MerahPutih Megapolitan - Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes (Pol) Awi Setiyono mengaku menjadi saksi mata saat The Jakmania melakukan aksi vandalisme. Saat itu apa pun yang ada di hadapan mereka dilempar ke anggota polisi.
"Saat itu saya melihat langsung apa yang mereka lakukan. Apa yang di hadapannya mereka lempar, termasuk helm jadi bahan lemparan," ucapnya saat dihubungi di Jakarta, Senin (27/6).
Awi menjelaskan, selain mengeroyok anggota polisi, oknum The Jakmania pun membakar lima unit motor milik anggota polisi. Pembakaran dilakukam saat The Jakmania menuju basket hall.
"Data lain belum saya terima, tapi kebanyakan motor dinas. Termasuk motornya korban (Brigadir Hanafi dan Brigadir Yudha), anggota Lantas kita itu," kata Awi.
Selain motor, lanjut Awi banyak yang dirusak saat The Jakmania melakukan vandalisme. Namun, saat ini yang terindentivikasi baru lima motor tersebut.
"Sebenarnya banyak yang dirusak tapi yang teridentifikasi serius pembakaran lima motor itu," pungkasnya.
Diberitakan merahputih.com sebelumnya, laga Persija vs Sriwijaya FC dalam lanjutan kompetisi Torabika Soccer Championship di Gelora Bung Karno Jakarta, Jumat (24/6) berakhir rusuh.
Sejumlah suporter Persija yang tergabung dalam Jakmania menyalakan flare dan petasan dalam stadion GBK. Kondisi semakin tidak kondusif ketika pertandingan memasuki babak ke-77 wasit Djumadi Effendi menghentikan permainan dalam posisi skor Persija tertinggal satu gol.
Laga kian panas diperparah dengan ratusan Jakmania merangsek masuk ke dalam lapangan lewat pintu VIP Timur serta tribun belakang gawang sektor tujuh hingga delapan. Polisi yang berjaga pun bertindak cepat dengan mengusir kawanan Jakmania yang masuk ke dalam lapangan. Bahkan, di luar Stadion Gelora Bung Karno terjadi kericuhan. (Yni)
BACA JUGA:
- Polda Metro Jaya Tangkap Empat "Jakmania"
- Rusuh, Aparat Polda Metro Jaya Tahan Ratusan Jakmania
- Panglima TNI Minta The Jakmania Saksikan Final PJS di SUGBK
- Mantan Ketum Jakmania: Solo Aman, Tak Seperti Jalur Gaza
- Mantan Ketum The Jakmania Ajak Semua Pihak Perjuangkan Kompetisi

