Kolaborasi Intim Efek Rumah Kaca X Barasuara Bius Penerka & Penunggang Badai

Wisnu CiptoWisnu Cipto - Minggu, 11 Agustus 2024
Kolaborasi Intim Efek Rumah Kaca X Barasuara Bius Penerka & Penunggang Badai

Penampilan aksi kolaborasi Efek Rumah Kaca dan Barasuara (MP/Febrian Adi)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com – Sabtu 10 Agustus 2024 bisa dikatakan menjadi hari festival musik di Indonesia, mulai dari The Sound Project di Pantai Karnaval Ancol, kemudian 90’s Festival di JIExpo Kemayoran serta Cherrypop Festival yang diselenggarakan di Yogyakarta.

Ketiga festival tersebut digelar bersamaan kemarin. Namun di antara euforia itu, Lintas Resonan masih meneruskan panggung kelilingnya yang kali ini diadakan di T Space, Tangerang Selatan dengan menghadirkan Barasuara dan Efek Rumah Kaca.

Walaupun panggung yang ditampilkan tak semegah dalam festival musik, namun konsep intim yang diusung Lintas Resonan berhasil membawa penampilan Barasuara x Efek Rumah Kaca begitu terkesan bagi penonton yang hadir.

Venue terlihat penuh penonton saat Cholil Mahmud (Efek Rumah Kaca) dan Iga Massardi (Barasuara) memainkan lagu pembuka Sebelah Mata.

Baca juga:

Efek Rumah Kaca Luncurkan Video Musik 'Heroik'

“Selamat malam. Selamat datang para Penerka (fans Efek Rumah Kaca) dan Penunggang Badai (fans Barasuara). Terima kasih untuk kalian yang lebih memilih Lintas Resonan dibanding ‘The Sound Projects’ hari ini,” ucap Iga menyapa para penonton yang hadir.

Penampilan pun dilanjutkan dengan Merayakan Fana dengan para personel Efek Rumah Kaca dan Barasuara menyatukan melodi di lagu tersebut, dibalas dengan riuh para penonton yang bersemangat sembari bergoyang sembari menikmati irama demi irama.

Teriak penonton semakin pecah saat keduanya membawakan lagu Cinta Melulu milik Efek Rumah Kaca dengan begitu fasih. Tak hanya para penonton yang berjingkrak di bawah panggung, di atas panggung para personel juga terlihat menikmati momen tersebut.

Kolaborasi antara ERK dan Barasuara kali ini membawa sentuhan baru, menggabungkan elemen-elemen khas dari kedua band yang berbeda namun memiliki visi yang sama dalam dunia musik.

Baca juga:

Barasuara Visualkan Lagu 'Merayakan Fana'

“Senang bisa melihat Pelintas Batas dari Jakarta dan sekitarnya ikut meramaikan acara ini. Energi dari para Penunggang Badai dan Penerka betul-betul bikin tambah semangat malam ini,” jelas Cholil. (Far)

#Musisi Indonesia #Barasuara
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Febrian Adi

part-time music enthusiast. full-time human.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

