Musik

Klasik Namun Asyik, Melirik Kembali Semarak Genre Musik City Pop ala Indonesia

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Kamis, 09 Mei 2019
Klasik Namun Asyik, Melirik Kembali Semarak Genre Musik City Pop ala Indonesia

Ilustrasi, genre musik city pop klasik khas Jepang juga pernah mewarnai industri musik Indonesia (Foto: Pixabay/10372173)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SEGELINTIR kita mungkin familiar dengan alunan musik funky klasik dengan perpaduan jazz futuristik yang cukup kental, city pop, genre musik yang terlahir di Jepang era 70an ini kembali dilirik para penikmat musik. Bukan hanya mereka yang mendengarkannya saat genre ini populer di zamannya, kini city pop pun didengarkan oleh para milenial, anak jaman sekarang.

Kembali dikenal global secara online pada 2010 sejak mencapai puncak popularitasnya di era 80an, genre musik city pop masih memberikan inspirasi untuk musik kekinian. Ibarat pelarian dari musik rock yang kala itu menjadi genre yang paling difavoritkan banyak orang, city pop memiliki penggemar dari banyak negara di luar Jepang, termasuk di Indonesia.

Mungkin kegemaran akan genre city pop sudah tertanam di telinga orang Indonesia sejak lama, sebagaimana genre tersebut banyak didengarkan dan dinikmati oleh generasi muda seolah diturunkan dari generasi sebelumnya. Mungkinkah? Bisa jadi benar adanya. Indonesia memiliki sendiri versi yang menyerap unsur genre city pop, lagu-lagu klasik tersebut dikemas ala kota metropolitan dan funk khas 80an.

1. Ciri Khas Musik City Pop ala Jepang Pernah Melekat di Indonesia Era 80an

(Video: YouTube/runeii7)

Nama-nama besar yang mungkin lebih akrab di telinga orang tua kita seperti Guruh Soekarno putra, Candra Darusman bersama Chaseiro, Dian Piesesha, Chrisye, sampai Fariz Rm sempat menyemarakkan musik khas kota metropolitan ini pada eranya.

Musisi Indonesia di era itu benar-benar "serius" dalam menggarap sebuah karya, buktinya genre musik itu masih terngiang hingga saat ini. Berkat internet, demam city pop Jepang yang kembali terkenal membuat banyak anak muda meliriknya kembali, berlomba untuk mencari referensi, sampai membuat playlist khusus musik Indonesia klasik ala city pop di platform musik digital mereka.

Bahkan pergerakan tersebut terlebih dulu dilakukan orang luar negri, yang juga menikmati musik funk khas 80an dengan membuat remix dari lagu-lagu city pop ala Indonesia di platform YouTube. Apik secara musikalitas, ceria, dan cocok digunakan untuk berdansa, tak heran genre bisa dikatakan underrated di era ini memiliki segmentasinya tersendiri, tanpa menutup kemungkinan genre tersebut kembali menjadi populer.

2. Urban Pop, Melainkan City Pop

Klasik Namun Asyik, Melirik Kembali Genre Musik City Pop ala Indonesia
City pop atau urban pop, tidak terlalu signifikan perbedaanya (Foto: Pixabay/StockSnap)


Walau nama city pop lebih familiar di telinga warganet millenial, mereka yang telah menikmati musik ini sebelumnya juga menyebut genre city pop dengan nama urban pop, arti secara harfiah. Dikatakan demikian karena jika didengarkan, unsur-unsur musik ala funk, disko, jazz, electronik, dan boogie memiliki kemiripan satu sama lain.

3. Jadi referensi musisi-musisi Indonesia generasi baru

(Video: YouTube/AYA Anjani)

Nama-nama besar seperti RAN, Isyana Saravati, Hivi!, dan sebagainya, coba memasukkan kembali unsur city pop ke dalam musik mereka. Selain nama-nama yang sudah disebutkan sebelumnya, terdapat juga musisi yang sengaja menyajikan genre city pop.

Aya Anjani contohnya, putri dari Yockie Suryo Prayogo itu membuat lagu dengan nuansa city pop ala Indonesia, lagu berjudul Roman Romansa dariya memberikan getaran yang groove dan kemeriahannya dirasakan 40 tahun silam di era 80an.

Selain Aya Anjani, terdapat juga penampil di festival musik atau klub yang kerap menyajikan karya-karya city pop lawas ala Indonesia dalam penampilan mereka. Sebut saja Midnight Runners, yang terkenal dengan playlist Nusantara Disco Extended. Munir, sebagai orang di balik nama Midnight Runners menampilkan musik city pop ala Indonesia dengan sedikit sentuhan disco.

