MerahPutih.com - Kontak tembak antara TNI dengan kelompok sipil bersenjata (kkb), Rabu (4/4) berlangsung di kampung Opitawak, Distrik Tembagapura, menyebabkan satu orang korban jiwa.
"Kontak tembak itu terjadi pukul 10.15 wit berlangsung sekitar 15 menit," kata Kapendam XVII Cenderawasih Kol Inf Muhamad Aidi, saat dikonfirmasi, Rabu (4/4).
Sesaat setelah berhasil menekan dan menguasai sekitar kampung, petugas menemukan satu korban tewas yaitu seorang warga sipil bernama Timotius Umabak(40 th), serta dua orang yang terluka yakni Ruben Kupugau (30 th) dan Kapin Wamang (15 th).
"Selain itu, ditemukan satu pucuk senjata api jenis M 16 beserta amunisi," kata mantan Waas Intel Kodam XVII Cenderawasih.
Menurut Kapendam, saat ini masih dilakukan pengejaran sedangkan dua orang yang terluka sudah mendapat perawatan dari tim kesehatan TNI.
Namun, dia belum dapat memastikan apakah dua korban luka adalah anggota kkb atau bukan. "Anggota masih fokus menyembuhkan luka yang diderita mereka, dan melakukan pengejaran," kata Kol Inf Aidi, dilansir Antara.
Ini merupakan kasus adu tembak kedua sejak awal pekan. Dikabarkan sebelumnya, Pratu Vicky Rumpaisum, anggota Yonif 751/Raider yang dilaporkan tewas ditembak kelompok kriminal bersenjata (KKB) dalam insiden baku tembak di Banti Tembagapura, Kabupaten Mimika, Papua pada Minggu (1/4).