Dari Pelosok Desa Menjejali Rapat Ikada

Zaimul Haq Elfan HabibZaimul Haq Elfan Habib - Kamis, 20 September 2018
Dari Pelosok Desa Menjejali Rapat Ikada

Massa Rapat Raksasa Ikada. (Foto/Repro buku album perjuangan kemerdekaan 1945-1960)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MENTARI pagi, 18 September 1945, baru saja menerangi kelam di Ibu kota Jakarta. Sukarni beserta pasukannya terlihat sedang bersiap untuk perjalanan panjangnya menuju kota Bandung.

Ia diperintahkan memberi kabar ke daerah-daerah terpencil akan agenda Rapat Raksasa di lapangan Ikatan Atletik Djakarta (IKADA) pada 19 September 1945. Memulai misinya, mulanya ia singgah di Bekasi.

Ilustrasi. (FOTO/gahetna.nl via indotrucker)
Ilustrasi. (FOTO/gahetna.nl via indotrucker)

"Di sana Sukarni menemui seseorang yang bisa mengendalikan warga dan memberitakan kabar rapat raksasa tersebut," kisah Wartawan Senior, Ali Anwar, dalam diskusi 'Rapat Ikada dan Orang Betawi', Rabu (19/9).

Begitulah aktivitas Sukarni setiap menemui kampung hingga perjalanannya berakhir di Kota Bandung.

Hari berganti, 19 September 1945, tampaknya misi Sukarni berjalan lancar. Ratusan ribu warga terlihat berdatangan secara bergelombang ke lapangan Ikada. Di sana massa berteria-teriak bengis akan tingkah tentara Sekutu.

"Maklum, mereka yang datang umumnya berangkat dari kejengahan prilaku tentara Sekutu usai Indonesia memproklamasikan kemerdekaan," ungkap Ali.

Rapat Raksasa Lapangan Ikada ini kelak dicatat dalam sejarah sebagai rapat terbesar yang terjadi di Tanah Betawi. "Rapat itu dihadiri sekitar 250 ribu warga atau hamir 50 persen dari masyarakat Jakarta yang saat itu berjumlah lebih kurang 500 ribu jiwa," jelas Ali.

Rapat ini tak hanya dihadiri oleh masyarakat Betawi. Kebanyakan massa datang dari pelosok pelosok kota seperti, Cikarang, Cikampek, Bekasi, hingga Tangerang. "Tujuan mereka hanya satu. Rakyat pada umumnya sangat ingin merasakan merdeka yang sesungguhnya," jelasnya.

Perjalanan dari Pelosok ke Ikada

Ilustrasi stasiun kereta api. (Foto/travelingyuk.com)
Ilustrasi stasiun kereta api. (Foto/travelingyuk.com)

Perjalanan dari pelosok menuju kota meninggalkan banyak cerita bagi peserta Rapat Raksasa Lapangan Ikada. Berbagai rintangan mereka hadapi di jalan.

"Hadangan hingga bujukan busuk tentara Jepang yang masih belum menerima kemerdekaan Indonesia tak mereka hiraukan demi semangat merdeka," jelas Ali.

Mengenai alat transportasi yang banyak digunakan massa dari pelosok adalah kereta api. Mereka yang berasal dari Tangerang melaju dengan kereta api. "Begitu juga dengan mereka yang datang dari Cikarang, Cikampek dan Bogor," jelas Ali.

Yang lebih berkesan adalah cara warga Bekasi. Sebagian mereka yang datang ke lapangan Ikada berjalan kaki. Sedangakan sebagian lainnya menggunakan truk. Sorak-sorai pecah disepanjang jalanan Bekasi-Jakarta yang berjarak sekitar 30 km.

"Hadangan lebih banyak dialami bagi mereka yang berjalan kaki," ungkap Ali. (*)

