Koper Mewah tanpa Gembok Jadi Incaran Komplotan Pembobol Bagasi di Bandara

Dwi AstariniDwi Astarini - Jumat, 28 Juni 2024
Koper Mewah tanpa Gembok Jadi Incaran Komplotan Pembobol Bagasi di Bandara

Rilis Bandara Soetta.(foto: Merahputih.com/Kanu) 

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH - POLISI membongkar sindikat pembobolan koper milik penumpang pesawat. Pelaku ialah lima oknum portir maskapai pesawat di Bandara Sultan Hasanuddin, Makassar. Insiden ini bukan tak mungkin bisa terjadi di bandara lainnya.

Pelaku biasanya memilih koper-koper yang gampang untuk dibobol atau yang mudah dirusak. “Jadi ada pilihan mana koper yang dijadikan target, mana yang enggak," ucap Kasat Reskrim Polresta Bandara Soetta Kompol Reza Fahlevi kepada wartawan di kantornya, Jumat (28/6).

Reza mengatakan pelaku juga memilih koper yang tidak digembok untuk kemudian dibobol. Mereka juga biasanya mengincar koper mewah untuk dicuri. "Koper yang jadikan target biasanya yang mewah, kemudian tidak digembok, tidak di-wraping, ini yang menjadi sasaran empuk," imbuhnya.

Reza mengatakan pihak kepolisian juga menerima laporan serupa tentang pencurian dengan modus serupa. Para korban melaporkan pencurian terjadi saat adanya keterlambatan keberangkatan pesawat. "Hampir semua laporan masuk yang dilaporkan para korban memiliki kesamaan, yakni terjadinya aksi pembobolan pada saat jadwal keberangkatan pesawat mengalami penundaan," jelas Reza.

Baca juga:

Sindikat Pembobolan Koper Terbongkar, Oknum Portir Maskapai Penerbangan Terlibat

Polresta Bandara Soekarno-Hatta menangkap lima oknum portir sebuah maskapai yang membobol koper penumpang di bandara. Mereka yang ditahan ialah AS (26), H (28), A (24), D (34), dan T (22). Semua pelaku berdomisili di Sulawesi Selatan. Polisi menyebut para pelaku memanfaatkan pesawat delay rute Makassar-Jakarta.

Peristiwa terjadi pada Minggu (26/5) di Bandara Sultan Hasanuddin, Makassar. Korban saat itu berangkat dari Bandara Sultan Hasanuddin menuju Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Saat tiba di Bandara Soekarno-Hatta, korban mendapati beberapa barang miliknya yang disimpan dalam koper sudah hilang.

Akibat kejadian itu, korban mengalami kerugian hingga lebih dari Rp 40 juta. Korban kemudian membuat laporan kepada pihak kepolisian Bandara Soekarno-Hatta. Atas kerja sama Polres Bandara Soekarno-Hatta dan Bandara Sultan Hasanuddin, para pelaku ditangkap.(knu)

Baca juga:

Pusat Data Nasional Alami Masalah, Layanan Imigrasi di Bandara Soetta Terganggu

foto : rilis pengungkapan kasus pencurian isi koper libatkan porter maskapai /kanu Mp

Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Bagikan