Ketua DPD RI Paparkan Pentingnya Desa sebagai Kekuatan Ekonomi

Andika PratamaAndika Pratama - Minggu, 17 Oktober 2021
Ketua DPD RI Paparkan Pentingnya Desa sebagai Kekuatan Ekonomi

Ketua DPD RI saat menghadiri pengukuhan Profesor. Dr. Mulyadi, dr, Sp.P(K), FISR sebagai Guru Besar di bidang Pulmonologi dan Kedokteran Respirasi Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa), Sabtu (

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Ketua DPD RI, La Nyalla Mattalitti menjelaskan, pentingnya peran desa sebagai kekuatan ekonomi bangsa. Hal itu disampaikan La Nyalla di Kongres Luar Biasa (KLB) Barisan Relawan Jalan Perjuangan (BaraJP), Sabtu (16/10).

Dengan keberadaan relawan di 34 provinsi di Indonesia, La Nyalla menilai sudah seharusnya BaraJP memiliki komitmen untuk mengawal dan mendukung kebijakan pemerintah. Khususnya, terhadap konsepsi dan pola pembangunan yang digagas Presiden Joko Widodo (Jokowi), yaitu pembangunan Indonesia Sentris.

Baca Juga

Ketua DPD Kritisi Bantingan Polisi ke Mahasiswa Saat Demo

"Konsep tersebut bermakna membangun secara merata, dengan prioritas membangun daerah-daerah yang masih tertinggal. Sehingga konsep ini diharapkan menjadi jawaban atas ketimpangan pembangunan antara Jawa dan luar Jawa selama ini," tutur La Nyalla yang sedang melakukan reses di Jawa Timur.

Karena itu, La Nyalla menegaskan DPD RI juga mendukung konsep tersebut. Sebab, sudah menjadi kewajiban DPD RI untuk memperjuangkan kepentingan daerah dan stakeholder di daerah dalam konteks pembangunan nasional.

La Nyalla yakin bila daerah kuat, maka Indonesia juga kuat. Bila daerah makmur, maka Indonesia juga makmur. Sebab menurutnya, wajah Indonesia adalah mozaik dari wajah daerah dan wajah daerah adalah mozaik dari wajah desa.

"Itulah mengapa pemerintah memberi alokasi dana desa yang besar dan terus ditingkatkan seiring waktu. Sebab, desa memang harus menjadi kekuatan ekonomi, karena hal itu akan menjadi jawaban atas bonus demografi yang akan kita hadapi, yang puncaknya akan terjadi di tahun 2045 mendatang," tutur LaNyalla.

Menurut LaNyalla, bonus demografi harus dihadapi dan dikelola dengan cermat dan serius. Salah satunya dengan menjadikan desa sebagai kekuatan ekonomi, sehingga penduduk di desa tidak lagi memilih menjadi urban di kota-kota besar.

"Sebab, bonus demografi akan menjadi bencana demografi bila jumlah usia produktif meningkat, tetapi tidak terserap oleh lapangan pekerjaan. Sementara pada saat itu, kita juga memasuki era dis-ruptif, dengan hilangnya beberapa jenis pekerjaan yang sekarang masih ada akibat dari otomasi dan revolusi teknologi," jelasnya.

Ketua DPD RI saat menghadiri pengukuhan Profesor Dr Mulyadi dr SpP(K), FISR sebagai Guru Besar di bidang Pulmonologi dan Kedokteran Respirasi Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (UNUSA), Sabtu (16/10). ANTARA/HO-DPD RI
Ketua DPD RI saat menghadiri pengukuhan Profesor Dr Mulyadi dr SpP(K), FISR sebagai Guru Besar di bidang Pulmonologi dan Kedokteran Respirasi Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (UNUSA), Sabtu (16/10). ANTARA/HO-DPD RI

Menurut La Nyalla, hal ini menjadi salah satu pekerjaan besar BaraJP sebagai bagian dari pengawal dan pendukung pemerintah, untuk senantiasa membantu agar peta jalan dalam menyongsong perubahan global dapat disiapkan dan dikelola dengan benar oleh kita sebagai bangsa.

Di sisi lain, La Nyalla menilai Kongres Luar Biasa adalah sesuatu yang normal dalam roda organisasi. Apalagi dengan agenda yang sangat jelas, yaitu untuk menentukan secara definitif ketua umum dan pengurus organisasi.

Sehingga, roda organisasi lebih tertib dan sesuai dengan tujuan organisasi seperti tertuang dalam AD/ART.

"Oleh karena itu, sudah seharusnya, semua pengurus dan relawan BaraJP, baik yang berada di dalam negeri maupun di luar negeri, mendukung dan menyukseskan agenda organisasi ini," papar LaNyalla.

KLB juga perlu dilakukan, mengingat peran dan sumbangsih BaraJP yang cukup besar dalam mewarnai perjalanan bangsa ini. Mulai dari dukungan terhadap keterpilihan Joko Widodo (Jokowi) sebagai Presiden Republik Indonesia, hingga komitmen BaraJP untuk terus mengawal dan mendukung pemerintahan di bawah kepemimpinan
Presiden Jokowi dan Wapres KH Ma’ruf Amin.

