Kritikan Pedas dari Pelatih Persib untuk PSSI

Andika PratamaAndika Pratama - Selasa, 23 Oktober 2018
Kritikan Pedas dari Pelatih Persib untuk PSSI

Pelatih Persib Bandung, Mario Gomez. Foto: PT LIB

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Pelatih Persib Bandung, Mario Gomez anggap pertemuan timnya dengan Komisi Banding PSSI untuk membahas sanksi di Jakarta, Senin (22/10) lalu, hanya buang-buang waktu. Terbukti, hingga saat ini hasil banding sanksi tak kunjung keluar.

Padahal dikatakan Mario Gomez, 9 poin sanksi yang dikeluarkan Komisi Disiplin PSSI terhadap Persib sudah dikeluarkan secara resmi pada 1 Oktober lalu.

"Senin kemarin, Bojan (Malisic), Ezechiel (N'Douassel) dan asisten saya (Fernando Soler) menghadiri undangan federasi yang saya kira hanya lelucon. Kenapa lelucon? Karena mereka dipanggil agar tetap tidak bisa bermain dan menghabiskan waktu," ungkap Mario Gomez di Makassar, Selasa (23/10).

Pelatih Persib Bandung, Mario Gomez. Foto: @persib

Mario Gomez mempertanyakan waktu pemanggilan yang dilakukan Komisi Banding PSSI itu. Sebab, secara otomatis Persib sudah menjalani sanksi dengan bermain di luar Pulau Jawa dan tanpa dihadiri penonton, serta tanpa Jonathan Bauman, Bojan Malisic dan Ezechiel N'Douassel. Karena pemanggilan yang dilakukan Komisi Banding PSSI terjadi setelah Persib melewati tiga pertandingan melawan Madura United, Persipura Jayapura, dan Persebaya Surabaya.

"Setelah satu bulan, kami baru dipanggil. Ini lelucon, ini tidak benar dan tidak ada yang benar. Ini bukan soal saya atau Persib, tetapi masalah besar semua tim. Jika seperti ini, maka sepak bola Indonesia tidak akan maju," katanya.

Pelatih asal Argentina ini beranggapan PSSI tidak bisa menjalankan tugasnya dengan baik. Terbukti, federasi sepak bola Tanah Air itu tidak bisa mempertahankan Luis Milla sebagai pelatih Timnas Indonesia.

"Indonesia kehilangan Milla. Kami pernah bekerja sama di Malaysia dan dia orang baik. Pemain yang sangat bagus dan pelatih kepala yang sangat bagus. Tetapi dia tidak bisa bekerja di sini, dia tidak bisa bekerja dengan PSSI. PSSI bersih, tetapi orang-orangnya tidak bersih," tuturnya.

Luis Milla Aspas saat masih melatih Timnas Senior Indonesia. (Instagram Luis Milla).

Tak hanya PSSI, pelatih berusia 61 tahun ini cukup menyesalkan sikap manajemen Persib yang terlihat acuh dengan permasalahan yang dialami timnya.

"Kami sendirian. Hanya staf, pemain dan suporter. Kami di Jakarta sendirian. Kemarin mereka bertemu manajemen (Persib) di Jakarta, tapi tidak mengucapkan halo dan tidak mengajak minum kopi sama pemain," katanya.

Kondisi ini yang membuat Mario Gomez semakin yakin akan meninggalkan Persib pada akhir musim 2018, meski sudah sangat mencintai Maung Bandung.

"Demi pemain, demi suporter saya mau bertahan di Persib sampai 10 tahun kedepan. Tetapi, situasi ini tidak berubah, tidak berkembang. Ketika berpindah ke suatu tempat, saya ingin terus berkembang. Bukan soal uang, saya ingin tumbuh," tegasnya.

Maka di akhir musim nanti, Mario bertekad untuk menjadikan Persib juara di Liga 1 2018. "Saya ingin juara, saya ingin nanti Desember semua Bandung jadi biru. Ini bukan soal uang, ini soal kebanggaan, kita butuh bintang lagi, dan kita ingin buat sejarah. Saya fight untuk jadi juara. Sure. Untuk pemain dan untuk pendukung," tandasnya. (Laporan Kontributor Gigi Gaga/Bandung/Bolaskor)

