Kritik Bisnis Maskapai, Anggota DPR Sesalkan Murahnya Nyawa di Indonesia

Wisnu CiptoWisnu Cipto - Sabtu, 03 November 2018
Kritik Bisnis Maskapai, Anggota DPR Sesalkan Murahnya Nyawa di Indonesia

Kantong mayat korban pesawat Lion Air JT-610. Foto: Basarnas

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Kecelakaan transportasi di Indonesia tak ada habisnya. Belum lama pesawat Lion Air penerbangan JT-610 tujuan Bandara Soekarno Hatta-Pangkal Pinang jatuh di perairan Karawang, Jawa Barat, pada Senin 29 Oktober 2018 lalu.

Anggota Komosi V DPR RI, Nurhasan Zaidi mengapresiasi pengusaha penerbangan atau maskapai yang mau berkiprah meramaikan moda transportasi udara di Indonesia. Namun, kata dia, keselamatan harus tetap yang utama bukan cuma meraup keuntungan besar secara bisnis.

lion
Boeing 737 MAX 8. (Lion Air)

"Kita apresiasi pengusaha di penerbangan. Di sisi lain juga jangan sampai tidak perhatikan keselamatan, jorok," kata Nurhasan saat diskusi 'Awan Hitam Penerbangan Kita, di Warung Daun, Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (3/11).

Menurut Nurhasan, DPR selalu cerewet kepada perusahaan penerbangan atau maskapai terkait masukan dari Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) dan pakar penerbangan terkait masih buruknya transportasi udara.

"Sejak awal DPR selalu bawel ngontrol memberikan masukan dari YLKI, para pakar penerbangan isarat-isarat begini udah lama," tutur dia.

nurhasan
Anggota Komosi V DPR RI, Nurhasan Zaidi

Nurhasan pun berpendapat nyawa di Indonesia terbilang murah, sebab masih ada kecelakaan di bidang transportasi dengan tidak adanya evaluasi atau pembenahan. "Negeri kita ini nyawanya masih murah," tandas dia. (Asp)

#Lion Air JT610 Jatuh
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Bagikan