#Sejarah #Rapat Raksasa Ikada
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Lifestyle
7 Juli Memperingati Hari Apa? Presiden Haiti, Jovenel Moïse Tewas Dibunuh di Kediamannya
7 Juli memperingati hari apa? Simak daftar hari besar nasional dan internasional, Hari Pustakawan Indonesia, World Chocolate Day, Festival Tanabata, serta peristiwa bersejarah yang terjadi pada tanggal 7 Juli
ImanK - Senin, 06 Juli 2026
7 Juli Memperingati Hari Apa? Presiden Haiti, Jovenel Moïse Tewas Dibunuh di Kediamannya
Lifestyle
6 Juli Memperingati Hari Apa? Penasaran dengan Daftar Hari Besar dan Momen Bersejarah?
6 Juli memperingati hari apa? ini daftar hari penting pada 6 Juli, mulai Hari Zoonosis Sedunia, HUT Telkom Indonesia, peristiwa bersejarah, hingga tokoh yang lahir dan meninggal pada tanggal ini
ImanK - Minggu, 05 Juli 2026
6 Juli Memperingati Hari Apa? Penasaran dengan Daftar Hari Besar dan Momen Bersejarah?
Olahraga
Tanjung Verde Cetak Sejarah di Piala Dunia 2026, Debutan tak Terkalahkan Lolos ke 32 Besar
Tanjung Verde mencetak sejarah dengan lolos ke babak 32 besar Piala Dunia 2026. Mereka menjadi negara dengan populasi terkecil yang pernah mencapainya.
Soffi Amira - Sabtu, 27 Juni 2026
Tanjung Verde Cetak Sejarah di Piala Dunia 2026, Debutan tak Terkalahkan Lolos ke 32 Besar
Fun
Keluarga Bos Bir Dunia Berebut Warisan Lanjut di Historis House of Guinness Musim ke-2
Netflix resmi mengumumkan kelanjutan serial drama historis House of Guinness ke musim kedua.
Wisnu Cipto - Sabtu, 13 Juni 2026
Keluarga Bos Bir Dunia Berebut Warisan Lanjut di Historis House of Guinness Musim ke-2
Olahraga
Piala Dunia 2026 Dibuka di Stadion Azteca, Saksi Kejayaan Pele dan Kontroversi 'Hand of God' Diego Maradona
Stadion Azteca akan membuka Piala Dunia 2026. Stadion tersebut menyimpan banyak momen bersejarah selama gelaran Piala Dunia.
Soffi Amira - Kamis, 11 Juni 2026
Piala Dunia 2026 Dibuka di Stadion Azteca, Saksi Kejayaan Pele dan Kontroversi 'Hand of God' Diego Maradona
Lifestyle
21 Mei Memperingati Hari Apa? Soeharto Mengundurkan Diri dari Jabatan Presiden RI
Tanggal 21 Mei memperingati Hari Reformasi Nasional, Hari Teh Internasional, hingga sejarah berdirinya FIFA. Simak daftar peristiwa pentingnya lengkap di sini
ImanK - Rabu, 20 Mei 2026
21 Mei Memperingati Hari Apa? Soeharto Mengundurkan Diri dari Jabatan Presiden RI
Lifestyle
12 Mei Memperingati Hari Apa? Ada Tragedi Trisakti hingga Gempa Sichuan 2008
12 Mei memperingati berbagai hari penting nasional dan internasional, mulai dari Tragedi Trisakti, Hari Perawat Internasional, hingga Hari Waisak. Simak sejarahnya
ImanK - Senin, 11 Mei 2026
12 Mei Memperingati Hari Apa? Ada Tragedi Trisakti hingga Gempa Sichuan 2008
Lifestyle
7 Mei Memperingati Hari Apa? Ini Fakta Mengejutkan yang Jarang Diketahui
Tanggal 7 Mei memperingati apa? Simak 10 peristiwa penting, Hari Perjanjian Roem-Royen, Hari Kopi Nasional, hingga peringatan dunia yang jarang diketahui.
ImanK - Rabu, 06 Mei 2026
7 Mei Memperingati Hari Apa? Ini Fakta Mengejutkan yang Jarang Diketahui
Lifestyle
5 Mei Memperingati Hari Apa? Dari Kelahiran Karl Marx hingga Wafatnya Didi Kempot
5 Mei memperingati berbagai hari penting seperti Hari Bidan Internasional, Hari Kebersihan Tangan Sedunia, hingga Hari Lembaga Sosial Desa. Simak ulasannya
ImanK - Senin, 04 Mei 2026
5 Mei Memperingati Hari Apa? Dari Kelahiran Karl Marx hingga Wafatnya Didi Kempot
Lifestyle
4 Mei Memperingati Apa? Dari Star Wars Day hingga Hari Lahir Cesc Fabregas
Tanggal 4 Mei memperingati Hari Pemadam Kebakaran Internasional hingga Star Wars Day. Simak daftar lengkap peristiwa penting di Indonesia dan dunia.
ImanK - Minggu, 03 Mei 2026
4 Mei Memperingati Apa? Dari Star Wars Day hingga Hari Lahir Cesc Fabregas
Bagikan