Konser Virtual di London, Bruno Major Sapa Penggemar Indonesia
Sosok Bruno Major yang diidolakan. (Foto: The Independent)
PENYANYI Burno Major sukses menghangatkan hati para penggemarnya di Indonesia melalui acara musik virtual Mola Chill Friday, pada Jumat (21/5) malam, ia banyak bicara tentang kiprahnya di dunia musik, hingga kesannya saat tampil di Jakarta sebelum pandemi.
Mengutip ANTARA, Major membawakan total 12 lagu andalannya dengan pembukaan lewat lagu Wouldn’t Mean A Thing, disusul dengan Second Time dan Just the Same. Ia membawakan lagu-lagunya dengan petikan gitar akustik yang ia mainkan dengan lihai.
“Terima kasih!,” ucap Major dalam Bahasa Indonesia setelah tampil membawakan sejumlah lagu.
“Terkadang memang inspirasi membuat laguku tiba-tiba muncul begitu saja. Aku tidak memiliki proses khusus, tapi biasanya ide bisa saja muncul dan aku langsung menuliskannya,” lanjutnya.
Baca juga:
3 Lagu Patah Hati yang Pas dengan Percintaan Milennial dan Gen Z
Lihat postingan ini di Instagram
Ia kemudian melanjutkan penampilannya dengan lagu-lagu populernya seperti Fair Weather Friend, Places We Wont’ Talk, The Most Beautiful Thing, dan Nothing.
“Kita sudah dipaksa untuk berjauhan dan tidak terhubung. Rasanya aneh melakukan acara tanpa penonton. Rasanya seperti, ‘Aku harap kalian semua ada di sini’, tapi aku senang kalian bisa menyaksikanku bermain dari jauh. Aku harap kita bisa melakukan konser bersama di ruang yang sama segera,” ungkapnya.
Penampilan dilanjutkan dengan lagu-lagu andalannya seperti Regents Park, I’ll Sleep When I’m Older, Figments, Old Fashioned, dan Easily. Suara merdu dan petikan gitar Major seolah membawa penoton kembali ke penampilannya di Java Jazz tahun lalu di Jakarta.
Baca juga:
Jangan Sampai Lolos! Ini Daftar Penampil di Java Jazz Festival 2020
Lihat postingan ini di Instagram
“Memang rasanya gila karena harus tampil sendirian tanpa penonton di ruangan yang sama. Aku sangat suka tampil di hadapan penonton karena mereka memberikanku energi, dan aku senang sekali saa tampil di Jakarta waktu itu. Rasanya aku juga harus memberikan energi yang sama kepada penonton agar mereka merasakan hal yang sama denganku,” kenangnya.
Saat membawakan lagu Just the Same, Major memainkan piano dengan lihai, padahal ia mengaku ini adalah pertama kalinya menampilkan lagu tersebut dengan piano. Lagu-lagu terakhir pun dibawakan dengan piano.
“Terima kasih, selamat malam,” tutupnya. (and)
Baca juga:
Secuplik Kisah Major, Anjing yang Menyelamatkan Manchester United dari Kebangkrutan
Bagikan
Andreas Pranatalta
Berita Terkait
Lirik Lagu 'Close to You/Jauh' dari Reality Club, Punya Makna Mendalam soal Rasa Gelisah
Ameena Hadirkan Lagu Baru 'Cipak Cipuk', Gandeng BaLiTa dan Tampilkan Azura
Arvian Dwi Tuangkan Kisah Cinta Tak Terbalas lewat 'Hatimu Milik Dia', Simak Lirik Lagunya
Febinda Tito Rilis Album 'Terbentur, Terbentur, Terbentur', Kisah Bertahan dari Kegagalan
Lewat Album 'taste', PYC Hadirkan Perjalanan tentang Cinta dan Ketergantungan Emosi
Single Baru no na 'work' Padukan Energi Pop Global dan Ritme Indonesia
Lirik "Big Girls Don’t Cry” dari Fergie, Lagu Kritik Sosial Dibalut Kisah Patah Hati
Primitive Monkey Noose Hadirkan Single 'Panen Raya', Suarakan Identitas Agraris dan Maritim Indonesia
Vadesta Rilis 'Aku Tetep Bali', Kisah Keteguhan Hati untuk Bertahan demi Cinta
Kolaborasi Bareng Jacson Zeran, Ecko Show, dan Diva Aurel, Silet Open Up Hadirkan Single 'Taguling Guling'