Krzysztof Piatek, Pemuda Polandia yang Bikin Kejutan di Serie A

Andika PratamaAndika Pratama - Rabu, 03 Oktober 2018
Krzysztof Piatek, Pemuda Polandia yang Bikin Kejutan di Serie A

Krzysztof Piatek. Foto: Zimbio

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Stadion Luigi Ferraris bergemuruh ketika pertandingan berjalan belum ada dua menit. Publik Genoa histeris ketika mereka sudah unggul padahal pertandingan baru berlangsung.

Malam itu, 11 Agustus 2018 akan selalu membekas di hati publik Genoa. Mereka yang hadir di Luifi Ferraris menjadi saksi lahirnya bintang baru asal Polandia.

Krzysztof Piatek, demikian nama yang tertulis pada data operator Serie A. Meski begitu, pembacaan namanya yang benar adalah Ksistof Pjontek.

Krzysztof Piatek

Saat itu, Krzysztof Piatek hanya butuh waktu 70 detik untuk membukukan gol pada laga debutnya bersama Genoa. Setelah itu, Piatek empat kali mencatatkan namanya di papan skor.

Kendati menuai kesuksesan, nama Krzysztof Piatek tidak serta merta langsung menggoncang Serie A. Banyak yang menganggap dia bisa melakukan hal itu karena menghadapi lawan yang lebih lemah.

Nyatanya, Krzysztof Piatek mampu membuktikan sensasi yang dia buat bukan sekadar kebetulan. Gol demi gol terus mengalir dari kaki Piatek untuk Genoa.

Bahkan, Krzysztof Piatek melewati catatan penyerang legendaris AC Milan, Andriy Shevchenko, setelah selalu mencetak gol dalam enam pertandingan Serie A. Total, Piatek telah mencetak delapan gol.

Krzysztof Piatek. Foto: Zimbio

Selain itu, Krzysztof Piatek juga menjadi pemain debutan tertajam di Serie A dalam tujuh dekade terakhir. Piatek menyamai catatan Karl Aage Hansen pada 1949.

Krzysztof Piatek lahir di sebuah kota di kaki Gunung Burung Hantu, Polandia, bernama Dzierziniow (dibaca Drobniszew) pada 1 Juli 1995.

Di kota yang sejuk tersebut, Krzysztof Piatek tumbuh dengan bermain sepak bola bersama teman-temannya. Bakat Piatek pun tercium oleh pemandu bakat Lechia Dzierziniow.

Tidak berselang lama, namanya bersinar ketika membela Cracovia mulai 2016. Di sana, Krzysztof Piatek mulai disandingkan dengan Robert Lewandowski berkat gaya bermainnya.

Krzysztof Piatek. Foto: Zimbio

Meski begitu, Genoa menjadi klub pertama yang memberi kepercayaan kepada Krzysztof Piatek. Presiden Il Griffone, Enrico Preziosi, mengaku jatuh hati sejak melihat permainan Piatek.

"Saya menonton Krzysztof Piatek secara langsung setelah melihat cuplikan dia bermain. Setelah itu, saya langsung berusaha mendatangkannya sebelum dibeli klub lain," kenang Preziosi kepada Corriere dello Sport.

"Saya membayar uang yang tidak terlalu banyak. Namun, sekarang Anda dapat melihat investasi itu bisa bertahan untuk beberapa tahun ke depan," Preziosi melanjutkan.

Sayangnya, nama Krzysztof Piatek tidak menjadi pusat perhatian ketika pindah ke Genoa. Publik Luigi Ferraris lebih menyoroti kepergian Mattia Perin dan kembalinya Domenico Criscito.

Apalagi, Genoa memiliki penyerang yang sudah cukup pengalaman di Serie A. Sebut saja Goran Pandev yang sempat membela Inter Milan atau eks AC Milan, Gianluca Lapadula.

Krzysztof Piatek. Foto: Zimbio

Selain itu, nilai transfer Krzysztof Piatek yang terbilang kecil membuatnya tertutup dari sorotan publik. Genoa hanya mengeluarkan dana 4 juta euro (Rp 69,1 miliar).

Jumlah tersebut tentunya terasa murah setelah melihat kontribusi Krzysztof Piatek untuk Genoa saat ini. Bukan tidak mungkin I Rossoblu bisa menjual pemain berusia 23 tahun itu berkali lipat.

Performa apik Krzysztof Piatek membuatnya diincar oleh Napoli dan Barcelona. Namun, Preziosi telah menolak mentah-mentah tawaran dari I Partenopei.

Publik Italia memang sudah lama tidak terpukau oleh penyerang asal Polandia. Terakhir, Zbigniew Boniek yang mampu menyihir Serie A ketika memperkuat Juventus dan AS Roma.

Awal yang luar biasa untuk Krzysztof Piatek di Italia membuatnya menarik minat kesebelasan top Eropa. Apakah pemuda dari kaki Gunung Burung Hantu itu bisa konsisten, sesuatu yang patut dinanti.

Krzysztof Piatek. Foto: Zimbio

Gazzetta dello Sports mengibaratkan Krzysztof Piatek sebagai gabungan dari Filippo Inzaghi dengan Diego Millito. Piatek memang memiliki karakteristik seperti kedua penyerang tersebut.

