Ketua PBNU: Percuma Puasa Kalau Masih Sebar Hoaks

Wisnu CiptoWisnu Cipto - Selasa, 21 Mei 2019
Ketua PBNU: Percuma Puasa Kalau Masih Sebar Hoaks

Ilustrasi hoaks. Foto: net

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Ketua Umum (Ketum) Pengurus Besar Nahdlatul Ulama KH Said Aqil Siroj mengajak Nahdliyin atau warga NU agar fokus beribadah selama Ramadan.

“Tetap bekerja untuk kelangsungan hidup keluarga dan tidak perlu ikut aksi 22 Mei 2019. Saya meminta warga Nahdlatul Ulama untuk tidak ikut-ikutan rencana aksi 22 Mei 2019,” kata Said, dalam keterangannya, Selasa (21/5).

BACA JUGA: Manfaat dan Hikmah Puasa di Bulan Ramadan

Said mengatakan bulan puasa memiliki banyak keutamaan seperti waktu diturunkannya Alquran, kesempatan mendekatkan diri kepada Allah dan bulan untuk meningkatkan kualitas beribadah.

“Ramadan adalah bulan yang seyogianya diisi dengan serangkaian amal ibadah yang positif dan luhur sesuai dengan anjuran Allah SWT. Mari Bersama-sama menyemarakkan Ramadan dengan tarawih, tadarus, mengaji, memperkuat silaturahim dan amal ibadah yang bermanfaat lainnya,” paparnya.

Said Agil
Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Said Aqil Siroj (ANTARA FOTO/Atika Fauziyyah)

Menurut Said, tidak ada gunanya berpuasa jika masih gemar menyebarkan hoaks dan menggunjing. Ibadah Ramadan juga percuma jika yang bersangkutan tidak disertai dengan usaha menjaga mulut dan jari-jari agar tidak menyebarkan berita bohong, fitnah dan adu domba.

“Tetap khusyuk menjalankan ibadah dan bekerja untuk kemaslahatan keluarga. Itulah jihad yang sebenarnya. Mari bersama-sama meninggalkan perbuatan-perbuatan yang membuat puasa kita menjadi percuma dan tak bernilai,” imbuhnya.

BACA JUGA: Timbulkan Ketakutan, Hoaks Merupakan Tindakan Teror

Lebih jauh, Said juga mengajak masyarakat untuk menjaga persatuan dan kesatuan. Dua hal itu sangat penting untuk dipertahankan sebagai bagian dari menjaga keselamatan bangsa. (Knu)

Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Wisnu Cipto

Jurnalis dan penulis profesional selama dua dekade di industri media, mulai dari koran, televisi, hingga konten digital. Lulusan FISIP UI terlatih merangkai kata-kata terkait isu sosial-budaya-politik-hukum secara akurat dan relevan bagi pembaca, dengan kiblat kode etik jurnalistik dan verifikasi-verifikasi-verifikasi ... Pemegang sertifikasi kompetensi dari Lembaga Pers Dr.Soetomo (LPDS), yang coba terus belajar berkarya dengan 'hati'.
Show More
Follow Me
Bagikan