Musik

Kisah Musik Gurun dan Masa Muda Floating Points dalam Album ‘Cascade’

Dwi AstariniDwi Astarini - Selasa, 23 Juli 2024
 Kisah Musik Gurun dan Masa Muda Floating Points dalam Album ‘Cascade’

Floating Points rilis album 'Cascade'.(foto: Dok Secret Signal)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - PADA akhir 2022, Sam Shepherd, musisi yang ada di belakang moniker Floating Points, berada di gurun California. Ia mengerjakan album barunya, Cascade, dengan cara yang berbeda, bahkan lebih sederhana.

“Aku memiliki studio di rumah dengan semua peralatan yang sering aku gunakan, tapi aku sedang tidak berada di sana jadi aku hanya menggunakan laptopku dan melakukan semuanya lewat headphone,” ujar Shepherd dalam keterangan resmi yang diterima Merahputih.com.

Floating Points dikenal lewat komposisi musik elektronik nan kompleks dan progresif. Floating Points menyajikan sebuah perpaduan sound yang brilian lewat berbagai genre termasuk house, techno, jazz, soul, dan musik klasik.

Album Cascade yang akan rilis pada 13 September ini jadi sebuah ledakan dari berbagai hal yang belum terselesaikan. Hubungannya dengan musik elektronik dan kota asalnya, yaitu Manchester, memiliki makna yang berbeda selama proses pembuatan album ini.

Baca juga:

Inspirasi Radio Underground dalam Single ‘Key 103’ dari Floating Points

Sejumlah lagu di album Cascade terinspirasi dari dust bowl di gurun California. Meski begitu, album baru Shepherd ini merupakan album tentang masa muda Shepherd yang ia habiskan di Manchester. Di sanalah Shepherd menemukan kekuatan musik elektronik yang sesungguhnya dalam berbagai bentuk.

Meski album Cascade merupakan kelanjutan dari album Sam sebelumnya, yaitu Crush (2019), berbagai batas ia dobrak dalam album barunya mendatang. Sembilan lagu di Cascade dibiarkan bersinar selama delapan menit yang memberikan setiap lagu ruang untuk menjelajahi berbagai sound dan groove.

“Aku selalu mengejar berbagai tantangan,” ujar musisi yang sudah beberapa kali tampil di Potato Head Beach Club, Bali, ini. Album Cascade menjadi bukti bahwa di dalam topik seputar inovasi musik elektronik dan karya-karya luar biasa yang menggugah semua pendengarnya, Floating Points akan selalu memiliki banyak hal yang belum terselesaikan.

“Aku selalu menginginkan semuanya bergerak menuju tempat yang membuatku bersemangat. Seperti berkolaborasi dengan orkestra yang terdiri dari 100 orang atau bekerja sendiri dengan sebuah laptop,” tutupnya.(dwi)

Baca juga:

Rilis ‘Problems’, Floating Points Hadirkan Musik dalam Gambar Vektor

#Musik
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me

Berita Terkait

ShowBiz
U2 Rilis 'The Greatest Show On Earth', Lagu tentang Cinta dan Kepercayaan
Secara tematis, 'The Greatest Show On Earth' mengisahkan sepasang kekasih yang berjuang mempertahankan kepercayaan satu sama lain.
Dwi Astarini - 1 jam, 12 menit lalu
U2 Rilis 'The Greatest Show On Earth', Lagu tentang Cinta dan Kepercayaan
ShowBiz
Tak Hanya 13 Anggota, SEVENTEEN Punya 7 Sub-Unit dengan Konsep Berbeda
Kenali tujuh sub-unit SEVENTEEN hingga Oktober 2026, mulai dari BSS, JxW, HxW, CxM, DK x Seungkwan, V8, hingga JxJ.
Ananda Dimas Prasetya - 2 jam, 40 menit lalu
Tak Hanya 13 Anggota, SEVENTEEN Punya 7 Sub-Unit dengan Konsep Berbeda
ShowBiz
Giant Jay dan Dewanda Pratama Rilis 'Kalau Aku Lebih Darinya', Lagu tentang Pengorbanan Ayah
Menggambarkan kasih sayang seorang ayah yang tidak selalu diungkapkan melalui kata-kata.
Dwi Astarini - Jumat, 23 Oktober 2026
Giant Jay dan Dewanda Pratama Rilis 'Kalau Aku Lebih Darinya', Lagu tentang Pengorbanan Ayah
ShowBiz
PSYCHIC FEVER Bakal Sapa Penggemar Indonesia, Bawa Album Terbaru 'DIFFERENT' ke Jakarta
PSYCHIC FEVER from EXILE TRIBE kembali ke Jakarta untuk memperkenalkan album DIFFERENT. Grup ini merekomendasikan lagu 'I Got Ways' sebagai single unggulan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 22 Oktober 2026
PSYCHIC FEVER Bakal Sapa Penggemar Indonesia, Bawa Album Terbaru 'DIFFERENT' ke Jakarta
ShowBiz
Olivia Rodrigo Gandeng Chappell Roan untuk Remix 'expectations', Simak Liriknya
Olivia Rodrigo merilis remix 'expectations' bersama Chappell Roan. Diproduseri Dan Nigro, lagu ini hadir dengan nuansa lebih ceria. Simak lirik lagunya.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 22 Oktober 2026
Olivia Rodrigo Gandeng Chappell Roan untuk Remix 'expectations', Simak Liriknya
ShowBiz
Vanri Perkenalkan Single 'Berlayar, Adinda', Kisahkan Keberanian Melangkah di Tengah Ketidakpastian
Vanri merilis single 'Berlayar, Adinda'. Lagu ini mengangkat kisah perpisahan, keberanian melepaskan, dan perjalanan baru di tengah ketidakpastian.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 22 Oktober 2026
Vanri Perkenalkan Single 'Berlayar, Adinda', Kisahkan Keberanian Melangkah di Tengah Ketidakpastian
ShowBiz
The Chainsmokers Resmi Jadi Musisi Independen Setelah 11 Tahun Bersama Label
The Chainsmokers resmi menjadi musisi independen setelah 11 tahun bersama label musik. Alex Pall dan Drew Taggart siap mengeksplorasi musik baru.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 22 Oktober 2026
The Chainsmokers Resmi Jadi Musisi Independen Setelah 11 Tahun Bersama Label
ShowBiz
mpq Siapkan 'Dignified Losers', Album tentang Bertahan di Tengah Kegagalan
Unit musik alternatif Jakarta, mpq, merilis album kedua Dignified Losers pada 23 Oktober 2026. Album 9 lagu tentang kegagalan, ketahanan diri, dan harapan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 22 Oktober 2026
mpq Siapkan 'Dignified Losers', Album tentang Bertahan di Tengah Kegagalan
ShowBiz
Kenangan Festival 2026 Siap Bangkitkan Nostalgia, Kerispatih dan Sammy Simorangkir Bakal Reuni
Kenangan Festival 2026 digelar pada 7 November di Tennis Indoor Senayan. Sammy Simorangkir dan Kerispatih bakal sepanggung.
Soffi Amira - Kamis, 22 Oktober 2026
Kenangan Festival 2026 Siap Bangkitkan Nostalgia, Kerispatih dan Sammy Simorangkir Bakal Reuni
ShowBiz
Jihyo TWICE Resmi Tinggalkan JYP Entertainment, Kini Dirikan Agensi Baru EMITHAUS
Jihyo TWICE resmi meninggalkan JYP Entertainment setelah 21 tahun perjalanan kariernya. Kini, ia mendirikan agensi baru bernama EMITHAUS.
Soffi Amira - Kamis, 22 Oktober 2026
Jihyo TWICE Resmi Tinggalkan JYP Entertainment, Kini Dirikan Agensi Baru EMITHAUS
Bagikan