KLB PSSI Bukan Urusan Satgas Antimafia Bola

Wisnu CiptoWisnu Cipto - Kamis, 21 Februari 2019
KLB PSSI Bukan Urusan Satgas Antimafia Bola

Satgas Antimafia Bola. (Istimewa)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Mabes Polri menegaskan Satgas Antimafia Bola tidak akan mengintervensi Komite Eksekutif Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia ( PSSI) yang memutuskan untuk menggelar Kongres Luar Biasa (KLB).

"Dalam hal ini, satgas tidak ikut campur dalam internal PSSI,” kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri Brigjen Dedi Prasetyo, dilansir dari laman humas Mabes Polri, Kamis (21/2).

Dedi Polri
Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri Brigjen Dedi Prasetyo. Foto: PMJNews

Menurut Dedi, kepengurusan PSSI bersifat independen yang tidak bisa diintervesi institusi lainnya. Satgas, lanjut dia, hanya fokus menangani pengaturan skor di lembaga PSSI, tidak dapat mengintervensi ataupun melakukan pengawasan terhadap KLB.

“Ini (KLB) internal PSSI, mereka memiliki statuta, itu tidak bisa diinternvensi oleh satgas. Satgas hanya fokus dalam pengaturan skor dan mafia bola di Indonesia," tandas jenderal polisi bintang satu itu.

Kemarin, PSSI akhirnya memutuskan diadakan KLB merujuk hasil rapat Komite Eksekutif (Exco) PSSI pada Selasa (19/2) malam. Putusan diambil PSSI dengan mempertimbangkan dinamika yang berkembang dan mendengarkan aspirasi anggota.

Joko Driyono. ANTARA/Dhoni Setiawan

PSSI menjelaskan KLB ini diambil setelah ada perombakan di pucuk pimpinan, setelah Edy Rahmayadi yang kemudian diikuti dengan penetapan Plt Ketum Joko Driyono sebagai tersangka atas kasus perusakan dokumen yang berkaitan dengan pengaturan skor. (*)

#Mafia Bola #KLB PSSI
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Wisnu Cipto

Jurnalis dan penulis profesional selama dua dekade di industri media, mulai dari koran, televisi, hingga konten digital. Lulusan FISIP UI terlatih merangkai kata-kata terkait isu sosial-budaya-politik-hukum secara akurat dan relevan bagi pembaca, dengan kiblat kode etik jurnalistik dan verifikasi-verifikasi-verifikasi ... Pemegang sertifikasi kompetensi dari Lembaga Pers Dr.Soetomo (LPDS), yang coba terus belajar berkarya dengan 'hati'.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Bagikan