Di akhir sambutannya, La Nyalla berharap Kongres Luar Biasa BaraJP dapat menghasilkan formasi kepengurusan yang solid.

"Sehingga BaraJP dapat melanjutkan kiprah untuk nusa dan bangsa. Dengan begitu, kontribusi BaraJP akan terus menjadi penyemangat bagi kader-kader relawan BaraJP di manapun mereka berada," kata La Nyalla. (Pon)

Baca Juga

Ketua DPD Dukung Kapolri Tindak Tegas Pinjaman Online Ilegal

#DPD RI
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Berita Foto
Sidang Paripurna Luar Biasa ke-2 DPD Bahas RUU tentang APBN TA 2027
Sidang Paripurna Luar Biasa ke-2 DPD Masa Persidangan I Tahun Sidang 2026-2027 di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (16/9/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 16 September 2026
Sidang Paripurna Luar Biasa ke-2 DPD Bahas RUU tentang APBN TA 2027
Indonesia
BKD DPD Panggil Senator Bali, Bawa Ajudan TNI ke Kontes Transgender Thailand Bakal Dicecar
BK DPD memanggil senator Bali Arya Wedakarna. Isu pendampingan TNI juga akan ditelaah untuk memastikan ada tidaknya pelanggaran etik.
Wisnu Cipto - Jumat, 04 September 2026
BKD DPD Panggil Senator Bali, Bawa Ajudan TNI ke Kontes Transgender Thailand Bakal Dicecar
Indonesia
Ketua DPD Ungkap Duri dalam Transformasi Ekonomi Era Presiden Prabowo
Persoalan-persoalan tersebut menjadi tantangan yang harus diatasi untuk membangun fondasi ekonomi yang lebih kuat.
Dwi Astarini - Jumat, 14 Agustus 2026
Ketua DPD Ungkap Duri dalam Transformasi Ekonomi Era Presiden Prabowo
Indonesia
Ketua DPD Apresias Swasembada Pangan Kurang dari 2 Tahun, Mimpi Lama Jadi Nyata
Ketua DPD RI Sultan Bachtiar Najamudin mengatakan pemerintahan Prabowo-Gibran telah menghadirkan berbagai program yang berorientasi pada kemandiran ekonomi nasional.
Dwi Astarini - Jumat, 14 Agustus 2026
Ketua DPD Apresias Swasembada Pangan Kurang dari 2 Tahun, Mimpi Lama Jadi Nyata
Indonesia
Komeng Sampaikan Harapan dari Pidato Presiden Prabowo: yang Penting Minta Juara Satu
Dia berharap pemerintah terus memikirkan kepentingan rakyat.
Dwi Astarini - Jumat, 14 Agustus 2026
Komeng Sampaikan Harapan dari Pidato Presiden Prabowo: yang Penting Minta Juara Satu
Berita Foto
DPD Gelar International Green Youth Leaders Summit 2026, Dorong Aksi Iklim Generasi Muda
Ketua DPD Sultan Baktiar Najamudin (tengah) membuka The International Green Youth Leaders Summit (IGYLS) 2026 di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (8/7/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 08 Juli 2026
DPD Gelar International Green Youth Leaders Summit 2026, Dorong Aksi Iklim Generasi Muda
Berita Foto
DPD RI Terima Delegasi Rusia, Bahas Pengembangan PLTN di Indonesia
Ketua DPD RI Sultan Bachtiar Najamudin bersama Direktur Jenderal Badan Antariksa Rusia Alexey Likhachev (kiri) saat pertemuan di Jakarta, Kamis (2/7/2026).
Didik Setiawan - Kamis, 02 Juli 2026
DPD RI Terima Delegasi Rusia, Bahas Pengembangan PLTN di Indonesia
Berita Foto
Rapat Paripurna DPD RI Setujui Pembentukan Pansus Papua
Ketua DPD Sultan Baktiar Najamuddin menerima dokumen dari Anggota DPD dalam Rapat Paripurna DPD di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (22/5/2026).
Didik Setiawan - Jumat, 22 Mei 2026
Rapat Paripurna DPD RI Setujui Pembentukan Pansus Papua
Indonesia
Kasus Pembunuhan Nus Kei Naik ke Penyidikan, 2 Pelaku Terancam Hukuman Mati
Status kasus pembunuhan Ketua DPD Golkar Maluku Utara, Nus Kei, naik ke penyidikan. Kedua pelaku terancam hukuman mati.
Soffi Amira - Kamis, 23 April 2026
Kasus Pembunuhan Nus Kei Naik ke Penyidikan, 2 Pelaku Terancam Hukuman Mati
Berita Foto
Wakil Ketua DPD Yorrys Raweyai Desak Pemerintah Segera Tuntaskan Konflik Papua
Wakil Ketua DPD RI Yorrys Raweyai, menyampaikan keterangan soal kondisi Papua, saat konferensi pers, di Senayan, Jakarta, Selasa (21/4/2026).
Didik Setiawan - Selasa, 21 April 2026
Wakil Ketua DPD Yorrys Raweyai Desak Pemerintah Segera Tuntaskan Konflik Papua
Bagikan