Kue Putu Mayang, Kuliner Khas Betawi Yang Langka

Eddy FloEddy Flo - Minggu, 28 Februari 2016
Kue Putu Mayang, Kuliner Khas Betawi Yang Langka

Kue Putu Mayang, (foto: just4fun blogspot)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Kuliner- Nusantara sangat kaya dengan berbagai kuliner tradisional. Berbagai olahan alami hasil alam mampu diterjemahkan menjadi berbagai jenis hidangan kuliner yang lezat dan manis.

Salah satu contoh, olahan khas masyarakat betawi yang satu ini, Kue Putu Mayang. Berbahan baku utama tepung beras, santan kelapa dan gula merah,
Olahan ini mampu dibentuk menjadi makanan yang unik, berwarna-warni dan yang pasti lezat manis.

Pada asalnya, kue putu telah menyebar di berbagai daerah tanah air, masyarakat melayu dan jawa mengenal bentuk dan jenis kue putu yang beragam. Namun, pada umumnya kue ini terbuat dari bahan baku beras bercampur santan dan gula merah.

Bagi masyarakat betawi, kue putu kemudian di buat unik menyerupai gulungan mie yang bulat seperti kembang dengan tampilan warna warni alami.

Putu Mayang biasanya disantap dengan saus manis gula merah atau putih. Agar menu menjadi lebih wangi dan rasanya lebih alami masyarakat betawi sering mencampur kukusan saus kue dengan daun pandan.

Meskipun, sudah jarang ditemui dipasaran, kue putu mayang masih bisa dinikmati di berbagai festival kebudayaan kuliner nasional atau pagelaran budaya dan kuliner betawi.

Nah, bagi anda yang penasaran boleh mencoba membuatnya dirumah.

Bahan, tepung beras, garam, air pewarna makanan alami yang bisa diperoleh dari jenis tumbuhan.

Bahan saus, santan, daun pandan, gula merah.

Cara membuat,

Campur tepung beras dengan air dan garam hingga merata. Bungkus adonan dengan kain tipis kemudian kukus kurang lebih 15 menit.

Bagi adonan ke dalam wadah yang terpisah, beri warna yang berbeda-beda, yakni hijau, merah dan satunya tetap putih.

Masukkan adonan dalam cetakan yang disebut dengan cetakan petulo atau cetakan khusus kue Putu Mayang. Tekan adonan hingga keluar dan diangkat dan diberi alas daun pisang.

Adonan yang sudah jadi tersebut dimasukkan ke dalam panci pengukus yang sebelumnya sudah mendidih airnya. Kukus kurang lebih 15 hingga 20 menit.

Sementara itu anda dapat membuat sausnya. Caranya adalah potong kecil-kecil gula merah lalu campurkan dengan santan di dalam panci. Panaskan dengan api sedang, tambahkan daun pandan yang sudah dirobek dan digulung. Masak terus selama 10 menit sambil diaduk, jangan sampai santannya pecah. (fdi)

BACA JUGA:

  1. Kenali Betawi di Perkampungan Setu Babakan
  2. Tari Topeng Betawi Dipercaya Menjauhkan Dari Marabahaya
  3. Gambang Rancag Kesenian Betawi Yang Punah
  4. Berburu Kuliner Betawi di Festival Lebak Bulus
  5. Resep Soto Betawi Favorit Keluarga di Rumah

 

#Budaya Betawi #Jakarta #Kuliner Betawi
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Influenza A Merebak, Dinkes Jakarta Minta Masyarakat Tidak Perlu Panik
Selain penguatan surveilans, Pemda juga memastikan kesiapan jejaring fasilitas pelayanan kesehatan,
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 16 Oktober 2026
Influenza A Merebak, Dinkes Jakarta Minta Masyarakat Tidak Perlu Panik
Olahraga
Lawan Arema, STY Kecewa Lagi-Lagi Laga Kandang Persija Terusir dari Jakarta Imbas Konser
Persija Jakarta terpaksa menjamu Arema FC di Stadion Patriot Bekasi imbas SUGBK dan JIS dipakai konser. Shin Tae-yong ungkap kekecewaannya!
Wisnu Cipto - Jumat, 16 Oktober 2026
Lawan Arema, STY Kecewa Lagi-Lagi Laga Kandang Persija Terusir dari Jakarta Imbas Konser
Indonesia
Angka Kemiskinan Jakarta di Bawah 4 Persen, Tapi Ketimpangan Masih Jadi Masalah
Pemprov DKI masih berupaya menekan angka gini ratio di Jakarta yang sebesar 0,435. Angka ketimpangan ini masih menjadi 'pekerjaan rumah' bagi Jakarta untuk diselesaikan.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 15 Oktober 2026
Angka Kemiskinan Jakarta di Bawah 4 Persen, Tapi Ketimpangan Masih Jadi Masalah
Indonesia
Potensi Kebocoran Parkir di Jakarta Capai Rp 1,4 Triliun Per Tahun
Seluruh transaksi parkir on-street wajib menggunakan kanal pembayaran resmi yang terintegrasi dan terverifikasi, bukan rekening pribadi juru parkir.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 15 Oktober 2026
Potensi Kebocoran Parkir di Jakarta Capai Rp 1,4 Triliun Per Tahun
Berita Foto
Momen KPK Tahan Lima Tersangka Kasus Dugaan Korupsi di Lingkungan BNPB
Tersangka dan pihak swasta, Bima Setiawan (206) di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Rabu (14/10/2026)
Didik Setiawan - Kamis, 15 Oktober 2026
Momen KPK Tahan Lima Tersangka Kasus Dugaan Korupsi di Lingkungan BNPB
Berita Foto
Momen Sestama BNPB Rustian usai Menjalani Pemeriksaan KPK
Sekretaris Utama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Rustian di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Rabu (14/10/2026).
Didik Setiawan - Kamis, 15 Oktober 2026
Momen Sestama BNPB Rustian usai Menjalani Pemeriksaan KPK
Indonesia
Kekurangan Gaji 10 Bulan PJLP DKI Jakarta Janji Dibayarkan Akhir Oktober
Persoalan tersebut bermula ketika pembahasan APBD 2026 dilakukan pada 2025. Saat itu, besaran UMP Jakarta 2026 belum ditetapkan
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 14 Oktober 2026
Kekurangan Gaji 10 Bulan PJLP DKI Jakarta Janji Dibayarkan Akhir Oktober
Indonesia
Beasiswa LPDP Perdana Jakarta Bakal Diberikan ke 75 Mahasiswa di 2027, Yuk Segera Daftar!
Saat ini, Pemprov DKI Jakarta menjalankan program Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus yang menjangkau sekitar 700 ribu peserta didik.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 13 Oktober 2026
Beasiswa LPDP Perdana Jakarta Bakal Diberikan ke 75 Mahasiswa di 2027, Yuk Segera Daftar!
Berita Foto
Pemprov DKI Perluas Akses Hunian Layak lewat Pembiayaan Rumah
Suasana pemukiman padat penduduk di Kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat, Senin (12/10/2026).
Didik Setiawan - Senin, 12 Oktober 2026
Pemprov DKI Perluas Akses Hunian Layak lewat Pembiayaan Rumah
Berita Foto
Kartu Pekerja Jakarta Telah Jangkau 59.000 Pekerja Sejak 2018
Sejumlah pekerja beraktivitas di kawasan Jalan Jenderal Sudirman, Dukuh Atas, Jakarta, Senin (12/10/2026).
Didik Setiawan - Senin, 12 Oktober 2026
Kartu Pekerja Jakarta Telah Jangkau 59.000 Pekerja Sejak 2018
Bagikan