Korban Tewas Gempa Lombok Bertambah Jadi 226 Orang

Wisnu CiptoWisnu Cipto - Rabu, 08 Agustus 2018
Korban Tewas Gempa Lombok Bertambah Jadi 226 Orang

Gempa Lombok. (BMKG)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Korban tewas akibat gempa bumi berskala 7.0 SR yang melanda NTB Minggu lalu terus bertambah. Gubernur NTB TGH Muhammad Zainul Majdi menyebutkan data sementara jumlah korban meninggal dunia akibat gempa bumi Pulau Lombok sudah mencapai 226 orang.

"Sudah 226 saudara-saudara kami yang wafat sampai saat saya bicara ini. Mudahan tidak terus bertambah terlalu banyak karena masih banyak wilayah-wilayah yang belum terjangkau," kata Tuan Guru Bajang (TGB) sapaan akrab Gubernur, di Kabupaten Lombok Utara, Rabu (8/8).

Korban gempa Lombok, NTB. Foto: @Sutopo_PN

TGB yang berada di lokasi gempa Kabupaten Lombok Utara, menyebut data sementara jumlah korban meninggal dunia ketika menjawab pertanyaan wartawan Radio Republik Indonesia (RRI) Jakarta, melalui saluran telepon, dikutip Antara.

Saat ini, kata dia, proses tanggap darurat bencana gempa bumi difokuskan pada penyaluran bantuan dasar berupa makanan siap saji, paramedis dan proses evakuasi korban.

Proses evakuasi korban sedang diintensifkan di dua kecamatan, yakni Kecamatan Kayangan dan Bayan, termasuk Desa Bentek, Kecamatan Gangga, yang mengalami kerusakan cukup massif.

"Kami berterima kasih kepada semua pihak yang sudah mendoakan kami dan memberikan bantuan," kata TGB menutup wawancara karena menerima kedatangan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto.

Ketua Umum Perhimpunan INTI, Teddy Sugianto berbincang dengan keluarga nenek yang mengalami patah tulang di kaki akibat tertimpa reruntuhan bangunan akibat gempa Lombok. (Humas INTI)

(*)

#Gempa Lombok
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Wisnu Cipto

Jurnalis dan penulis profesional selama dua dekade di industri media, mulai dari koran, televisi, hingga konten digital. Lulusan FISIP UI terlatih merangkai kata-kata terkait isu sosial-budaya-politik-hukum secara akurat dan relevan bagi pembaca, dengan kiblat kode etik jurnalistik dan verifikasi-verifikasi-verifikasi ... Pemegang sertifikasi kompetensi dari Lembaga Pers Dr.Soetomo (LPDS), yang coba terus belajar berkarya dengan 'hati'.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Bagikan