Obituarium

Konservasionis Dame Jane Goodall Meninggal di Usia 91 Tahun, Wariskan Pengetahuan Luar Biasa bagi Umat Manusia

Dwi AstariniDwi Astarini - Kamis, 02 Oktober 2025
 Konservasionis Dame Jane Goodall Meninggal di Usia 91 Tahun, Wariskan Pengetahuan Luar Biasa bagi Umat Manusia

Konservasionis Dame Jane Goodall Meninggal di Usia 91 Tahun.(foto: Instagram @janegoodallinst)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM — KONSERVASIONIS Dame Jane Goodall, pakar simpanse terkemuka dunia, meninggal dunia pada usia 91 tahun. Menurut pernyataan dari Jane Goodall Institute, Goodall meninggal karena sebab alami saat berada di California dalam tur di Amerika Serikat. Lembaga tersebut menyatakan penemuan Goodall telah merevolusi ilmu pengetahuan. Peneliti simpanse ini disebut pendukung tanpa lelah untuk perlindungan dan pemulihan dunia alami kita.

Seperti dilansir BBC, kerja ilmiah dan pengamatan Goodall telah membantu mengungkap betapa dekatnya hubungan manusia dengan simpanse. Ia juga bekerja tanpa lelah dalam berbagai proyek konservasi di seluruh dunia. Perserikatan Bangsa-Bangsa menyampaikan duka cita atas kepergian Goodall. “Ia telah bekerja tanpa kenal lelah untuk planet kita dan semua penghuninya, meninggalkan warisan luar biasa bagi umat manusia dan alam,” kata PBB dalam pernyataan resmi mereka.

Greenpeace menyatakan sangat berduka atas kematiannya, menyebutnya sebagai salah satu raksasa konservasionis sejati di zaman kita. “Warisan Goodall tidak hanya dalam bidang sains, tetapi juga dalam gerakan global yang ia bantu nyalakan untuk melindungi alam dan memberi harapan akan dunia yang lebih baik,” kata salah satu direktur eksekutif Greenpeace Inggris Will McCallum.

Goodall lahir pada 1934 dan dibesarkan di London. Ia mengaku terpesona pada hewan setelah membaca buku-buku seperti The Story of Dr Doolittle dan Tarzan. Ia bertemu primatolog terkemuka Prof Louis Leakey ketika tinggal di sebuah pertanian teman di Kenya pada usia pertengahan 20-an. Meski Goodall tidak memiliki kualifikasi akademis, Leakey melihat potensinya dan membantu mengatur perjalanan riset pertamanya ke hutan Tanzania pada 1960.

Baca juga:

Barbie Luncurkan Boneka Edisi Ahli Primata Jane Goodall



Tahun itu, ia menjadi orang pertama yang mencatat penggunaan alat oleh hewan, yakni seekor simpanse jantan besar yang ia beri nama David Greybeard. David diamati telah menggunakan tongkat untuk menggali rayap dari gundukan tanah. Sebelum itu, ilmuwan meyakini bahwa hanya manusia yang cukup cerdas untuk melakukannya. Pengamatan Goodall menantang pemikiran ilmiah konvensional selama bertahun-tahun dan membentuk masa depan ilmu evolusi.

Karyanya juga dipublikasikan di jurnal terkemuka. Pada 1965, ia tampil di sampul depan National Geographic, memperkenalkan dunia kepada kehidupan emosional dan sosial primata. Ia mengungkap bahwa simpanse membentuk ikatan keluarga yang kuat dan bahkan terlibat dalam perang memperebutkan wilayah. Ia tampil dalam film dokumenter televisi yang dinarasikan Orson Welles, menampilkan dirinya bermain dan bergumul dengan bayi simpanse.

Pendekatannya ialah berinteraksi begitu dekat dengan hewan yang ia teliti, memberi mereka nama, dan menyebut mereka sebagai teman-temanku. Hal itu sempat dicemooh sebagian ilmuwan, terutama laki-laki, pada masa itu. Ia kemudian menempuh studi doktoral (PhD) berdasarkan temuannya meski tidak memiliki gelar sarjana atau pelatihan ilmiah sebelumnya.

Setelah pengalamannya di lapangan, ia menjadi aktivis, memperjuangkan pembebasan simpanse dari kebun binatang atau penangkaran untuk riset medis, dan kemudian mendesak aksi menghadapi perubahan iklim akibat kerusakan habitat yang meluas.

Goodall mendapat gelar Dame pada 2003 dan menerima US Presidential Medal of Freedom pada 2025. Ia dikenal sering bepergian untuk pekerjaannya. Kepada surat kabar The Times pada 2022, ia mengaku tidak pernah tidur di tempat tidur yang sama lebih dari tiga minggu sejak 1986.

Hingga akhir hayatnya, Goodall tetap aktif bekerja. Ia diwawancarai di panggung di New York pekan lalu dan dijadwalkan berbicara di acara penuh penonton pada 3 Oktober di California.

