kupat tahu.

Kupat (ketupat) tahu merupakan makanan yang berbahan dasar ketupat, tahu yang digoreng, dan saus atau bumbu kacang. Beberapa daerah memang punya sajian kupat tahu, semisal Singaparna, Surakarta, dan Magelang.

Kalii ini, coba yuk masak kupat tahu khas Magelang yang segar. Cocok untuk sajian lengkap di akhir pekan.


BAHAN-BAHAN

Ketupat matang, potong-potong - 4 buah
Tahu putih - 4 buah
Tauge - 2 genggam
Kol, iris - 2 lembar
Mie instan - 1 bungkus
Kacang tanah - 4 sdm
Seledri, iris halus - 2 batang
Minyak, untuk menggoreng - secukupnya

BAHAN KUAH

Bawang putih, haluskan - 3 siung
Cabai rawit, haluskan - 7 buah
Asam jawa - 1/2 sdt
Kecap manis - 4 sdm
Gula merah - 2 sdm
Garam - 1/2 sdt
Air - 500 ml

PELENGKAP

Bawang merah goreng - secukupnya
Kerupuk - secukupnya


CARA MEMASAK

1. Panaskan banyak minyak. Goreng tahu putih hingga matang. Angkat dan tiriskan. Potong-potong jadi dadu sedang.

2. Goreng kacang tanah hingga matang dan kecoklatan. Angkat dan tiriskan.

3. Didihkan air dalam panci. Rebus 1 menit saja tauge dan kol. Angkat dan tiriskan.

4. Rebus mi instan hingga matang (ambil mi-nya saja tanpa bumbu). Angkat dan tiriskan.

5. Kuah: Dalam panci, campur semua bahan kuah jadi satu lalu didihkan. Koreksi rasanya. Angkat.

6. Penyajian: Tata ketupat dan tahu goreng. Beri mie, tauge, kol, dan kacang. Siram dengan kuah. Beri taburan seledri, bawang merah goreng, dan kerupuk. Siap disajikan

Bagikan
Ditulis Oleh

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Bagikan