Fashion

Kreasi Fesyen Lahir dari Tangan Perempuan

P Suryo RP Suryo R - Senin, 15 Agustus 2022
Kreasi Fesyen Lahir dari Tangan Perempuan

Bahannya yang terbuat dari plastik menjadikan tas-tas ini lebih awet dan mudah untuk dibersihkan. (merahputih.com/nabila)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

STEREOTIP perempuan adalah sosok yang hanya berada di rumah saja. Namun, nyatanya banyak perempuan yang memiliki keahlian untuk menghasilkan kreasi buatan tangan yang sangat cantik terutama pada bidang fesyen.

Industri fesyen tidak akan pernah mati dan terus berkembang seiring perkembangan zaman. Tak mengherankan bila banyak yang kemudian melahirkan berbagai kreasi dan mendistribusikannya melalui UMKM.

Dalam proses pembuatannya, industri rumahan cenderung memproduksinya dengan ketrampilan tangan. Ini yang kemudian menjadi nilai tambah, karena barang yang dihasilkan jauh lebih detail dan memiliki ciri khas Melalui acara Wanita Bisa para perempuan ini memperkenalkan produk-produk hasil kerja tangan lentik mereka.

Baca Juga:

Bantu UMKM dengan Menggunakan Produk Lokal

wanita
Produk yang menggambarkan kondisi sosial-budaya Indonesia yang sudah sampai ke New York. (tioriacaramia.com)

Tas anyaman rotan plastik


Tas yang berbahan dari plastik ini, dobuat dengan teknik anyman. Teknik ini kemudian menghasilkan motif dan tekstur yang sangat mencolok. Selain itu, warnanya yang sangat beragam menjadikannya terlihat trendi ketika dipakai.

Tas buatan ini perawatannya sangat mudah. Cukup dengan diseka dengan kain basah di seluruh sisi tas. Bila dibandingkan dengan tas anyaman yang terbuat dari rotan atau serat bambu yang perlu penangan ekstra karena mudah berjamur.

Dalam proses pembuatannya, tas yang diproduksi oleh @Kekey_Collection35 ini, memakan waktu seharian karena perlu ketelitian. Terutama pada proses menganyam yang dilakukan oleh perempuan-perempuan di daerah Tangerang.


Scarf motif Indonesia


Umumnya scarf bermotif bunga-bunga. Berbeda dengan scarf yang diproduksi oleh @toriabycaramia.official karena memiliki ciri khas dengan mengangkat tema-tema budaya Indonesia.

Caramia Sitompul sebagai pemilik dan desainer dari Tioria, mengungkapkan kalau idenya ini muncul berawal ketika terjebak dalam kemacetan lalu lintas Jakarta. Dari situ kemudian dia menaruh elemen-elemen kendaraan seperti bajaj dan bis yang sering berada di kota tersebut ke dalam kain.

Ternyata, dari idenya itu membuat scraft-nya diminati karena memiliki keunikan yang menjadi pembeda. Untuk kedepannya dia berencana akan membuat scarf bertemakan budaya-budaya lainnya yang ada di 34 provinsi di Indonesia.

Baca Juga:

Para Perempuan Cantik Kumpulkan Limbah Kosmetik demi Bumi

wanita
Lawe Indonesia juga membuka program pengajaran dan pelatihan mengenai tenun untuk para perempuan, (instagram@laweindonesia)

Kreasi produk kain tenun


Lawe Indonesia adalah perusahaan sosial masyarakat yang berbasis di Yogyakarta. Produk yang dihasilkan Lawe adalah dengan memanfaatkan kain tenun tradisional khas Indonesia dari Jawa dan NTT. Bahan dasar itu kemudian dituangkan menjadi produk fesyen seperti tas dan dompet. Konon produknya sudah sampai ke mancanegara seperti Vietnam, Paris dan Jepang.

