Kompetisi Liga 1 Kembali Diperbolehkan dengan Syarat Tanpa Penonton
Para pemain Dewa United FC berpose sebelum pertandingan. (BolaSkor.com/Paulus Dwi Arde Nugroho)
MerahPutih.com - Pemerintah resmi memperbolehkan Liga sepak bola tanah air bergulir. Menteri Koordinator Politik Hukum dan HAM (Menkopolhukam) Mahfud MD memastikan hal itu. Namun,kompetisi Liga 1 berlangsung tanpa penonton untuk sementara.
"Sekarang pemerintah mengumumkan bahwa liga sepak bola itu akan diselesaikan, jadwal yang sudah ditentukan akan diselesaikan dan PSSI akan atau pemerintah (dalam hal ini) Menpora akan mengendalikan ini dan Bapak Kapolri itu sudah menjamin segi-segi keamanannya," ucap Mahfud, Senin (5/12).
Baca Juga:
Mahfud juga menerangkan reformasi sepak bola nasional berlangsung seusai kesepakatan yang dilakukan pemerintah.
Selain itu ia juga menyatakan rekomendasi dari Tim Gabungan Independen Pencari Fakta (TGIPF) Tragedi Kanjuruhan sudah dijalankan.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mendukung kompetisi sepak bola nasional. Menurut Listyo, ada beberapa perbaikan baik terhadap sistem evaluasi, sistem perizinannya.
"Kemudian metode dan kesiapan dari rangkaian pengamanan mulai dari sebelum hingga pada saat pelaksanaan kegiatan, dan pasca kegiatan," jelas Listyo Sigit.
Polri memastikan aturan pengamanan pertandingan sepak bola juga akan sesuai aturan FIFA.
"Yang kemudian kita perjelas termasuk masalah penggunaan gas air mata," tegas Listyo.
Baca Juga:
Listyo memastikan Polri akan terus mendukung pelaksanaan Liga 1. Apalagi, Indonesia tuan rumah Piala Dunia U-20 pada 2023 mendatang.
"Sehingga ke depan kita harapkan dengan evaluasi yang ada kompetisi bisa berjalan dengan lebih baik, lebih sehat, standar kegiatan stadiun juga lebih baik, dan standar pengamanannya juga lebih baik," ujarnya.
Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali menyatakan, kompetisi sepak bola Liga 1, Liga 2, dan Liga 3 di tanah air mesti kembali bergulir karena para pemain tim nasional membutuhkan pertandingan beratmosfer kompetisi.
Ia mengatakan, hal itu diperlukan karena timnas Indonesia akan menghadapi dua turnamen dalam waktu dekat, yakni Piala AFF 2022 dan Piala Dunia U20 pada 2023.
Menurut Amali, keberadaan penonton di stadion pada lanjutan Liga 1, 2 dan 3 musim 2022-2023 tergantung pada evaluasi yang dilakukan seiring bergulirmya kompetisi-kompetisi tersebut.
"Tentu dalam perjalanannya akan ada evaluasi yang dilakukan pemerintah dan Polri. Bisa saja ada hal-hal yang perlu diperbaiki," ujar Zainudin Amali.
Menpora melanjutkan, evaluasi nantinya akan melibatkan pemerintah, dalam hal ini beberapa kementerian seperti Kemenpora, KemenPUPR dan Kemenkes, lalu PSSI, operator kompetisi PT Liga Indonesia Baru (LIB) serta Polri.
Evaluasi kemudian akan menghasilkan rekomendasi yang berujung pada keluarnya izin dari pihak Polri. Kompetisi sepak bola ini sempat dihentikan seusai tragedi di stadion Kanjuruhan pada 1 Oktober 2022, yang menewaskan ratusan orang. (Knu)
Baca Juga:
Bagikan
Joseph Kanugrahan
Berita Terkait
Benfica Tekuk Real Madrid, Jose Mourinho Akui Sempat Bingung Syarat Lolos Playoff Liga Champions
Perjalanan Tim Liga Inggris Menuju Final Liga Champions 2025/26, Begini Skemanya
Jadwal Drawing Babak Playoff Liga Champions 2025/26, Perebutan Tiket 16 Besar Bakal Seru!
Penuh Kejutan! ini Daftar Tim yang Lolos ke Babak 16 Besar dan Playoff Liga Champions 2025/26
Barcelona Lolos ke Babak 16 Besar Liga Champions 2025/26, Berpotensi Bertemu PSG
Kejutan Liga Champions 2025/26: Real Madrid hingga PSG Tersingkir ke Babak Playoff
Link Live Streaming Borussia Dortmund vs Inter Milan, 29 Januari 2026
Link Live Streaming Napoli vs Chelsea, 29 Januari 2026
Prediksi Benfica vs Real Madrid 29 Januari 2026: Los Blancos Incar Tiket Lolos ke Babak 16 Besar
Prediksi Borussia Dortmund vs Inter Milan 29 Januari 2026: Adu Nasib Menuju Babak 16 Besar Liga Champions