Kombinasi Pemain Senior-Junior Bawa Energi Positif di Timnas Indonesia

Andika PratamaAndika Pratama - Kamis, 05 Oktober 2017
Kombinasi Pemain Senior-Junior Bawa Energi Positif di Timnas Indonesia

Pelatih timnas Indonesia, Luis Milla Aspas. Foto: Luis Milla/Twitter

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Pelatih timnas Indonesia, Luis Milla Aspas, optimistis kombinasi pemain muda dan senior akan memberi energi positif bagi skuat Garuda dalam mengarungi kompetisi Asian Games 2018.

"Dalam pertandingan persahabatan jelang Asian Games, kita banyak fokus pada pemain muda. Kami kenal banyak pemain muda Indonesia. Kami ingin menaruh energi baru dari pemain muda," kata Milla.

Hal itu dikatakan Milla dalam agenda konfrensi perspasca pertandingan persahabatan Timnas Indonesia kontra Timnas Kamboja di Stadion Patriot Chandrabaga Kota Bekasi, Jawa Barat, Kamis.

Sejauh ini sedikitnya empat pemain muda sudah bergabung di timnas Indonesia, di antaranya pemian Persib Bandung Febri Haryadi, pemain Persija Rezaldi Hehanusa, dan dua pemain Bhayangkara FC yakni Evan Dimas serta Ilham Undin Armaiyn.

"Selama ini kami bergantung pada pemain senior, namun saya ingin mereka bisa bercampur dalam ide kami (kombinasi pemain muda)," katanya.

Dikatakan Milla, rangkaian pertandingan uji coba dengan sejumlah tim asia saat ini tengan diarungi anak asuhnya.

"Uji coba ini untuk melihat kombinasi pemain senior dan junior di lapangan dan luar lapangan," katanya.

Selama delapan bulan Milla bergabung dengan Timnas Indonesia, dia mengklaim telah banyak perubahan dalam strategi bermain yang lebih kuat.

"Pemain muda kalau dinerikan kesempatan di Timnas harus bisa digunakan sebaik-baiknya.

Komposisi usia pemain itu diklaim Milla mulai beradaptasi dengan baik, meski masih perlu beberapa pembenahan pada sentuhan akhir serta pola pertahanan.

"Setelah tujuh bulan bersama Febri, dia banyak menunjukan peningkatan. Dulu dia pemain muda di jajaran para seniornya. Dia bisa beradaptasi secara cepat. Dia sangat mengerti taktik dan sudah dewasa beradaptasi dengan tim," katanya.

Dikatakan Milla, Timnas membutuhkan kematangan pemain senior dalam menghadapi lawan, sementara pemain muda dibutuhkan dalam sumbangsih energi baru.

"Ide saya ke depan ada pertemuan dengan tim U-22 untuk melihat dan memperbaiki kekurangan di Asian Games sehingga lebih baik lagi," pungkasnya.

Sumber: Antara

#Iimnas Indonesia #Luis Milla #Asian Games 2018
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Olahraga
Anak Eks Pelatih Timnas Indonesia Gabung Como, Cesc Fabregas Beri Pujian Tinggi
Pelatih Como, Cesc Fabregas, memberikan pujian kepada rekrutan barunya, Luis Milla Manzanares, yang merupakan putra mantan pelatih Timnas Indonesia, Luis Milla
Yusuf Abdillah - Kamis, 03 September 2026
Anak Eks Pelatih Timnas Indonesia Gabung Como, Cesc Fabregas Beri Pujian Tinggi
ShowBiz
Lirik Meraih Bintang, Lagu Asian Games 2018 yang Meledakkan Karier Via Vallen
Lagu “Meraih Bintang” ciptaan Pay Burman dan dinyanyikan Via Vallen menjadi anthem resmi Asian Games 2018.
Wisnu Cipto - Minggu, 09 Agustus 2026
Lirik Meraih Bintang, Lagu Asian Games 2018 yang Meledakkan Karier Via Vallen
Olahraga
Rumor Luis Milla Jadi Pelatih Persis Solo, Kaesang: Sabar
Nama Luis Milla beredar akan menjadi pelatih Persis Solo.
Frengky Aruan - Kamis, 14 November 2024
Rumor Luis Milla Jadi Pelatih Persis Solo, Kaesang: Sabar
Bagikan