(Video: YouTube/Kanal Ryoka)

Sama sekali tidak mengecewakan bukan? Lagu-lagu city pop klasik ala Indonesia tak kalah menarik dengan yang terdengar di negeri kelahirannya, Jepang. Mungkin perkataan "tren akan terus berulang dan berputar layaknya roda" cocok untuk menanggapi fenomena city pop ini, penggemarnya? kembali lagi ke selera, karena tolak ukur untuk hal tersebut berbeda untuk masing-masing orang. (dnz)

#Musik #Musik Indonesia #Musik Pop
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Ananda Dimas Prasetya

Penulis, editor, dan praktisi konten digital dengan latar belakang akademis di bidang jurnalistik serta pengalaman dalam penyusunan artikel berita, konten informatif, dan optimasi mesin pencari (SEO). Lulusan Fakultas Ilmu Komunikasi, Jurusan Jurnalistik, Universitas Padjadjaran (2007–2014) dengan pemahaman mendalam mengenai kaidah jurnalistik, etika media, verifikasi informasi, dan teknik penulisan profesional. Berfokus pada pengembangan konten yang mengutamakan akurasi, relevansi, dan nilai informasi bagi pembaca. Memastikan artikel disusun melalui proses riset, verifikasi sumber, dan pengolahan data cermat guna menjamin kualitas informasi yang disajikan. Berbagai topik yang menjadi perhatian meliputi pemerintahan, ekonomi, pendidikan, teknologi, budaya, hiburan (musik & film), gaya hidup, motorsports, hingga isu-isu sosial yang berkembang di masyarakat.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

ShowBiz
Memorabilia Agnez Mo kini Dipajang Permanen di Hard Rock Hollywood
Koleksi tersebut ditempatkan berdampingan dengan memorabilia sejumlah musisi legendaris dunia, termasuk Michael Jackson.
Dwi Astarini - 38 menit lalu
Memorabilia Agnez Mo kini Dipajang Permanen di Hard Rock Hollywood
ShowBiz
'Roulette', Cara BAHA Menerjemahkan Ketidakpastian Hidup lewat Musik
Mengibaratkan kehidupan seperti permainan roulette, terus berputar tanpa pernah memberi kepastian mengenai kapan atau di mana putaran itu akan berhenti.
Dwi Astarini - Rabu, 30 September 2026
'Roulette', Cara BAHA Menerjemahkan Ketidakpastian Hidup lewat Musik
ShowBiz
mpq Gandeng Nabila Hanina di Single 'Goodbye Everest', Buka Jalan untuk Perilisan Album Baru
mpq merilis 'Goodbye Everest (feat. Nabila Hanina)' sebagai single terakhir jelang album penuh kedua yang dijadwalkan hadir 23 Oktober 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 30 September 2026
mpq Gandeng Nabila Hanina di Single 'Goodbye Everest', Buka Jalan untuk Perilisan Album Baru
ShowBiz
Makna Lagu 'Coming Up Roses' Harry Styles, tentang Hubungan yang Tak Harus Abadi
Simak makna lagu 'Coming Up Roses' Harry Styles tentang hubungan yang tak harus berlangsung lama untuk menjadi sesuatu yang istimewa.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 29 September 2026
Makna Lagu 'Coming Up Roses' Harry Styles, tentang Hubungan yang Tak Harus Abadi
ShowBiz
Makna Lirik Lagu 'Let Alone The One You Love' Olivia Dean, tentang Cinta dan Keinginan untuk Berkembang
Simak makna lagu 'Let Alone The One You Love' Olivia Dean tentang cinta, dukungan pasangan, impian, dan keinginan untuk berkembang sebagai individu.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 29 September 2026
Makna Lirik Lagu 'Let Alone The One You Love' Olivia Dean, tentang Cinta dan Keinginan untuk Berkembang
ShowBiz
Menilik Cerita Cinta Sederhana dalam Lagu 'Malu Malu Lollypop' JKT48, Simak Lirikknya
Simak makna lagu 'Malu Malu Lollypop' JKT48, kisah cinta yang tumbuh diam-diam setelah seorang perempuan terpikat pada murid pindahan di bus sekolah.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 29 September 2026
Menilik Cerita Cinta Sederhana dalam Lagu 'Malu Malu Lollypop' JKT48, Simak Lirikknya
ShowBiz
Temper City Hadirkan Single 'Self Aware', Lagu tentang Ketertarikan dan Batas Sebuah Hubungan
Temper City merilis 'Self Aware'. Simak kisah lagu alternative rock tentang hasrat, kejujuran perasaan, dan hubungan yang memiliki batas.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 29 September 2026
Temper City Hadirkan Single 'Self Aware', Lagu tentang Ketertarikan dan Batas Sebuah Hubungan
ShowBiz
Lirik dan Makna 'Last Thing You Need' Morgan Wallen, Lagu tentang Kepedulian dalam Hubungan
Simak makna lagu 'Last Thing You Need' Morgan Wallen tentang memahami pasangan, hadir tanpa menambah beban, dan memberi ruang di tengah masa sulit.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 29 September 2026
Lirik dan Makna 'Last Thing You Need' Morgan Wallen, Lagu tentang Kepedulian dalam Hubungan
ShowBiz
Piche Kota Rilis 'Sedikit Lebih Lama', Ada Kolaborasi di Balik Proses Kreatifnya
Piche Kota merilis single terbaru 'Sedikit Lebih Lama' pada 18 September 2026. Lagu ditulis bersama Happy Andromeda dan Krisna Trias.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 28 September 2026
Piche Kota Rilis 'Sedikit Lebih Lama', Ada Kolaborasi di Balik Proses Kreatifnya
ShowBiz
Beabadoobee Rilis Album 'Pylon', Hadirkan Eksplorasi Musik dan Emosi yang Lebih Luas
Beabadoobee merilis album terbaru 'Pylon' yang mengeksplorasi rock, kesepian, kemarahan, cinta, perubahan, hingga ketidakpastian.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 28 September 2026
Beabadoobee Rilis Album 'Pylon', Hadirkan Eksplorasi Musik dan Emosi yang Lebih Luas
Bagikan