LIZZO membahas intimidasi dan kritik baru-baru ini yang dia hadapi saat tampil di Good Morning America (MGA), Rabu (18/8). Musisi itu membuka perbincangan tentang perjuangannya untuk didengar dan diterima di lingkungan yang tidak selalu mendukung dan mengapa komentar kebencian ini muncul.
Lizzo mengatakan, meskipun perempuan kulit hitam menjadi inovator dalam industri musik, “Kami ialah orang-orang yang paling banyak menderita dari marginalisasi dan penghapusan sejarah.”
BACA JUGA:
Penyanyi pemenang Grammy itu mengakui, tanpa internet atau media sosial, dia mungkin akan 'terhapus'. Dia menambahkan, “Tetapi saya memilih untuk tidak dapat disangkal dan saya memilih untuk menjadi keras dan saya memilih untuk menjadi hebat. Saya masih di sini.”
Pernyataannya di GMA itu dikeluarkan setelah live Instagram emosionalnya yang sekarang telah dihapus. Dalam siaran langsung itu, Lizzo mengungkapkan ia telah menerima komentar fat-phobic dan rasialis setelah merilis single barunya, Rumors, yang menampilkan Cardi B. Dalam video tersebut, Lizzo menjelaskan ia bisa menangani kritik tentang musiknya, tetapi dia tidak akan menerima serangan terhadap penampilannya.
"Pada hari-hari ketika saya seharusnya merasa paling bahagia, itu hanya membuat saya merasa sangat sedih," katanya. Ia melanjutkan, terkadang ia merasa dunia tidak membalas cintanya. "Sepertinya tidak peduli berapa banyak energi positif yang kamu berikan kepada dunia, kamu masih akan memiliki orang-orang yang memiliki sesuatu yang jahat untuk dikatakan tentangmu," katanya.
Video Lizzo yang menyebut komentar menghina juga muncul hanya seminggu setelah Instagram meluncurkan fitur baru yang memungkinkan pengguna membatasi komentar dan permintaan DM selama spikes of increased attention. Fitur tersebut, yang dapat dipilih atau tidak oleh pengguna, secara otomatis menyembunyikan komentar dari akun yang tidak mengikuti pengguna atau yang baru saja mengikuti pengguna tersebut.
Dia mengulangi pernyataan itu di GMA. “Saya bahkan tidak keberatan dengan komentar gemuk. Saya hanya merasa kadang-kadang tidak adil, perlakuan yang diterima orang-orang seperti saya,” katanya seperti diberitakan Hollywoodreporter.com (19/8).
Dia juga berbicara kepada beberapa kritikus yang mengatakan ia seharusnya tidak membiarkan dunia melihatnya terpengaruh oleh kebencian. Dia berkata, “Kepala saya selalu tegak bahkan ketika saya marah dan bahkan ketika saya menangis. Namun, saya tahu itu tugas saya sebagai seniman untuk merefleksikan era, dan omong kosong ini tidak boleh dibiarkan. Hal ini seharusnya tidak baik-baik saja."
Dia tidak menganggap sakit karena komentar negatif sebagai tanda kelemahan. Lizzo mengatakan kerentanan itu 'seksi' dan 'sangat kuat'. Dia mengingatkan dirinya dan para penggemarnya untuk berlatih mencintai diri sendiri selama hari-hari yang sulit.
Setelah video Instagram Live penyanyi tersebut, Instagram dan Facebook menghapus beberapa komentar kebencian di akun Lizzo. Juru bicara Facebook mengonfirmasi kepada The Hollywood Reporter bahwa komentar tersebut bertentangan dengan aturan Facebook dan Instagram tentang ujaran kebencian dan pelecehan.(aru)