Apabila mampu mempertahankan performanya, Krzysztof Piatek bisa jadi sensasi sepak bola asal Polandia setelah Robert Lewandowski. Artinya, kesempatan bermain di klub top Eropa pun bakal terbuka lebar.

Meski nantinya Krzysztof Piatek tidak berkembang sesuai harapan, publik Genoa tetap akan mengenang gol yang dia cetak pada laga debutnya. Setidaknya, Piatek telah menjadi sosok yang dirindukan para penonton di Stadion Luigi Ferraris. (*/Bolaskor)

#Serie A
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Olahraga
John Stones Tak Akan Kesulitan Beradaptasi, Inter Milan Punya Lini Belakang Menakutkan
John Stones diyakini tidak akan membutuhkan waktu lama untuk beradaptasi di Inter Milan.
Yusuf Abdillah - Rabu, 19 Agustus 2026
John Stones Tak Akan Kesulitan Beradaptasi, Inter Milan Punya Lini Belakang Menakutkan
Olahraga
Di Tangan Ruben Amorim AC Milan Bakal Lebih Agresif
AC Milan kini menerapkan garis pertahanan lebih tinggi sehingga permainan menjadi lebih agresif dan proaktif.
Yusuf Abdillah - Selasa, 18 Agustus 2026
Di Tangan Ruben Amorim AC Milan Bakal Lebih Agresif
Olahraga
Mike Maignan Bikin Fans AC Milan Murka, Minta Ban Kapten Diberikan ke Luka Modric
Mike Maignan membuat fans AC Milan marah. Unggahannya di Instagram memicu soal situasinya di San Siro.
Soffi Amira - Sabtu, 15 Agustus 2026
Mike Maignan Bikin Fans AC Milan Murka, Minta Ban Kapten Diberikan ke Luka Modric
Olahraga
Rafael Leao Cedera, AC Milan Khawatir Rencana Transfernya Ikut Terancam
Rafael Leao tiba-tiba mengalami cedera. AC Milan pun terancam kehilangan peluang transfernya musim ini.
Soffi Amira - Jumat, 14 Agustus 2026
Rafael Leao Cedera, AC Milan Khawatir Rencana Transfernya Ikut Terancam
Olahraga
Djed Spence Selangkah Lagi Gabung Inter Milan, Tottenham Akhirnya Lepas Rp 621 Miliar
Djed Spence kini selangkah lagi bergabung dengan Inter Milan. Tottenham melepasnya dengan harga Rp 621 miliar.
Soffi Amira - Rabu, 12 Agustus 2026
Djed Spence Selangkah Lagi Gabung Inter Milan, Tottenham Akhirnya Lepas Rp 621 Miliar
Olahraga
Transfer Moussa Diaby ke Inter Milan Masih Abu-abu, Al-Ittihad Belum Rela Lepas
Inter Milan sudah menyiapkan tawaran untuk Moussa Diaby. Namun, Al-Ittihad masih dilema dan belum rela melepasnya.
Soffi Amira - Selasa, 11 Agustus 2026
Transfer Moussa Diaby ke Inter Milan Masih Abu-abu, Al-Ittihad Belum Rela Lepas
Olahraga
Curtis Jones Absen di Laga Pramusim Liverpool, Beri Sinyal Cabut ke Inter Milan?
Curtis Jones kini makin dekat ke Inter Milan. Sebelumnya, ia dicoret dari skuad Liverpool untuk laga pramusim.
Soffi Amira - Senin, 10 Agustus 2026
Curtis Jones Absen di Laga Pramusim Liverpool, Beri Sinyal Cabut ke Inter Milan?
Olahraga
Inter Milan Masih Kejar Moussa Diaby, Siapkan Tawaran Rp 414 Miliar dan Kristjan Asllani
Inter Milan masih mengejar Moussa Diaby. Nerazzurri siap mengajukan tawaran Rp 414 miliar plus Kristjan Asllani.
Soffi Amira - Senin, 10 Agustus 2026
Inter Milan Masih Kejar Moussa Diaby, Siapkan Tawaran Rp 414 Miliar dan Kristjan Asllani
Olahraga
Rafael Leao Berubah Pikiran, AC Milan Berpeluang Pertahankan Sang Bintang
Rafael Leao kini berubah pikiran. Ia kemungkinan bertahan di AC Milan, setelah menolak tawaran klub Turki.
Soffi Amira - Selasa, 04 Agustus 2026
Rafael Leao Berubah Pikiran, AC Milan Berpeluang Pertahankan Sang Bintang
Olahraga
Federico Chiesa Putuskan Bertahan di Liverpool, Tolak Pulang Kampung ke Serie A?
Federico Chiesa memilih bertahan di Liverpool. Ia pun menolak pulang ke Serie A. Pemain Italia itu masih percaya bisa bersinar.
Soffi Amira - Senin, 03 Agustus 2026
Federico Chiesa Putuskan Bertahan di Liverpool, Tolak Pulang Kampung ke Serie A?
Bagikan