Merahputih.com - Banyak pihak menuding Timnas Portugal tanpa Ronaldo justru bermain lebih lepas, namun pelatih Denmark, Brian Riemer, membantah keras dan menyebut anggapan tersebut sangat konyol.
Menurut Riemer, peran Cristiano Ronaldo di Timnas Portugal masih sangat krusial sebagai pemimpin ruang ganti yang dipenuhi ego pemain bintang.
Jawaban tegas ini menepis keraguan publik jelang laga krusial antara Denmark menghadapi Portugal di lanjutan fase grup ajang bergengsi.
Baca juga:
Tak Main Sedetik Pun Melawan Norwegia, Ada Apa dengan Cristiano Ronaldo?
Perdebatan soal seberapa efektif skuad Timnas Portugal terbaru tanpa sang kapten mulai memanas setelah CR7 hanya menjadi penghangat bangku cadangan saat timnya menang 2-1 atas Norwegia.
Tanpa kehadiran Ronaldo di lapangan, Goncalo Ramos dan Joao Felix memang sukses mencetak gol kemenangan, yang lantas memicu desas-desus keretakan hubungan antara Jorge Jesus dan Ronaldo.
Kendati demikian, banyak yang lupa bahwa penyerang gaek berusia 41 tahun ini sukses mencetak rekor mentereng 29 gol dari 33 laga di bawah arahan Jesus saat membela Al-Nassr pada musim 2025-26, sebuah bukti nyata bahwa insting pembunuhnya belum hilang.
Pelatih Denmark Puji Ronaldo: "Portugal Akan Bermasalah Saat Dia Pensiun!"

Situasi di internal Portugal memang sedang disorot. Sebagai juara bertahan, mereka mengawali kampanye Nations League dengan mulus lewat kemenangan atas Wales dan Norwegia.
Namun, keputusan taktis Jorge Jesus memarkir Ronaldo, setelah sebelumnya golnya dianulir saat melawan Wales, membuat sebagian penggemar merasa Portugal sudah waktunya move on dari pencetak gol terbanyak sepanjang masa mereka.
Mendengar kritik tersebut, Brian Riemer justru pasang badan untuk calon lawannya itu. Ia menilai publik terlalu meremehkan dampak psikologis yang dibawa seorang Ronaldo ke dalam tim.
Saya rasa agak konyol memperdebatkan hal ini jika berkaitan dengan Cristiano Ronaldo. Saya percaya banyak orang meremehkan seberapa penting posisinya di tim Portugal. Saya bahkan yakin, di hari dia pensiun nanti, Portugal bakal menghadapi masalah besar,
ucap Riemer kepada TV2 Sport.
Hierarki Ruang Ganti dan Menanti Kejutan di Laga Melawan Denmark
Menurut Riemer, sebuah tim bertabur bintang rawan hancur dari dalam jika tidak ada sosok alfa yang dihormati semua pihak. Ketidakhadiran sosok senior bisa membuat ego tiap pemain berbenturan di atas lapangan.
Ada yang namanya hierarki. Banyak karakter kuat di tim seperti Portugal. Nanti siapa yang akan mengambil keputusan dan menetapkan aturan main? Itu bisa jadi tantangan besar buat mereka. Intinya, Anda tidak boleh meremehkan peran Ronaldo saat dia bermain. Tim terbaik Portugal adalah saat Ronaldo ada di lapangan,
tegas Riemer.
Di sisi lain, kubu Jorge Jesus bersikeras bahwa Ronaldo ditepikan saat melawan Norwegia murni karena kebutuhan taktik, bukan karena perselisihan.
Baca juga:
Hasil UEFA Nations League: Portugal Bungkam Norwegia 2-1, Ronaldo Cs Sapu Bersih Dua Laga
Menjelang lawatan pemuncak klasemen Portugal ke markas Denmark pada hari Kamis mendatang, Jesus sudah melempar kode bahwa Ronaldo berpeluang besar akan kembali mendapatkan menit bermain.
Setelah meladeni Denmark, skuad asuhan Jesus dijadwalkan bakal kembali menjamu Norwegia untuk menutup jeda internasional kali ini.