Ketika Messi Ditinggal Bus Rombongan Barcelona dan Valverde Ogah Bersilat Lidah
Messi saat meninggalkan lapangan Anfield usai timnya dibantai Barcelona 4-0. (Instagram @scespn)
MerahPutih.com - Ada kejadian unik usai pertandingan semifinal Liga Champions antara Liverpool vs Barcelona di Stadion Anfield, Selasa (7/5). Setelah pertandingan selesai, bus rombongan pemain Blaugrana meninggalkan Lionel Messi di Anfield.
Ya, begitu wasit Cuneyt Cakir asal Turki meniup peluit panjang tanda pertandingan usai, hampir semua pemain Barcelona tertunduk lesu. Kecewa.
Tak terkecuali Messi. Dengan raut wajah cemberut dengan tatapan mata kosong, dia buru-buru meninggalkan lapangan. Menuju ruang ganti.
Laga itu sebenarnya diprediksi bakal mengantarkan Barcelona secara mulus ke final Liga Champions. Tapi ternyata berakhir pilu. Barcelona berantakan. Dibantai tuan rumah. Tak tanggung-tanggung: 4-0.
Impian mereka mengangkat si kuping lebar (julukan piala Champions) buyar. Padahal di leg pertama di Camp Nou, Messi dkk berpesta. 3-0.
Lantas kenapa Messi bisa ketinggalan bus? Ternyata bintang asal Argentina itu diminta untuk menjalani tes doping usai pertandingan. Sejatinya itu hal biasa. UEFA memang kerap memilih pemain secara acak untuk menjalani tes medis setelah pertandingan.
Nah karena tersebut memakan waktu yang lama, bus rombongan Barcelona berangkat terlebih dulu ke bandara. Messi ditinggal. Setelah tes, dia lantas menyusul bersama seorang staf untuk menuju ke bandara.
Sementara itu pelatih Barcelona Ernesto Valverde selepas pertandingan mengakui keunggulan Liverpool. Dia pun ogah bersilat lidah atas kekalahan timnya. Dia lebih memilih memuji permain Liverpool.
Menurutnya, gol kedua The Reds membuat Barcelona cukup terpukul sehingga konsentrasi buyar. "Liverpool lebih baik dari Barcelona, kami harus menerima itu. Skor akhir adalah 4-0, dengan hasil seperti itu, kami tidak memiliki alasan apa pun," kata Ernesto Valverde.
"Gol kedua Liverpool membuat kami sangat terpukul. Gol ketiga datang tidak lama setelah itu. Liverpool bermain sangat baik, Barcelona mengucapkan selamat mereka lolos ke final," kata Valverde.
"Saya terpukul karena ini pernah terjadi sebelumnya (kontra AS Roma musim lalu). Kekalahan ini menyakitkan, terutama untuk fans Barcelona. Kami akan berusaha tidak mengulanginya," imbuh Ernesto Valverde.
Kekalahan tersebut menutup peluang Barcelona memenangi treble winners musim ini. Kini, prestasi maksimal Lionel Messi dan kawan-kawan adalah mengamankan Copa del Rey setelah memenangi LaLiga. (bolaskor)
Bagikan
Thomas Kukuh
Berita Terkait
Prediksi Napoli vs Chelsea 29 Januari 2026: Jadi Penentuan Nasib di Liga Champions
La Masia Masih Menggila, Barcelona Raup Rp 1 Triliun dari Penjualan Pemain Muda
Sudah Dikontak Liverpool, Xabi Alonso Terbuka Menggantikan Arne Slot
Dosa Besar Arne Slot Versi Legenda Liverpool: Habiskan Dana Transfer Selangit Tapi Cuma Bisa Bertahan di Papan Tengah
Ter Stegen Sudah Dipinjamkan ke Girona, Siapa Kapten Baru Barcelona?
Digelar Serentak Kamis Dini Hari WIB, Ini Jadwal Lengkap Matchday 8 Liga Champions 2025/2026 yang Jadi Penentuan
Enggan Berpisah, Andy Robertson Dipastikan Bertahan di Liverpool
Xabi Alonso Buka Peluang Jadi Pelatih Liverpool, Arne Slot Bakal Dipecat?
Napoli vs Chelsea: Antonio Conte Hadapi Mantan Klub di Momen Krusial
Kalahkan Real Madrid, Liverpool Selangkah Lagi Datangkan Gelandang Crystal Palace