#Roberto Carlos Mario Gomez #Persib #PSSI #Luis Milla
Bagikan
Ditulis Oleh

Andika Pratama

Berita Terkait

Olahraga
Cetak 3 Ribu Pelatih Baru, PSSI Diganjar Rekor MURI
PSSI meraih rekor MURI setelah mencetak 3.000 pelatih baru, terdiri dari 2.500 pelatih sepak bola Lisensi D dan 500 pelatih futsal.
Wisnu Cipto - Jumat, 05 Juni 2026
Cetak 3 Ribu Pelatih Baru, PSSI Diganjar Rekor MURI
Olahraga
Pemain Muda seperti Matthew Baker Diberi Kesempatan di Timnas Senior, Erick Thohir Apresiasi Langkah Berani John Herdman
Matthew Baker merupakan pemain berusia 17 tahun
Frengky Aruan - Kamis, 04 Juni 2026
Pemain Muda seperti Matthew Baker Diberi Kesempatan di Timnas Senior, Erick Thohir Apresiasi Langkah Berani John Herdman
Olahraga
ASEAN Championship Jadi Titik Balik Mengembalikan Kepercayaan Publik, Timnas Indonesia Harus Juara
Timnas Indonesia belum sekalipun mencicipi gelar juara di ASEAN Championship, yang sebelumnya dikenal Piala AFF.
Frengky Aruan - Rabu, 03 Juni 2026
ASEAN Championship Jadi Titik Balik Mengembalikan Kepercayaan Publik, Timnas Indonesia Harus Juara
Olahraga
35.000 Tiket Laga Indonesia versus Oman dan Mozambik Mulai Dijual, Termurah Rp 300 Ribu
Penjualan hanya dibuka untuk tribun bawah Stadion Utama GBK. Total tiket yang dijual mencapai 35.000 lembar dengan harga termurah Rp 300 ribu.
Wisnu Cipto - Jumat, 29 Mei 2026
35.000 Tiket Laga Indonesia versus Oman dan Mozambik Mulai Dijual, Termurah Rp 300 Ribu
Olahraga
Ketua Viking Minta Bobotoh Dewasa: Jangan Rusuh Nodai Laga Penentu Gelar Juara Persib
Dalam laga terakhir lawan Persijab, Persib hanya membutuhkan hasil imbang untuk memastikan gelar juara musim ini.
Wisnu Cipto - Kamis, 21 Mei 2026
Ketua Viking Minta Bobotoh Dewasa: Jangan Rusuh Nodai Laga Penentu Gelar Juara Persib
Olahraga
Bobotoh Wajib Tahu! Rute Lengkap Konvoi Skuad Persib Kalau Jadi Juara Liga
Konvoi akan dimulai dari kawasan Gedung Sate dan berakhir di Pendopo Kota Bandung.
Wisnu Cipto - Rabu, 20 Mei 2026
Bobotoh Wajib Tahu! Rute Lengkap Konvoi Skuad Persib Kalau Jadi Juara Liga
Olahraga
Bobotoh Dilarang Nyalakan Flare di Laga Pamungkas, Habis Angkat Piala Bebas Rayakan di Luar GBLA
Persib Bandung melarang Bobotoh menyalakan flare dan petasan saat laga pamungkas BRI Super League 2025/2026.
Wisnu Cipto - Rabu, 20 Mei 2026
Bobotoh Dilarang Nyalakan Flare di Laga Pamungkas, Habis Angkat Piala Bebas Rayakan di Luar GBLA
Olahraga
Selangkah Lagi Raih Gelar Juara, Persib Ingin Cetak Sejarah di Hadapan Bobotoh
perjuangan skuad Maung Bandung belum sepenuhnya selesai karena masih menyisakan satu laga pamungkas pada pekan ke-34 BRI Super League 2025/2026.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 19 Mei 2026
Selangkah Lagi Raih Gelar Juara, Persib Ingin Cetak Sejarah di Hadapan Bobotoh
Olahraga
Persib Bandung Libas PSM Makassar di Menit Terakhir, Kukuh di Puncak Klasemen
Hasil ini membuat Persib tetap kukuh di puncak klasemen sementara dengan koleksi 78 poin.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 17 Mei 2026
Persib Bandung Libas  PSM Makassar di Menit Terakhir, Kukuh di Puncak Klasemen
Olahraga
Klasemen Super League 2025/26 usai Persib Kalahkan Persija, Peluang Juara Kian Terbuka
Klasemen BRI Super League 2025/26 usai Persib membungkam Persija makin ketat. Kini, Maung Bandung makin dekat dengan juara BRI Super League.
Soffi Amira - Minggu, 10 Mei 2026
Klasemen Super League 2025/26 usai Persib Kalahkan Persija, Peluang Juara Kian Terbuka
Bagikan