“Kita berada di tengah kepunahan besar keenam. Semakin banyak yang bisa kita lakukan untuk memulihkan alam dan melindungi hutan yang ada, semakin baik,” kata Goodall dalam wawancara dengan BBC pada 2024.(dwi)

Baca juga:

Tak Hanya Manusia, Simpanse juga Senang Flexing

#Obituari #Simpanse #Jane Goodall
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Dunia
Hiroshi Okuda: Mobil Hibrida, Toyota Hingga Jadi Raja Otomotif Dunia
Setelah mundur dari jabatan Chairman pada 2006 dan menjadi penasihat senior, nama Okuda tetap mewarnai panggung bisnis
Angga Yudha Pratama - Jumat, 14 Agustus 2026
Hiroshi Okuda: Mobil Hibrida, Toyota Hingga Jadi Raja Otomotif Dunia
ShowBiz
Trisno PAS Band Meninggal Dunia
Ia mengembuskan napas terakhir pada usia 56 tahun setelah menjalani perawatan intensif di ruang ICU.
Dwi Astarini - Sabtu, 01 Agustus 2026
Trisno PAS Band Meninggal Dunia
ShowBiz
Kaylee Hottle, Bintang 'Godzilla vs. Kong', Meninggal Dunia, Usianya Baru 18 Tahun
Hottle menjadi salah satu penumpang dalam sebuah mobil yang keluar dari jalur sebelum menghantam gorong-gorong (culvert) sekitar pukul 03.00 waktu setempat.
Dwi Astarini - Rabu, 22 Juli 2026
Kaylee Hottle, Bintang 'Godzilla vs. Kong', Meninggal Dunia, Usianya Baru 18 Tahun
ShowBiz
Mengenang Temon, Komedian nan Tersohor lewat Sitkom Televisi
Sosoknya dikenal lewat gaya komedi yang spontan, ekspresi khas, serta kemampuan berakting yang membuatnya mudah dikenali penonton televisi.
Dwi Astarini - Minggu, 12 Juli 2026
Mengenang Temon, Komedian nan Tersohor lewat Sitkom Televisi
ShowBiz
Clive Davis, Raja Musik di Balik Whitney Houston dan Bruce Springsteen, Meninggal Dunia pada Usia 94 Tahun
Mantan kepala Columbia Records dan Arista Records itu dikenal karena menemukan dan membentuk karier artis besar, termasuk Aretha Franklin, Bruce Springsteen, Billy Joel, Whitney Houston, Santana, Janis Joplin, Christina Aguilera, dan Alicia Keys.
Dwi Astarini - Selasa, 23 Juni 2026
Clive Davis, Raja Musik di Balik Whitney Houston dan Bruce Springsteen, Meninggal Dunia pada Usia 94 Tahun
ShowBiz
Pengisi Suara di Film 'Lilo & Stitch' Daveigh Chase Meninggal Dunia
Sebelum meninggal, ia sempat menjalani perawatan di sebuah rumah sakit di Los Angeles akibat kondisi kesehatannya yang terus menurun.
Dwi Astarini - Kamis, 18 Juni 2026
Pengisi Suara di Film 'Lilo & Stitch' Daveigh Chase Meninggal Dunia
ShowBiz
Penyanyi Oliver Tree Meninggal Dunia, Alami Kecelakaan Helikopter di Brasil
Polisi mengatakan nama penyanyi dan komedian asal Amerika, Oliver Tree, tercantum dalam daftar penumpang yang diserahkan kepada otoritas penerbangan.
Dwi Astarini - Senin, 15 Juni 2026
Penyanyi Oliver Tree Meninggal Dunia, Alami Kecelakaan Helikopter di Brasil
Indonesia
Istri Abu Bakar Ba’asyir Tutup Usia di Umur 82 Tahun, Ponpes Ngruki Berduka
Ponpes Al-Mukmin Ngruki berduka, istri Abu Bakar Ba’asyir, Aisyah (Ummi Ichun), wafat di usia 82 tahun akibat komplikasi penyakit. Dimakamkan di Polokarto, Sukoharjo.
Wisnu Cipto - Senin, 04 Mei 2026
Istri Abu Bakar Ba’asyir Tutup Usia di Umur 82 Tahun, Ponpes Ngruki Berduka
Indonesia
Jokowi Kenang Try Sutrisno sebagai Sosok Sederhana dan Tegas
Jokowi mengaku mengenal almarhum sebagai seorang yang berdedikasi sangat baik, sederhana, dan tegas.
Dwi Astarini - Senin, 02 Maret 2026
Jokowi Kenang Try Sutrisno sebagai Sosok Sederhana dan Tegas
Indonesia
Pramono Kenang Almarhum Try Sutrisno sebagai Sosok Bapak Bangsa yang Merangkul Semua Orang
Pramono mengaku sudah mengenal mendiang Try Sutrisno sejak 1995.
Dwi Astarini - Senin, 02 Maret 2026
Pramono Kenang Almarhum Try Sutrisno sebagai Sosok Bapak Bangsa yang Merangkul Semua Orang
Bagikan