Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Kostum "Unik" Melissa McCarthy Mengundang Tawa Penonton Oscar 2019

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Senin, 25 Februari 2019
Kostum

Melissa McCarthty dan Brian Tyree Henry mengenakan kostum ala film (foto popsugar.com)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

ADA yang unik saat Melissa McCarthy dan Brian Tyree Henry naik ke atas panggung untuk membacakan pemenang dari kategori Best Costume Design Oscar 2019. Sambil diiringi tepuk tangan, para penonton tertawa melihat pakaian McCarthy dan Henry.

Melissa McCarthy dan Brian Tyree Henry menaiki panggung Oscar 2019 dengan pakaian yang super unik. McCarthy memakai baju khas Inggris dan dilengkapi dengan banyak boneka kelinci. Bahkan di sepanjang jubahnya ada boneka kelinci yang berbaris rapi.

Kostum Kelinci Melissa McCarthy dan Brian Tyree Henry Mengundang Tawa di Oscar 2019
Mengejek Queen Anne dalam film The Favourite (foto: redlandsdailyfacts.com)

Tentu saja kostum McCarthy yang satu ini untuk mengejek Queen Anne dalam film The Favourite. Dalam film tersebut, Queen Anne yang diperankan oleh Olivia Colman mempunyai 17 boneka kelinci yang dianggap seperti anaknya sendiri.

Sementara Brian Tyree Henry mengenakan gaun ala tudor yang terinspirasi dari Mary, Queen of Scots. Sarung tangan, selendang, dan topi ala Mary Poppins. Serta makeup titik-titik putih dari film Black Panther.

Kemudian Henry membacakan nominasi dalam kategori Best Costume Design. Setelahnya, Melissa McCarthy menggunakan salah satu boneka kelincinya untuk membuka amplop dan mengumumkan bahwa film Black Panther menjadi pemenang dalam kategori ini.

(video: YouTube/ABC)

Aksi kostum McCarthy ini menjadi sorotan warganet. Bahkan sudah ada lebih dari 12.000 tweets yang membicarakan pakaian lucu dan anehnya ini. (sam)

#Oscar 2019
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Ananda Dimas Prasetya

Penulis, editor, dan praktisi konten digital dengan latar belakang akademis di bidang jurnalistik serta pengalaman dalam penyusunan artikel berita, konten informatif, dan optimasi mesin pencari (SEO). Lulusan Fakultas Ilmu Komunikasi, Jurusan Jurnalistik, Universitas Padjadjaran (2007–2014) dengan pemahaman mendalam mengenai kaidah jurnalistik, etika media, verifikasi informasi, dan teknik penulisan profesional. Berfokus pada pengembangan konten yang mengutamakan akurasi, relevansi, dan nilai informasi bagi pembaca. Memastikan artikel disusun melalui proses riset, verifikasi sumber, dan pengolahan data cermat guna menjamin kualitas informasi yang disajikan. Berbagai topik yang menjadi perhatian meliputi pemerintahan, ekonomi, pendidikan, teknologi, budaya, hiburan (musik & film), gaya hidup, motorsports, hingga isu-isu sosial yang berkembang di masyarakat.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Bagikan