Kesal, JJ Abrams Labeli Harvey Weinstein Monster

Dwi AstariniDwi Astarini - Selasa, 17 Oktober 2017
Kesal, JJ Abrams Labeli Harvey Weinstein Monster

JJ Abrams. (foto: starwars.com)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

KELAKUAN menyimpang Harvey Weinsteins mengundang banyak reaksi dari sesama pegiat film Hollywood. Salah satunya dari sutradara Star Wars, JJ Abrams.

Karena terlalu kesal, Abrams bahkan menyebut Winstein monster. Hal itu ia sampaikan kepada The Hollywood Reporter dalam acara tahunan Hammer Museum Gala. Abrams menyebut, "Betapa kejamnya ia menyalahgunakan kekuasaannya."

Kedua insan film itu hanya pernah bekerja dalam satu film, yaitu sebagai produser dan eksekutif produser dalam film komedi pada 1996, The Pallbearer, yang dibintangi David Schwimmer dan Gwyneth Paltrow.

Sementara itu, Paltrow, pekan lalu, mengklaim Weinstein mengajaknya berbuat cabul dua tahun sebelum The Pallbearer dibuat. Paltrow berusia 22 tahun saat itu.

Bintang Shakespeare in Love itu mengatakan kepada New York Times bahwa Weinstein berusaha membawanya ke kamar hotelnya di Los Angeles untuk dipijat bersama. Ia pun menolak. Brad Pitt, yang saat itu menjadi pacarnya, mengonfrontasinya.

Menurut New York Daily News, Abrams, 49, bergabung bersama para selebritas pria, termasuk Mark Ruffalo, Tom Hanks, dan Chris Hemsworth, yang mengutuk perilaku Winstein.(*)

Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me
Bagikan