Selain memperkenalkan budaya Indonesia, tujuan dari perusahaan sosial masyarakat adalah untuk memberdayakan perempuan Indonesia. Hebatnya para perempuan ini dapat bekerja dengan menyesuaikan dengan lingkup waktunya sendiri. (nab)

Baca Juga:

Peranan Perempuan Jadi Pengusaha yang Mendunia

#Fashion
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

P Suryo R

Stay stoned on your love
Show More

Berita Terkait

Fashion
Inovasi dan Diversifikasi, Jalan Baru Pelestarian Batik
Batik perlu terus beradaptasi dengan perkembangan tren fesyen agar dapat memperluas pasar.
Dwi Astarini - Sabtu, 03 Oktober 2026
Inovasi dan Diversifikasi, Jalan Baru Pelestarian Batik
ShowBiz
Celine Dion Kejutan Paris Fashion Week 2026, Tampil Enerjik dengan ‘I’m Alive’
Dion tampil tepat di bawah Menara Eiffel yang terkenal di kota tersebut.
Dwi Astarini - Selasa, 29 September 2026
Celine Dion Kejutan Paris Fashion Week 2026, Tampil Enerjik dengan ‘I’m Alive’
Fashion
Fast Fashion So Yesterday, 'Minimalisme Elegan' Ambil Alih Tren Tampilan Minimal dengan Bahan Berkualitas
Minimalisme elegan mendominasi pasar dengan merek-merek yang menekankan identitas mereka melalui bahan berkualitas tinggi.
Dwi Astarini - Kamis, 24 September 2026
 Fast Fashion So Yesterday, 'Minimalisme Elegan' Ambil Alih Tren Tampilan Minimal dengan Bahan Berkualitas
Fashion
Dari Ruang Kelas ke Runway, ESMOD Jakarta Hadirkan First Edit
First Edit menjadi ruang bagi para mahasiswa untuk membawa karya yang sebelumnya dikerjakan sebagai tugas akhir keluar dari lingkungan kampus.
Dwi Astarini - Minggu, 20 September 2026
Dari Ruang Kelas ke Runway, ESMOD Jakarta Hadirkan First Edit
Fashion
UNIQLO x KAWS Hadirkan KAWS UNIVERSE, Bawa Pesan 'We Are Better Together'
UNIQLO dan KAWS kembali berkolaborasi lewat KAWS UNIVERSE yang menghadirkan COMPANION, karakter baru, dan plush charm mulai 14 September 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 11 September 2026
UNIQLO x KAWS Hadirkan KAWS UNIVERSE, Bawa Pesan 'We Are Better Together'
Fashion
'Revenge Dress' Milik Putri Diana kembali Dilelang, Diperkirakan Laku Rp 4,5 Miliar
Penampilan dramatis Putri Diana saat tiba di Serpentine Gallery pada 1994 menjadi salah satu momen ikonis dalam budaya pop.
Dwi Astarini - Jumat, 11 September 2026
 'Revenge Dress' Milik Putri Diana kembali Dilelang, Diperkirakan Laku Rp 4,5 Miliar
Fashion
‘With Gemini, In Craft’, Google Dorong Kreativitas Fesyen tanpa Batas
Lewat inisiatif ‘With Gemini, In Craft’, Google menjadikan akal imitasi sebagai mitra kreatif pendukung bagi rumah mode, studio kreatif, serta pelaku usaha di Indonesia.
Dwi Astarini - Sabtu, 05 September 2026
‘With Gemini, In Craft’, Google Dorong Kreativitas Fesyen tanpa Batas
Olahraga
Jersey Tim Indonesia di Asian Games 2026 Bawa Dua Warisan Budaya Nusantara
Jersey Tim Indonesia untuk Asian Games Aichi-Nagoya 2026 mengangkat motif Gorga khas Toba dan Limar dari Sumatera Selatan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 03 September 2026
Jersey Tim Indonesia di Asian Games 2026 Bawa Dua Warisan Budaya Nusantara
Fashion
Tak Sekadar Belajar ke Luar Negeri, Program ESMOD Jakarta Bawa Identitas Fashion Indonesia ke Dunia
ESMOD Jakarta memperkuat koneksi fashion global melalui Global Mobility Pathway, membuka pertukaran mahasiswa dengan jaringan ESMOD di berbagai negara.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 12 Agustus 2026
Tak Sekadar Belajar ke Luar Negeri, Program ESMOD Jakarta Bawa Identitas Fashion Indonesia ke Dunia
Fashion
Ulos Simetria di BTN IFW 2026, Saat Wastra Sumatra Menjadi Bahasa Generasi Baru
BTN IFW 2026 mengangkat Ulos melalui tema Ulos Simetria. Desainer muda menerjemahkan tradisi, identitas, transformasi, dan pengalaman personal ke dalam mode kontemporer.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 12 Agustus 2026
Ulos Simetria di BTN IFW 2026, Saat Wastra Sumatra Menjadi Bahasa Generasi Baru
Bagikan