Killa The Phia Asal Aceh akan Manggung di Wacken Festival 2024

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Senin, 29 Juli 2024
Killa The Phia Asal Aceh akan Manggung di Wacken Festival 2024

Killa The Phia akan wakili Indonesia di Wacken Festival 2024. (Foto: Instagram/Killa The Phia)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Mungkin tak banyak terdengar musik cadas yang berasal salah satu daerah paling ujung Indonesia, Aceh.

Walaupun sayup terdengar namun salah satu unit metalcore bernama Killa The Phia siap membawa nama Indonesia sebagai salah satu band metal yang akan tampil di ajang Wacken Festival di Jerman pada Agustus 2024 nanti.

Hal ini dikarenakan Killa The Phia berhasil meraih juara pertama dalam kompetisi Wacken Metal Battle Indonesia 2024 yang diselenggarakan pada 16 Juni 2024.

Atas keberhasilan tersebut, Band metal asal Aceh ini akan mewakili Indonesia di salah satu festival musik cadas terbesar yang berlangsung di Jerman.

Baca juga:

Selangkah Menuju Album Baru, NIKI Rilis Single 'Tsunami'

"Alhamdulillah kita keluar sebagai juara satunya. Band Metal, Killa The Phia, asal Aceh, mewakili Indonesia untuk manggung di Jerman,” terang Vokalis Killa The Phia Rizki Rahmadhani Zulkifli seperti dikutip dari AJNN.

Baca juga:

Laze Siap Gemakan 'DIGDAYA' di 3 Kota

Lolosnya Killa The Phia salah satunya karena lagu berjudul You See yang dikirimkan dalam kompetisi 'Wacken Metal Battle Indonesia' pada Februari 2024.

Lagu yang dirilis pada 2022 tersebut ternyata membuat Killa The Phia tembus 50 besar 'Wacken Metal Battle Indonesia 2024' dan masuk ke dalam 10 besar.

Kemudian, tiga lagu yang dibawa ketika babak 10 besar yakni Revange of the hypocrite, Like fire burn, dan TDOM. Tiga lagu metal tersebut kemudian diimprovisasi dengan musik etnik khas Aceh.

Baca juga:

Gojira Tampil Cadas Bawakan 'Ah! Ca Ira' di Pembukaan Olimpiade Paris 2024

Terbentuk sejak 2008, unit yang digawangi oleh Rizki Ramadhani alias Madon pada vokal, Dian Pratama Putra (drum), Reza Arismunandar (gitar), Farhan Anwar Fuadi (gitar), dan Khairun Nidhlaill Wathany (bas) berhasil membawa nama Aceh ke mata dunia. (far)

#Musik #Musik Indonesia
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Febrian Adi

part-time music enthusiast. full-time human.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

ShowBiz
Synchronize Fest 2026 Siapkan Deretan Special Show, Bawa Cerita Lintas Generasi Musik Indonesia
Synchronize Fest 2026 menghadirkan special show Geisha, Project Pop, Warkop DKI, Emo Revival, Reggae Gang hingga Timur Basudara.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 02 Oktober 2026
Synchronize Fest 2026 Siapkan Deretan Special Show, Bawa Cerita Lintas Generasi Musik Indonesia
ShowBiz
Dialog Dini Hari Buka Babak Baru Lewat Album 'Rumah Bisa Lahir Sekali Lagi', tentang Kehilangan dan Menemukan Kembali
Dialog Dini Hari menghadirkan album terbaru 'Rumah Bisa Lahir Sekali Lagi' berisi delapan lagu, lahir dari perubahan, kehilangan, dan pencarian rasa rumah.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Dialog Dini Hari Buka Babak Baru Lewat Album 'Rumah Bisa Lahir Sekali Lagi', tentang Kehilangan dan Menemukan Kembali
ShowBiz
D’MASIV Bicara soal Cinta yang Tak Berhenti di Perasaan lewat 'Till We’re Old'
D’MASIV kembali dengan single terbaru 'Till We’re Old', yang mengangkat kisah cinta, komitmen, dan keinginan untuk terus bersama hingga usia senja.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
D’MASIV Bicara soal Cinta yang Tak Berhenti di Perasaan lewat 'Till We’re Old'
ShowBiz
Slowdive hingga Caribou Siap Ramaikan Joyland Sessions 2026, Intip Daftar Lenkap Penampilnya
Joyland Sessions 2026 digelar 28–29 November di GBK City Park, Jakarta. Ada 16 penampil dari 7 negara, termasuk Slowdive dan Caribou.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Slowdive hingga Caribou Siap Ramaikan Joyland Sessions 2026, Intip Daftar Lenkap Penampilnya
ShowBiz
8 Panggung, Banyak Genre, dan Generasi Berbeda Bertemu di Synchronize Fest 2026
Synchronize Fest 2026 memasuki tahun ke-11 dengan delapan panggung, kurasi musik beragam, serta penampil lintas genre dan generasi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
8 Panggung, Banyak Genre, dan Generasi Berbeda Bertemu di Synchronize Fest 2026
ShowBiz
Tove Lo Perkenalkan 'ESTRUS', Album Baru tentang Hasrat dan Berbagai Kontradiksi
Tove Lo merilis album studio keenam, ESTRUS. Berisi 13 lagu electro-pop, album ini mengeksplorasi hasrat, keraguan, kebebasan, dan emosi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Tove Lo Perkenalkan 'ESTRUS', Album Baru tentang Hasrat dan Berbagai Kontradiksi
Dunia
Oasis Ambil Jalur Hukum Hentikan Penjualan Rekaman yang belum Pernah Didengar
Rekaman tersebut dikumpulkan teknisi suara Oasis, Huw Richards, yang bekerja bersama band ini sejak perilisan album debut mereka 'Definitely, Maybe
Dwi Astarini - Rabu, 30 September 2026
Oasis Ambil Jalur Hukum Hentikan Penjualan Rekaman yang belum Pernah Didengar
ShowBiz
Lewat 'Maju Satu Satu', Tsaqib Ungkap Rasa Takut dan Keberanian Menyambut Babak Baru
Tsaqib memperkenalkan single 'Maju Satu Satu', lagu personal tentang rasa cemas, keberanian, ketidakpastian, dan persiapannya menjadi seorang ayah.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 30 September 2026
Lewat 'Maju Satu Satu', Tsaqib Ungkap Rasa Takut dan Keberanian Menyambut Babak Baru
ShowBiz
Masuki Tahun ke-11, Synchronize Fest 2026 Perluas Ruang Musik hingga Gerakan Lingkungan
Synchronize Fest 2026 memasuki tahun ke-11 dengan tema “It’s Not Just a Festival, It’s a Movement” pada 16-18 Oktober di Gambir Expo Kemayoran.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 30 September 2026
Masuki Tahun ke-11, Synchronize Fest 2026 Perluas Ruang Musik hingga Gerakan Lingkungan
ShowBiz
Memorabilia Agnez Mo kini Dipajang Permanen di Hard Rock Hollywood
Koleksi tersebut ditempatkan berdampingan dengan memorabilia sejumlah musisi legendaris dunia, termasuk Michael Jackson.
Dwi Astarini - Rabu, 30 September 2026
Memorabilia Agnez Mo kini Dipajang Permanen di Hard Rock Hollywood
Bagikan