ShowBiz
Dari Kehilangan hingga Harapan, Gavendri Merangkai Cerita dalam Album 'Sympathy/Empathy'
Gavendri memperkenalkan album kedua Sympathy/Empathy berisi 11 lagu tentang kehilangan, pertumbuhan, dan harapan, termasuk lagu 'On & On'.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 09 Oktober 2026
Dari Kehilangan hingga Harapan, Gavendri Merangkai Cerita dalam Album 'Sympathy/Empathy'
ShowBiz
Sakinah Mawaddah Warahmah Rilis 'LAMBAT', Drama Keluarga Jadi Lagu Hardcore Punk
Sakinah Mawaddah Warahmah merilis 'LAMBAT', single hardcore punk yang mengangkat cerita sederhana tentang drama keluarga saat bersiap pergi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 08 Oktober 2026
Sakinah Mawaddah Warahmah Rilis 'LAMBAT', Drama Keluarga Jadi Lagu Hardcore Punk
ShowBiz
Float Bicara tentang Luka, Kecemasan, dan Kekuatan untuk Bangkit di Lagu 'Yang Kembali Pulih'
Float merilis EP 'Constant Changes' bersama single 'Yang Kembali Pulih' yang membawa pesan tentang luka, keraguan, dan keberanian untuk bangkit.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 06 Oktober 2026
Float Bicara tentang Luka, Kecemasan, dan Kekuatan untuk Bangkit di Lagu 'Yang Kembali Pulih'
ShowBiz
Rendy Orthodoxy Chants Terjemahkan Kegelisahan Lewat 'Raging Cult' dan 'False Hope Archipelago'
Rendy Orthodoxy Chants menghadirkan dua sisi berbeda di 'Raging Cult' dan 'False Hope Archipelago', ledakan amarah hingga kegelisahan menghadapi ketidakpastian.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 06 Oktober 2026
Rendy Orthodoxy Chants Terjemahkan Kegelisahan Lewat 'Raging Cult' dan 'False Hope Archipelago'
ShowBiz
Barasuara Rilis 'Api & Mimpi', Ada Pesan Perjuangan di Balik OST Film 'GJLS: Berapi-Api'
Barasuara merilis 'Api & Mimpi' pada 1 Oktober 2026 sebagai OST film GJLS: Berapi-Api. Lagu ini membawa pesan perjuangan dan keberanian.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 05 Oktober 2026
Barasuara Rilis 'Api & Mimpi', Ada Pesan Perjuangan di Balik OST Film 'GJLS: Berapi-Api'
Fun
Makna Album 'Blue.' Debut Gloria Jessica-Ade Govinda, 8 Tahun Membedah Galau
Peluncuran album "Blue." menandai babak baru perjalanan karier musik Gloria Jessica di kancah musik Tanah Air.
Wisnu Cipto - Minggu, 04 Oktober 2026
Makna Album 'Blue.' Debut Gloria Jessica-Ade Govinda, 8 Tahun Membedah Galau
ShowBiz
TENHOLES Rilis Album SATYA, Merangkum Janji, Kehilangan, Perlawanan hingga Kemanusiaan
TENHOLES merilis album terbaru SATYA yang berisi delapan lagu tentang keluarga, janji, kehilangan, kehidupan kelas pekerja, perlawanan, dan kemanusiaan.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 03 Oktober 2026
TENHOLES Rilis Album SATYA, Merangkum Janji, Kehilangan, Perlawanan hingga Kemanusiaan
ShowBiz
The Brandals Kembali dengan Album 'Oposisi', dari Musik Elektronik hingga Cerita Pekerja Urban
The Brandals bersiap merilis album studio keenam, 'Oposisi'. Membawa eksplorasi musik sekaligus cerita tentang pekerja, lingkungan, dan situasi sosial-politik.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 03 Oktober 2026
The Brandals Kembali dengan Album 'Oposisi', dari Musik Elektronik hingga Cerita Pekerja Urban
ShowBiz
Dialog Dini Hari Buka Babak Baru Lewat Album 'Rumah Bisa Lahir Sekali Lagi', tentang Kehilangan dan Menemukan Kembali
Dialog Dini Hari menghadirkan album terbaru 'Rumah Bisa Lahir Sekali Lagi' berisi delapan lagu, lahir dari perubahan, kehilangan, dan pencarian rasa rumah.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Dialog Dini Hari Buka Babak Baru Lewat Album 'Rumah Bisa Lahir Sekali Lagi', tentang Kehilangan dan Menemukan Kembali
ShowBiz
mpq Gandeng Nabila Hanina di Single 'Goodbye Everest', Buka Jalan untuk Perilisan Album Baru
mpq merilis 'Goodbye Everest (feat. Nabila Hanina)' sebagai single terakhir jelang album penuh kedua yang dijadwalkan hadir 23 Oktober 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 30 September 2026
mpq Gandeng Nabila Hanina di Single 'Goodbye Everest', Buka Jalan untuk Perilisan Album Baru
Bagikan