Kiai Ma'ruf Balas Prabowo, Memangnya Hewan Purba

Wisnu CiptoWisnu Cipto - Selasa, 18 Desember 2018
Kiai Ma'ruf Balas Prabowo, Memangnya Hewan Purba

Cawapres Ma'ruf Amin dan Ketua TKN Erick Thohir. Foto: MP/Fadhli

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Cawapres nomor 01 Ma'ruf Amin menepis asumsi pidato Ketum Gerindra Prabowo Subianto yang menyebut Indonesia akan punah karena elite salah urus negara.

"Indonesia tidak akan punah, memangnya anu, hewan purba. Saya kira Indonesia ke depan makin kuat," kata Kiai Ma'ruf di Rumah Situbondo, Jakarta Pusat, Selasa (18/12).

Ketua MUI meyakini pemerintah telah melakukan upaya yang positif untuk menguatkan negara. Apalagi, kata dia, Jokowi pada periode pertama sudah meletakkan tonggak-tonggaknya.

"Tinggal pada waktu periode yang ke-2 itu memperbesar, menambah, dan melakukan penyesuaian-penyesuaian, dan membuat lompatan-lompatan lebih besar," kata dia.

Karenanya, dia optimistis negara tidak akan punah dan akan semakin kuat. "Insyaallah, kalau pak Jokowi sama saya terpilih, bisa akan tinggal landas menuju kemandirian," paparnya.

Prabowo Subianto sebut Indonesia punah
Prabowo Subianto di acara Ijtima Ulama II. MP/Ponco Sulaksono.

Sebelumnya, Capres Nmor Urut 02 Prabowo Subianto menyebut Indonesia akan semakin miskin bahkan punah karena elite salah urus negara. Dia memaparkan sejumlah persoalan yang membuat negara ini semakin terpuruk di antaranya, soal utang negara, bayi yang baru lahir saja sudah mengutang.

Di sisi lain, segelintir orang menguasai aset kekayaan negara. Terkait seluruh persoalan itu, Prabowo mengajak pendukungnya untuk merubah kondisi tersebut. Caranya, harus menang pemilu 2019.

"Kita merasakan rakyat ingin perubahan. Rakyat ingin pemerintah bersih tak korupsi karena itu kita tidak bisa kalah. Kita tidak boleh kalah, kalau kita kalah, negara ini bisa punah," ucap Prabowo. (Fdi)

#Pilpres 2019
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Wisnu Cipto

Jurnalis dan penulis profesional selama dua dekade di industri media, mulai dari koran, televisi, hingga konten digital. Lulusan FISIP UI terlatih merangkai kata-kata terkait isu sosial-budaya-politik-hukum secara akurat dan relevan bagi pembaca, dengan kiblat kode etik jurnalistik dan verifikasi-verifikasi-verifikasi ... Pemegang sertifikasi kompetensi dari Lembaga Pers Dr.Soetomo (LPDS), yang coba terus belajar berkarya dengan 'hati'.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Bagikan